PEMBALAP Repsol Honda, Marc Marquez, terpaksa harus mengakhiri MotoGP 2022 lebih cepat. Dia harus kembali menjalani serangkaian operasi mengembalikan cedera lengan yang parah dan memaksanya menepi hingga enam bulan ke depan.
Hal ini disampaikan Kepala Mobile Clinic MotoGP, dr. Michele Zasa. Dis meyakini Marquez akan butuh waktu pemulihan yang cukup lama jika memutuskan menjalani operasi untuk menyembuhkan bagian humerus kanannya.
“Rasa sakit usai operasi terlihat jelas, itu bukti bahwa semua proses operasi tidak optimal,” ucap Zasa dikutip dari Sky Sports Italia.
“Masa pemulihan? Sulit untuk memperkirakan saat ini, tapi itu bisa butuh waktu empat sampai enam bulan,” sambung Zasa.
Dalam sebuah konferensi pers darurat usai kualifikasi MotoGP Italia 2022, Sabtu (28/5), Marquez bersama direktur tim Repsol Honda Alberto Puig menyatakan juara dunia MotoGP enam kali itu akan berhenti balapan usai MotoGP Italia.
Marquez akan terbang ke Amerika Serikat untuk menjalani operasi humerus, upaya lanjutan pemulihan dari cedera yang dialami The Baby Alien pada balapan di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada musim 2020.
Operasi yang akan dijalani Marquez terdiri dari ekstraksi bahan osteosintesis di bahu kanan, osteotomi humerus untuk meningkatkan rotasi eksternal, pergerakan lengan, dan memperbaiki stabilitas di bahu.
“Saya akan menjalani operasi pekan depan. Memang benar sejak saya mengalami cedera pertama dengan lengan kanan saya, semuanya benar-benar rumit, ditambah infeksi membuat semuanya memburuk. Para dokter melakukan pekerjaan luar biasa 18 bulan lalu untuk merawat infeksi itu dan memulihkan tulang saya,” ucap Marquez.
“Operasi itu sukses, tapi memang benar sejak saya kembali membalap, saya merasakan keterbatasan besar. Meski begitu saya tidak pernah menyerah dan terus berusaha, bekerja, melakukan apa yang dikatakan dokter,” sambung Marquez.
(*)
sumber: CNN Indonesia.com


