KHIRANI Winarti, seorang siswi kelas XII dari SMAN 1 Batam, yang hilang sejak Selasa (3/2) sore, telah ditemukan di Tanjunguban, Kabupaten Bintan. Saat ini, ia sedang dalam perjalanan kembali ke Batam.
Informasi terbaru berasal dari seorang sumber yang memilih untuk tidak diungkapkan namanya, yang menginformasikan bahwa Khirani sebelumnya berada di Tanjunguban. “Sekarang dia sudah dalam perjalanan kembali ke Batam. Sebelumnya, dia dibawa oleh orang terdekat ke wilayah Uban sebelum orang tuanya melaporkan kehilangan,” ungkap sumber tersebut.
Dugaan sementara menunjukkan bahwa Khirani dibawa oleh seorang pria yang dikenal dekat dengannya. “Kayaknya dia dibawa cowoknya,” tambah sumber tersebut.
Khirani juga memberikan klarifikasi mengenai keadaannya lewat akun TikTok-nya dengan nama pengguna lalaw. Dalam video yang diunggah, ia menyatakan bahwa dirinya dalam kondisi baik dan tidak mengalami masalah apapun. “Assalamu’alaikum teman-teman, saya Khirani Winarti. Banyak info beredar kalau saya hilang. Alhamdulillah, saya sehat dan pulang hari ini,” jelasnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Ipda Riyanto, mengkonfirmasi bahwa laporan tentang orang hilang tersebut masih dalam penanganan pihaknya. Namun, dia belum dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus ini. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami akan menemukan titik terang,” ujar Ipda Riyanto.
Perlu diingat, Khirani dilaporkan hilang oleh keluarganya setelah tidak pulang ke rumah sejak Selasa sore, sekitar pukul 17.00 WIB, saat ia berpamitan untuk belajar kelompok dengan teman-temannya. Keluarga terakhir kali mendengar kabar darinya ketika ia menyebutkan berada di sekitar Tiban Center, sebelum ponselnya tidak bisa dihubungi.
Polsek Sekupang telah melaksanakan berbagai langkah penyelidikan, mulai dari memeriksa lima orang saksi hingga mengamankan rekaman CCTV dari lokasi terakhir Khirani terlihat. “Kami sudah mengambil rekaman CCTV di sebuah kafe di Tiban Center, tempat di mana korban terakhir bertemu dengan seorang laki-laki. Kami juga berkoordinasi dengan pihak-pihak yang diduga mengenal pria tersebut,” tambah Ipda Riyanto.
(dha)


