UNTUK membantu program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), BP Batam akan fokus mendukung pengembangan empat sektor unggulan Batam.
“BP Batam mendukung perkembangan industri manufaktur, industri jasa, kegiatan pengembangan logistik dan pariwisata,” kata Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, belum lama ini.
Industri manufaktur dinilai memiliki nilai tambah tinggi, contohnya seperti industri smartphone, teknologi informasi dan komunikasi dan kedirgantaraan.
Kemudian, industri jasa yang kelak ke depannya akan menjadi corong perekonomian Batam.
Contoh paling mudah yakni Maintenance, Repair and Overhaul (MRO), yang saat ini sudah menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bandara Hang Nadim.
Selanjutnya, kegiatan pengembangan logistik yang saat ini memang tengah dipacu lewat pengembangan Bandara Hang Nadim sebagai pusat logistik.
Kegiatan logistik ini mencakup transhipment, e-commerde, warehouse, infrastructure link. Dan terakhir, sektor pariwisata.
Logistik saat ini sudah didukung oleh perkembangan digitalisasi yang memadai. Seperti platform belanja online Shopee, Tokopedia dan lain-lain. Dengan mudahnya akses berbelanja dan transaksi, maka kegiatan logistik akan terus mengalami peningkatan.
“Pariwisata yang kami dukung berfokus pada pembangunan destinasi wisata dan event pariwisata, serta pengembangan industri kreatif seperti sinematografi,” ungkapnya.
*(rky/GoWest)


