Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Rencana Batas Belanja Pegawai 30% pada APBD 2027, Nasib PPPK Bintan Terancam
    6 jam lalu
    Warga Tanjungpinang Terpaksa Beli Air Karena Kekeringan Panjang
    6 jam lalu
    Pungli di Pelabuhan Batam Center, Ombudsman Kepri Minta Perketat Pengawasan Pelayanan Publik
    11 jam lalu
    Kemarau Panjang, Pemko Batam dan Warga Gelar Salat Istisqa
    11 jam lalu
    Lonjakan Arus Balik di Pelabuhan Sekupang
    11 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
    10 jam lalu
    Atasi Volume Sampah di Batam, Pembangunan TPA Blok Baru di Kabil
    11 jam lalu
    Tahun 2026 Kemenag Batam Buka PMB Satu Pintu Jalur Prestasi Pada MTs Negeri
    2 hari lalu
    Debut Manis Herdman, Timnas Menang 4-0 Atas Saint Kitts
    3 hari lalu
    Dua Karakter Berbeda Orangtua
    2 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    3 minggu lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    1 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    1 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Ratmi B-29, Pelawak yang Dimakamkan di Kalibata

Editor Redaksi 8 tahun lalu 6.6k disimak

RATMI B-29 (Bomber 29) adalah pelawak pertama yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

Ketika Ratmi B-29 meninggal dunia di Ujung Pandang (sekarang Makassar), Sulawesi Selatan, pada 31 Desember 1977 dan akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, banyak orang yang agak heran.

Soalnya orang lebih mengenal Ratmi sebagai pelawak dan pemain film daripada seorang pejuang.

Mencari riwayat hidup wanita yang terlahir bernama Suratmi itu  tidak mudah.

Di TMP Kalibata sendiri tidak ada berkasnya. Bahan-bahan mengenai riwayat hidupnya lebih banyak didapat dari koran-koran.

Suratmi alias Ratmi B-29 diketahui meninggal karena serangan jantung. Menurut seorang rekan, ia hendak naik pesawat menuju Surabaya untuk merayakan tahun baru di sana. Tapi ia jatuh pingsan kurang lebih setengah meter dari tangga pesawat dalam pelukan suaminya.

Mobil yang datang untuk mengangkut Ratmi ternyata terlalu kecil sehingga perlu diganti dengan mobil yang lebih besar. Ratmi pun meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

Pelawak, pemain film, penyanyi keroncong dan pesinden ini adalah seniman lawak pertama yg dimakamkan di Kalibata. Sebuah Mobil Jenazah diselubungi kain Merah Putih berhenti di halaman Kalibata untuk mengantar kepergiannya.

Barisan Seragam bergenderang dan tembakan salvo mengiringi penguburan jenazah Suratmi.

Kenapa Ratmi dimakamkan di Makam pahlawan ?

Itu semua berkat jasa Ratmi membela negara sehingga ia dianugerahi Bintang Gerilya, Bintang Kemerdekaan 1 dan 2 dan Bintang Operasi Militer 1 dan 5.

Ratmi B-29 ternyata pernah menjadi Sersan dua pada laskar wanita (Laswi) pimpinan Ny. Arudji Kartawinata.

Ia sebagai Anggota Batalyon D Brigade 16 “Citarum” Jawa Barat. Ia juga pernah masuk pasukan Srikandi dan tahun 1945 ia ikut berjuang di daerah Banyumas, Jawa Tengah.

 

Hidup dan Karier

WANITA bernama asli Suratmi ini lahir pada 16 Januari 1932.

Ratmi B-29 : ist.

Ayahnya, Salimin, berasal dari Yogya. Ibunya, Sainem, asal Banyumas. Ratmi sendiri lahir di Bandung dan pernah duduk di HIS Cilacap sampai kelas 3.

Pada masa revolusi fisik, Ratmi turut ambil bagian jadi anggota Barisan Srikandi/Laswi dan anggota staf Batalyon Brigade D/X-16 di Jawa Tengah. Pangkatnya saat itu sersan dua. Setelah penyerahan kedaulatan, Ratmi mengundurkan diri.

Ratmi sebenarnya lebih dulu dikenal sebagai seorang penyanyi lagu-lagu keroncong yang dirintisnya sejak tahun 1943.

Pada tahun 1947, ia memasuki perkumpulan wayang orang. Sedangkan mulai main film di tahun 1961 sebagai figuran. Di samping itu, ia juga masuk dalam dunia lawak menggabungkan diri dalam grup “Tiga Djenaka” hingga tahun 1976.

Kemudian membentuk grup lawak yang bernama Ratmi Cs. Kebanyakan film yang dibintangi adalah film komedi.

Selama bidupnya, Ratmi menikah tiga kali. Suami pertama bernama Idris, meninggal dunia. Yang kedua Surnarno, kemudian bercerai.

Tahun 1973, Ratmi bertemu dengan Didi Sugandhi yang berusia 10 tahun lebih muda. Saat itu, Ratmi sedang dalam pengambilan film Ketemu Jodoh di Bandung.

Seorang sopir mengantar Ratmi yang mendadak sakit ke ayah si sopir. Dasar jodoh, Ratmi yang katanya kemasukan roh jahat di Cibulan (ketika opname film Ayah, tiga hari sebelumnya) bisa sembuh.

Sopir tersebut tidak lain adalah Didi Sugandhi, suami dan ayah dari 4 orang anak. Didi kemudian bercerai dari isterinya yang pertama untuk kemudian menikah dengan Ratmi. Tiga anak Didi dari isteri pertama diambil oleh Ratmi dan diasuh seperti anaknya sendiri.

Ia meninggal di Makassar, 31 Desember 1977 pada umur 45 tahun. Dalam film – film ia lebih dikenal dengan nama Ratmi B-29.

Ratmi adalah aktris Indonesia yang sering tampil di film komedi di era tahun 1970-an. Dia mendapat nama Ratmi Bomber-29 dari Laksda TNI Wiriadinata, Wakil Gubernur DKI saat itu. Pada tahun 1960-an, Ratmi memang sering menghibur keluarga TNI-AU di Bandung.

Kurang lebih 30 judul film telah dia bintangi.

Beberapa di antaranya adalah Si Djimat (1960), Tiada maaf bagimu (1971), Titienku sayang (1972), Permata bunda (1974), Ratu Amplop (1974), Putri Solo (1974), Gadis simpanan (1976), Tarzan Pensiunan (1976), Warung pojok (1977), dan Diana (1977).

 

Sumber : Wikipedia / Sumber Intisari

 

Kaitan Pelawak, ratmi b 29, sejarah, top
Redaksi 1 Mei 2018 1 Mei 2018
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Melawan Ketergantungan Terhadap Kafein
Artikel Selanjutnya Unreg Kartu Sim yang Tidak Lagi Digunakan

APA YANG BARU?

Rencana Batas Belanja Pegawai 30% pada APBD 2027, Nasib PPPK Bintan Terancam
Artikel 6 jam lalu 100 disimak
Warga Tanjungpinang Terpaksa Beli Air Karena Kekeringan Panjang
Artikel 6 jam lalu 96 disimak
Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
Catatan Netizen 10 jam lalu 118 disimak
Atasi Volume Sampah di Batam, Pembangunan TPA Blok Baru di Kabil
Lingkungan 11 jam lalu 117 disimak
Pungli di Pelabuhan Batam Center, Ombudsman Kepri Minta Perketat Pengawasan Pelayanan Publik
Artikel 11 jam lalu 133 disimak

POPULER PEKAN INI

Akhir Maret ini SPPG Batam Mulai Distribusikan Kembali MBG ke Sekolah
Artikel 4 hari lalu 308 disimak
Diskominfo Batam Sosialiasikan Larangan Penggunaan Medsos Anak Dibawah 16 Tahun
Artikel 4 hari lalu 304 disimak
Kantor Imigrasi Batam Tindak Lanjuti Keluhan Pemerasan Kepada WNA di Pelabuhan
Artikel 4 hari lalu 302 disimak
Terapkan WFA, Rabu 25 Maret ASN Pemko Batam Mulai Bekerja Kembali
Artikel 7 hari lalu 294 disimak
Volume Air Waduk Menurun, BP Batam Pastikan Layanan Air Bersih Tetap Terjaga
Artikel 3 hari lalu 246 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?