Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyiapkan Rp 4,8 triliun uang untuk kebutuhan perbankan dan masyarakat menyambut momen puasa dan lebaran Idulfitri tahun 2020 ini. Kepala KPwBI Kepri, Musni Hardi K Atmaja menuturkan, uang tersebut juga ditujukan untuk tiga kas titipan yang ada di Kota Tanjungpinang; Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun; dan Ranai, Kabupaten Natuna.
Kebutuhan uang perbankan pada Ramadan dan lebaran tahun 2020 ini, lanjut Musni, diproyeksikan mencapai Rp 2,4 triliun. Angka itu lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun 2019 lalu sebesar Rp 2,5 triliun.
Berbeda dengan tahun, tahun sebelumnya, pandemic Covid-19, membuat protokol peredaran uang di masyarakat menjadi perhatian. Dimana BI Kepri telah membuat ketentuan dengan meniadakan beberapa kegiatan yang mengundang kerumunan.
“Untuk mencegah penyebaran COVID-19, layanan penukaran uang melalui Kas Keliling BI bersama Perbankan tahun ini ditiadakan. Selanjutnya penukaran uang akan dilayani melalui loket penukaran di kantor bank, setiap hari kerja pada jam layanan, dengan tetap menerapkan protokol COVID-19,” kata Musni pada Selasa (5/5).
Untuk Kota Batam sendiri, terdapat 87 titik lokasi layanan penukaran uang oleh perbankan. Pada prosesnya, bank diminta agar melengkapi sarana kesehatan (hand sanitizer), penggunaan masker & menyediakan publikasi terkait pencegahan penyebaran COVID-2019 a.l. sticker, leaflet dan banner di area layanan kas/banking hall serta menjaga kebersihan area mesin ATM.
“Perbankan juga harus memastikan ketersediaan uang di mesin ATM setiap saat. Untuk kebutuhan uang di luar wilayah Kota Batam, seperti Tanjungpinang, Tanjung Balai Karimun dan Natuna dilakukan melalui kas titipan setempat,” kata Dia.
*(Bob/GoWestId)


