Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Penduduk Batam Kategori Miskin 3,81 persen, Lingga Tertinggi di Kepri 9 persen
    15 jam lalu
    Belum Ada Solusi Yang Pas, Hujan Deras Tiba Batam Tetap Direndam Air
    16 jam lalu
    Kerjasama Indonesia-Singapura, Kembangkan Kawasan BBK Jadi Pusat Data Center
    21 jam lalu
    Kerjasama dengan BTP, Menteri P2MI Resmikan Migran Center di Batam
    1 hari lalu
    Bakrie Group Tertarik Berinvestasi di Batam
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Gol Tunggal Ole Romeny Menangkan Timnas Garuda Atas Mozambik
    1 hari lalu
    Piala Dunia 2026, Berikut Jadwal Lengkap Babak Penyisihan Grup
    2 hari lalu
    Tiket Semifinal Dramatis: Eksekusi Penalti Evandra Florasta Singkirkan Vietnam
    3 hari lalu
    Bagaimana Kota Pesisir Pengaruhi Kesehatan Terumbu Karang: Kisah dari Batam dan Natuna
    4 hari lalu
    Anakronisme Gambar Raja Ali Haji
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Data & Infografis Transportasi Bus Trans Batam
    1 hari lalu
    Infografis: Penanganan Insiden Tenggelamnya MV Golden Star 1 di Selat Singapura
    4 hari lalu
    Data Inflasi di Propinsi Kepri Semester I 2026
    5 hari lalu
    Data, Kuota dan Distribusi BBM Bersubsidi di Batam
    5 hari lalu
    Raja Haji Ali (Tengku Selat)
    6 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    5 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    11 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Imlek Datang, Sukacita Bagi Nelayan Di Pesisir Kepri

Editor Redaksi 6 tahun lalu 1.5k disimak

HARI Raya Imlek, menjadi momen berharga bagi masyarakat Tionghoa. Peringatan kebudayaan Tionghoa yang dirayakan dengan berbagai kegiatan penuh suka cita.

Di Kepulauan Riau (Kepri) sendiri, tahun baru Imlek ini juga menjadi momen spesial, tidak hanya bagi warga Tionghoa saja, namun juga bagi nelayan yang tersebar di kawasan pesisir Kepri, khususnya Batam.

Momen imlek ini memang sejalan dengan masa panen bagi nelayan di Kepri.

Mereka beramai-ramai turun melaut untuk menangkap Ikan Dingkis yang hanya ada di momen menjelang Imlek dan beberapa waktu setelahnya.

Pada momen ini, harga Ikan Dingkis tergolong mahal, bisa mencapai SGD 55 atau sekitar Rp 550 ribu per kilogramnya pada satu hari menjelang Imlek.

Harga ini bisa lebih tinggi ketika keberadaan Ikan Dingkis ini tidak begitu banyak. Sebaliknya harganya bisa lebih rendah ketika jumlahnya banjir di pasaran. Namun tetap lebih tinggi dari harga ikan biasa pada umumnya.

Kenaikan harga Dingkis ini mulai akan terasa pada sekitar seminggu menjelang Imlek. Pada momen itu, jumlah pasokan ikan ini menuju negara tetangga Singapura naik signifikan.

“Memang Singapura menjadi tujuan utama ekspor Dingkis ini, semakin mendekati Imlek semakin banyak,” kata Kasubsi Pengawasan Pengendalian Data dan Informasi (Wasdalin) Stasiun Karantina Ikan  Pengendalian Mutu Batam (SKIPMB), Dwi Sulistiyono, Kamis (9/1).

Pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, jumlah Ikan Dingkis yang dipasok melalui satu wilayah kerja (Wilker) Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu (SKIPM) Batam saja bisa mencapai angka antara 7 sampai 10 ton dalam sehari.

Kondisi ini biasanya bisa terjadi dalam beberapa hari di dua wilker yakni di Pelabuhan Sagulung dan Belakangpadang.

“Jadi saat ini para nelayan sudah bersiap, mereka akan turun dengan macam-macam alat tangkap pada momen itu,” kata Sulistiyono lagi.

Di kawasan pesisir di Kecamatan Galang, Batam, gagap gempita menyambut momen panen tahunan ini memang telah terasa sejak dua bulan belakangan. Masyarakat di kampung-kampung pesisir yang biasanya menangkap ikan dengan Kelong (perangkap ikan yang dibuat dari jaring dan kayu) telah memperbaharui Kelong-Kelong mereka.

Demikian juga dengan mereka yang menangkap ikan dengan cara Nyuluh (menggunakan lampu dan serokan).

Padahal, pada momen menjelang Imlek ini kondisi perairan di wilayah Kepri tidak begitu kondusif untuk aktivitas nelayan. Saat ini bertepatan dengan Musim angin Utara dimana terjadi peningkatan tinggi gelombang dan angin kencang.

Mereka menyiasati angin kencang ini dengan cara melaut dan memperbaiki Kelong pada saat air laut surut jauh. Dimana Kelong nelayan yang berada di tempat yang tidak terlalu dalam ini, tidak begitu terimbas angin kencang dan gelombang tinggi pada saat air surut.

Kondisi ini telah dijalani nelayan di pesisir Kepri sejak jauh sebelumnya, dimana sudah dimulai sejak generasi orangtua mereka yang belum menggunakan jaring.

“Dulu Kelong itu pakai Resam, dulu saya ikut orangtua buat Kelong, sekarang sudah maju, sudah puluhan tahun lalu kami cari ikan dingkis ini,” kata Egoi, nelayan asal Rempang Cate beberapa waktu lalu.

Tidak hanya Ikan Dingkis saja, berbagai jenis Ikan Kerapu dan Bawal juga mengalami kenaikan pada momen itu. Dari harga yang biasanya SGD 42 bisa naik menyentuh angka SGD 50 per kilogramnya.

Pada momen tersebut, SKIPM Batam biasanya melakukan pantauan langsung di wilker yang memang dominan melayani pemeriksaan ikan untuk kebutuhan ekspor ini.

“Karena momennya setahun sekali, jadi kita siapkan anggota kita, kita akan pantau langsung juga,” kata Sulistiyono.

*(bob/GoWestId)

Kaitan imlek, Nelayan Kepri, Sukacita, top
Redaksi 10 Januari 2020 10 Januari 2020
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Kepiting Bertelur Boleh Diperjualbelikan 3 Bulan Dalam Setahun
Artikel Selanjutnya Kongres Provinsi Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) KEPRI

APA YANG BARU?

Penduduk Batam Kategori Miskin 3,81 persen, Lingga Tertinggi di Kepri 9 persen
Artikel 15 jam lalu 66 disimak
Belum Ada Solusi Yang Pas, Hujan Deras Tiba Batam Tetap Direndam Air
Artikel 16 jam lalu 87 disimak
Kerjasama Indonesia-Singapura, Kembangkan Kawasan BBK Jadi Pusat Data Center
Artikel 21 jam lalu 98 disimak
Kerjasama dengan BTP, Menteri P2MI Resmikan Migran Center di Batam
Artikel 1 hari lalu 168 disimak
Gol Tunggal Ole Romeny Menangkan Timnas Garuda Atas Mozambik
Sports 1 hari lalu 234 disimak

POPULER PEKAN INI

USD Terus Menguat Terhadap Rupiah, Picu Kekhawatiran Pengusaha Batam
Artikel 6 hari lalu 795 disimak
Pendidikan Keselamatan Berlalu Lintas untuk Siswa SD/ SMP Negeri di Batam
Pendidikan 7 hari lalu 739 disimak
Juknis SPMB Kepri 2026/2027 Terbit, Batam Siapkan 18.228 Kursi di SMA/K Negeri
Pendidikan 7 hari lalu 721 disimak
Tren Pendaftar SPMB SMA/SMK Kepri 3 Tahun Terakhir
Statistik 7 hari lalu 710 disimak
Data, Kuota dan Distribusi BBM Bersubsidi di Batam
Statistik 5 hari lalu 691 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?