Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Kejari Batam Banding, Tolak Vonis Bebas Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pajak Hotel
    16 jam lalu
    Video Amatir: Peristiwa Mitsubishi Storm Seruduk 8 Motor di Perempatan K-Square Batam
    22 jam lalu
    Mitsubihi Strom Seruduk 8 Pemotor di Perempatan K-Square Batam
    23 jam lalu
    Batam-Yogyakarta Kini Bisa Terbang Langsung Tanpa Transit
    2 hari lalu
    Lupa Matikan Kompor, Dapur Warung di Tanjungpinang Ludes Terbakar
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Perjuangan Kanada Terhenti, Singa Atlas Maroko Melangkah ke Perempat Final
    9 jam lalu
    Tim Benua Eropa Dominasi Babak 16 Besar, Asia Tidak Terwakili
    17 jam lalu
    Portugal dan Swiss Lolos Babak 16 Besar
    2 hari lalu
    Kalahkan Austria 0-3, Tim Matador isi 1 Slot di Babak 16 Besar
    2 hari lalu
    Susul Kanada dan Meksiko, Tuan Rumah Amerika Masuk Babak 16 Besar
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    2 hari lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    2 hari lalu
    Analisis Data: Kuota Bansos di Batam dan Efektivitas Sistem Bansos Online
    2 hari lalu
    Mei 2026: Inflasi Sektor Informasi dan Komunikasi Karimun di Angka 0,1 Persen
    6 hari lalu
    Kancil/ Pelanduk (Tragulidae) di Kepulauan Riau
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 minggu lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 minggu lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 minggu lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    5 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Ratna Asmara Jadi Nama Penghargaan FFI

Editor Admin 4 tahun lalu 825 disimak

NAMA Ratna Asmara, sutradara perempuan pertama Indonesia menjadi salah satu nama penghargaan pada gelaran Festival Film Indonesia (FFI) 2022. Penghargaan Ratna Asmara diberikan untuk pemenang Kategori Film Pilihan Penonton. Malam Anugerah Piala Citra FFI 2022 sendiri digelar pada Selasa, 22 November 2022.

“Sebagai sutradara perempuan pertama di Indonesia, sosoknya menginspirasi banyak sineas saat ini. Ia menunjukkan bahwa di zaman apapun, perempuan berhak untuk bebas berkarya,” tulis akun Instagram resmi FFI, @festivalfilmind.

Sebagai sutradara perempuan, nama Ratna Asmara memang cenderung dilupakan oleh insan perfilman. Ratna Asmara lahir dengan nama Suratna pada 1913 di Sawah Lunto, Sumatra Barat. Sejak bersekolah di Europeesche Lagere School (ELS), Ratna telah memiliki bakat sandiwara.

Ratna kemudian bergabung dengan grup tonil pada 1928. Permainannya mendapat sambutan baik dari penonton. Namun, menjadi pemain tonil ternyata bukan hal yang mudah bagi Ratna. Ia mendapat tentangan dari keluarganya.

Menurut majalah Minggu Pagi, 31 Agustus 1952, keluarga Ratna bahkan menghalangi Ratna agar tidak meneruskan menjadi pemain tonil.

“Dan pernah pula Ratna berhubungan dengan kepolisian hingga tiga kali sebagai tindakan yang diambil oleh sanak saudaranya. Tetapi polisi memutuskan bahwa Ratna telah cukup dewasa untuk menentukan langkah-langkah mana yang akan diambilnya,” tulis Minggu Pagi.

Pada 1930, Ratna mendirikan Suhara Opera. Suhara Opera kemudian mengadakan pertunjukan-pertunjukan keliling Jawa. Ketika tampil di Gombong, ia bertemu dengan Abisin Abbas, pemimpin Dardanella, yang lebih dikenal sebagai Andjar Asmara. Andjar menginisiasi penggabungan Suhara Opera dengan Dardanella.

Ratna setuju untuk meleburkan Suhara Opera dan Dardanella. Pemain-pemain Suhara Opera pun bergabung dengan Dardanella namun tetap menggunakan nama Dardanella. Ratna kemudian juga menikah dengan Andjar pada 7 April 1931 dan namanya menjadi Ratna Asmara.

Menurut pengamat film Umi Lestari dalam Ratna Asmara/Suska, Liarsip, dan Saya, pada pertengahan 1930-an, pasangan Ratna dan Andjar mendirikan Bolero. Kemudian bergabung dengan The New Java Industrial Film pada 1940-an dan mendirikan kelompok sandiwara Cahaya Timur pada masa pendudukan Jepang. Pada 1951, mereka mendirikan Asmara Films.

“Petualangan Ratna sebagai pemain sandiwara, pemain film, hingga sutradara film terbentang dari tahun 1950-an. Saat bersama Dardanella, ia kerap membawakan tarian daerah seperti Golek, Serimpi, Penca Minangkabau hingga tarian Papua. Saat bersama Bolero, ia menjadi Sri Panggung,” tulis Umi Lestari.

Pada 1940, Ratna mulai membintangi film. Ia menjadi tokoh utama film Kartinah (1940) dan Ratna Moetoe Manikam (1941). Ia juga membintangi film Noesa Penida (1941), Djauh di Mata (1948), dan Dr. Samsi (1952).

Sebagai sutradara, Ratna mengerjakan film pertamanya, Sedap Malam pada 1950. Sebuah film Indonesia pertama tentang solidaritas eks jugun ianfu, yaitu perempuan yang dipaksa melayani tentara Jepang. Berturut-turut ia kemudian menyutradarai Musim Bunga di Selabintana (1951) dan Dr. Samsi (1952).

Pasca bercerai dengan Andjar Asmara, Ratna menikah dengan Suska, seorang petinggi di kementerian. Ia kemudian mendirikan Ratna Film.

“Ia berkolaborasi dengan Mochtar Lubis dalam film Nelayan, dan ditugaskan oleh Perusahaan Film Nasional untuk membuat film Dewi dan Pemilihan Umum, sebuah komedi namun terselip tata cara untuk memilih sebagai jalan penerangan menuju Pemilihan Umum 1955,” tulis Umi Lestari.

Film Sedap Malam (1950) menjadikannya sebagai sutradara perempuan pertama di Indonesia. Hingga akhir abad ke-20, hanya terdapat empat sutradara perempuan. Tiga lainnya adalah Chitra Dewi, Sofia W.D., dan Ida Farida. Ratna Asmara meninggal dunia pada 10 Agustus 1968.

(*)

Sumber: historia.id

Kaitan FFI, film, Ratna Asmara, sutradara
Admin 22 November 2022 22 November 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya PT Pos Kepri Bisa Salurkan Langsung Bantuan Subsidi Upah ke Perusahaan
Artikel Selanjutnya Wali Kota Tanjungpinang: Kemasan Produk IKM Harus Menarik dan Berkualitas

APA YANG BARU?

Perjuangan Kanada Terhenti, Singa Atlas Maroko Melangkah ke Perempat Final
Sports 9 jam lalu 105 disimak
Kejari Batam Banding, Tolak Vonis Bebas Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pajak Hotel
Artikel 16 jam lalu 93 disimak
Tim Benua Eropa Dominasi Babak 16 Besar, Asia Tidak Terwakili
Sports 17 jam lalu 130 disimak
Video Amatir: Peristiwa Mitsubishi Storm Seruduk 8 Motor di Perempatan K-Square Batam
Berita Video 22 jam lalu 160 disimak
Mitsubihi Strom Seruduk 8 Pemotor di Perempatan K-Square Batam
Artikel 23 jam lalu 187 disimak

POPULER PEKAN INI

Debarkasi Haji Batam Hampir Tuntas, 10.516 Jamaah Pulang, Tinggal Kloter 25 di Madinah
Artikel 6 hari lalu 331 disimak
Lebih Mudah dan Murah, Trans Batam Resmi Layani Tujuan Bandara Hang Nadim
Artikel 5 hari lalu 329 disimak
Cuaca di Kota Batam Jum’at (3/07) Diprediksi Cerah Berawan
Artikel 3 hari lalu 320 disimak
Awal Pekan, Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Batam Turun
Artikel 6 hari lalu 299 disimak
Hari ini (1 Juli), Cuaca Batam Cerah Berawan
Artikel 4 hari lalu 284 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?