SEJUMLAH warga RT 03 RW 20 Perumahan Cipta Permata Kelurahan Sadai melakukan kegiatan gotong royong membersihkan sisa material longsoran bukit disekitar wilayah tersebut pada Minggu (21/06) pagi yang dipimpin langsung oleh Ketua RT 03, Kati SH.
Dalam kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut, dengan perlengkapan seadanya warga melakukan pembersihan material longsoran berupa tanah, batu dan sampah serta pepohonan yang tumbang, yang menutup sarana jalan lingkungan.
Menurut Kati, Kegiatan goro yang diikuti oleh puluhan warganya ini dimaksudkan untuk membersihkan material longsoran dari bukit yang ada dilingkunganya, dimana longsor tersebut terjadi saat hujan deras pada hari Sabtu (20/06) kemarin pagi.
“Ya pada pagi ini kami melakukan kegiatan goro ini untuk membersihkan material longsoran yang menutup akses jalan dilingkungan kami. Longsor dari bukit ini yang terjadi pada Sabtu kemarin adalah yang ke enam kalinya yang terjadi” kata Kati ketika ditemui saat kegiatan goro.
Dalam kesempatan tersebut Kati juga berharap agar pemerintah Kota Batam segera merealisasikan janjinya untuk melakukan penataan dan membuat batu miring dibukit yang longsor tersebut.
“Atasnama warga RT 03 khususnya yang ada di blok A dan B ini, kami berharap agar pemerintah segera merealisasikan janjinya untuk membuat batu miring dibukit tersebut. Karena kalau dibiarkan begitu saja, ini betul-betul sangat membahayakan bagi warga kami yang ada dibawah dan juga warga yang tinggal diatas bukit” tambah Kati.
Sebagaimana yang telah diberitakan sebelumnya, akibat hujan deras sepanjang Jum’at malam hingga Sabtu kemarin, telah terjadi longsor yang kesekian kalinya dari bukit yang berada dilingkungan Perumahan Cipta Permata yang menjadi pambatas dengan lingkungan RW 04 Kampung Belimbing.
Sebelumnya, pada bulan Januari yang lalu bukit tersebut juga mengalami longsor yang besar dengan menghempaskan puluhan kubik tanah dan batu serta sampah, yang menutup akses jalan dilingkungan perumahan tersebut. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun materi yang dialami oleh warga disekitar bukit tersebut.
Kendati saat kejadian di bulan Januari sudah ditinjau langsung oleh Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad dan Kepala Dinas Bina Marga Sumber Daya Air (BMSDA) Batam, namun sejauh ini upaya utuk menata kembali bukit dengan membuat batu miring yang telah dijanjikan oleh Pemko Batam, belum terealisasi. Saat peninjauan waktu itu, Wakil Walikota Batam telah mengisyaratkan kepada Dinas Bina Marga SDA Batam untuk segera melakukan langkah-langkah perencanaan pembangunan batu miring dilokasi longsor tersebut.
*(Zhr/GoWestId)


