Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    18 Wilayah Tergolong Krisis Air, BP Batam Janji Benahi
    3 jam lalu
    ABH Siapkan Tangki Air, Pekerjaan Pipa di Simpang Plamo – K Square Belum Rampung
    3 jam lalu
    Kelompok Usia Dewasa Dominasi Kasus ISPA di Batam
    3 jam lalu
    Aniaya Seorang Buruh Bangunan, Dua Pelaku Diamankan Polsek Sagulung
    1 hari lalu
    KJRI Johor Bahru Pulangkan 87 WNI dan PMI ke Batam
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    WALHI Soroti Risiko Ekosistem dan Krisis Air Efek Ekspansi Data Center Batam
    3 jam lalu
    Kenalkan Sejarah dan Budaya di Ranah Digital
    2 hari lalu
    Polibatam Bawa 9 Inovasi Unggulan ke The Premier Manufacturing Indonesia Series 2026
    2 hari lalu
    Timnas Indonesia Raih Tropi Internasional Sepakbola, Setelah 35 Tahun Puasa Gelar
    3 hari lalu
    Lila di Hulu Sungai Bere & Makam Tua Di Pengujan
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
    1 minggu lalu
    Pelawan Merah: Pohon Eksotis yang Menjaga Hutan Kepulauan Riau
    1 minggu lalu
    Nazief Soesiladharma (Walikota Batam Ketiga)
    1 minggu lalu
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    3 minggu lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    4 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    4 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    4 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    8 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Limbah Minyak Hitam Kotori Laut dan Ganggu Aktivitas Nelayan

Editor Redaksi 7 tahun lalu 1.1k disimak

ANGIN Utara yang berhembus cukup kencang membawa kesulitan tersendiri bagi aktivitas nelayan masyarakat di pesisir Batam. Kondisi tersebut diperparah dengan mulai munculnya limbah minyak hitam yang mengotori laut, bahkan sampai ke kampung-kampung yang ada di pesisir Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) ini.

Di perairan Kelurahan Rempang Cate sendiri, limbah dalam bentuk gumpalan minyak hitam yang mengapung dan menempel di alat tangkap nelayan hingga sampai ke bibir pantai di pemukiman ini mulai terlihat sejak tiga hari belakangan. Kondisi ini menghambat ruang gerak nelayan yang memang sudah kesulitan dengan kondisi cuaca di musim Utara yang kurang bersahabat.

“Sejak tiga hari sudah banyak minyak hitam, kita ke laut pasti kena minyak hitam, kotor semua pokoknya. Ikan tak ada karena laut banyak minyak, kelong (alat tangkap) rusak juga karena minyak hitam lekat di jaring,” kata Jupri, warga Kampung Monggak, Kelurahan Rempang Cate saat ditemui di kampungnya pada Selasa (4/2).

Minyak hitam yang menghantui nelayan dan masyarakat pesisir kali ini, diakui Jupri, terlihat cukup banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kondisi ini dikhawatirkan akan lebih buruk lagi, mengingat hembusan angin Utara masih akan terus terjadi hingga akhir Februari 2020 mendatang.

Ia dan nelayan lain, hanya bisa pasrah dan membersihkan limbah ini seadanya. Sambil berharap tidak ada lagi limbah minyak susulan yang tentu akan sangat merugikan nelayan dan lingkungan laut, tempat masyarakat bergantung untuk memenuhi kebutuhan ekonomi mereka.

Berharap Dukungan Pemerintah

Afrizal, nelayan lain di Kelurahan Rempang Cate, berharap pemerintah bisa turun langsung untuk menghadirkan kemudahan bagi masyarakat, paling tidak bersama-sama masyarakat membersihkan limbah yang telah menghitamkan bagian-bagian pantai.

Ia juga berharap kondisi ini bisa mendapat perhatian lebih karena kejadian ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun, walaupun memang intensitas limbah yang memberi dampak kepada masyarakat tidak sama setiap tahunnya. Akan tetapi, dampak hadirnya limbah ini tetap mengakibatkan kerugian yang waktu pemulihannya tidak sebentar.

“Kalau sudah sampai di dekat rumah begini, itu di laut pasti lebih banyak lagi, yang sudah lekat itu lama baru bisa hilang. Pertama keras, lama-lama jadi cair dan kotor, kalau kena baju tak bisa hilang,” kata Afrizal.

Pantauan di lapangan, limbah minyak hitam yang telah menggumpal, menyatu dengan dedaunan dan sampah lainnya terlihat di sepanjang bibir pantai di kampong Monggak ini. Gumpalan-gumpalan minyak yang mengental setebal sekitar 2 sampai 3 Centimeter ini tertahan di bebatuan, beberapa diantaranya ada yang mulai mencair karena terkena panas matahari. Limbah yang telah meleleh ini kemudian memenuhi bagian lain kawasan hingga menempel di bagian bebatuan yang lebih kecil dan padat.

Warga yang beraktivitas, tidak bisa menghindar. Bagian kaki, tangan, dan pakaian mereka pasti akan menjadi hitam ketika mereka melaut di saat limbah-limbah ini menghampar di wilayah kerja mereka tersebut.

“Mau macam mana lagi, tiap turun ke laut pasti kotorlah, pas pulang baru bersihkan pakai minyak (Solar),” kata Bakri, nelayan Kampung Monggak yang terpaksa tetap melaut meskipun kawasan laut di wilayahnya terdampak limbah minyak hitam.

*(bob/GoWestId)

Kaitan Laut Batam, Limbah minyak, nelayan, top
Redaksi 6 Februari 2020 6 Februari 2020
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Warga Antusias Saksikan Dirgantara Expo di Hang Nadim
Artikel Selanjutnya Komisi III Minta Pemerintah Tegas Terkait Limbah Minyak Diperairan Kepri

APA YANG BARU?

18 Wilayah Tergolong Krisis Air, BP Batam Janji Benahi
Artikel 3 jam lalu 80 disimak
ABH Siapkan Tangki Air, Pekerjaan Pipa di Simpang Plamo – K Square Belum Rampung
Artikel 3 jam lalu 129 disimak
WALHI Soroti Risiko Ekosistem dan Krisis Air Efek Ekspansi Data Center Batam
Lingkungan 3 jam lalu 160 disimak
Kelompok Usia Dewasa Dominasi Kasus ISPA di Batam
Artikel 3 jam lalu 167 disimak
Aniaya Seorang Buruh Bangunan, Dua Pelaku Diamankan Polsek Sagulung
Artikel 1 hari lalu 295 disimak

POPULER PEKAN INI

Lila di Hulu Sungai Bere & Makam Tua Di Pengujan
Histori 4 hari lalu 590 disimak
Polibatam Bawa 9 Inovasi Unggulan ke The Premier Manufacturing Indonesia Series 2026
Pendidikan 2 hari lalu 571 disimak
Imbas Pelebaran Jalan Tengku Sulung, Pengendara Diarahkan Lewat Botania
Artikel 3 hari lalu 543 disimak
Tiga Bulan Air Mati, Ratusan Warga Nongsa Turun ke Jalan; Singgung Proyek Data Center
Artikel 3 hari lalu 538 disimak
Rapor Merah Industri Perhotelan di Tengah Tren ‘Wisata Sehari’ Batam
In Depth 4 hari lalu 537 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?