SEHUBUNGAN krisis air bersih yang melanda beberapa wilayah di kabupaten Bintan, pemerintah setempat melaksanakan penyaluran bantuan air bersih sebagai respons darurat. Penyaluran air bersih dilakukan di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Teluk Sebong. Pada Sabtu (14/2/2026) kemarin. Sekitar 33.000 liter air bersih dibagikan kepada penduduk di tiga RW setempat.
Langkah ini diambil untuk membantu ratusan kepala keluarga yang sedang menghadapi kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan air bersih. Kegiatan distribusi tersebut dipimpin oleh Kepala Dinas Perkim Bintan, Mohammad Irzan, yang mengerahkan 35 personel untuk mendukung pelaksanaan.
Dua unit mobil tangki dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter dan satu unit pick up berkapasitas 1.000 liter digunakan dalam distribusi ini.
“Kami menyalurkan 33 ton air bersih kepada masyarakat di tiga RW,” sebut Irzan.
Bagus Prasetyo, Lurah Kota Baru, juga memberikan tanggapan positif mengenai bantuan ini, dengan menekankan bahwa ratusan kepala keluarga di wilayah tersebut memang sangat membutuhkan air bersih.
“Krisis air bersih ini sangat nyata di Kota Baru,” jelasnya.
Di sisi lain, seorang warga bernama Agus mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, masyarakat terpaksa menunggu lama untuk mendapatkan air bersih.
“Kami sangat berterima kasih. Untuk membeli air saja, kami harus mengantre hingga satu minggu,” ungkap Agus.
Kepala Dinas Perkim menyampaikan bahwa mereka akan terus berupaya menyalurkan bantuan serupa ke wilayah lain yang mengalami kondisi serupa jika krisis ini masih berlanjut.
“Kami berkomitmen akan berusaha maksimal agar kegiatan ini dapat dilanjutkan,” tutup Irzan.
(nes)


