Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Jalan Ambles di Ruas Yos Sudarso Mulai Diperbaiki
    8 jam lalu
    Harga Emas Batangan di Batam Turun, Antam Lebih Rendah dan UBS Menyusut
    8 jam lalu
    SIM Digital Berbasis Ponsel, Uji Coba Mulai di Sejumlah Wilayah
    8 jam lalu
    Dishub Tanjungpinang Tata Ulang Trayek Angkot karena Pergeseran Pusat Aktivitas Warga
    1 hari lalu
    Dugaan Penipuan Jual Beli Titik SPPG MBG di Batam, Korban Rugi Rp400 Juta
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Cetak Hatrick, Persib Bandung Jawara Indonesia Super League 2025/2026
    19 jam lalu
    Cadangan Air Waduk Batam Turun Tajam
    1 hari lalu
    Waktu SPMB Semakin Dekat, Pemko Batam Pastikan SPMB Gratis
    3 hari lalu
    Bawa Inter Milan Raih Double Winner, Cristian Chivu Perpanjang Kontrak dan Naik Gaji
    3 hari lalu
    Tour de Bintan 2026: Kembali Digelar dengan Identitas Baru dan Kategori UCI 1.2 Point Race
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Sultan Abdul Rahman I Muazzamshah (Sultan Riau Lingga Pertama)
    6 jam lalu
    Pulau Kasu, Batam
    1 minggu lalu
    Tabel Ringkasan Inflasi Kota Batam (April 2026)
    3 minggu lalu
    Data Kemiskinan di Batam Terbaru
    3 minggu lalu
    Data Kinerja Nilai Ekspor Batam Januari–Februari 2026 yang Turun
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Catatan Netizen

Pria India dan Sarapan Prata-nya

Serta konsep surga itu

Editor Admin 3 tahun lalu 800 disimak
Keterangan foto: sebuah “pagi yang surga” di daerah pertanian di kaki gunung Arjuna, Singosari, Malang. “Surga” yang sudah banyak ditinggalkan anak-anak mudanya, untuk merantau ke kota, hanya untuk mendapatkan upah minimum. © Sultan Yohana/ disediakan oleh GoWest.ID

DI anak tangga yang menghubungkan antara stasiun kereta Mayflower dan apartemen nomor 172, ia begitu saja duduk, menyelonjorkan kedua kaki.

Oleh : Sultan Yohana


SEORANG pria India muda. Berkaos merah dengan celana jins murahan yang bisa dibeli dari Little India seharga 20 dolar, botak sebagian kepala dan perutnya yang sudah menyembul, adalah jejak gaya hidup yang berantakan. Tapi siapa peduli? Kamis pagi yang berawan dan sedikit gerimis itu, sambil selonjoran, ia asyik menikmati sarapan paginya. Seporsi prata yang ditumplekkan begitu saja di bungkus styrofoam, diguyuri kuah kari yang aromanya mampu membuat udara pagi itu begitu bergairah. Kucium sedikit aroma SURGA, dari aroma kari itu, ketika aku lewat di depannya. Bersama ratusan, mungkin, orang-orang yang pagi itu lewat di depannya, hendak berangkat kerja. Si pria India itu, begitu cuek melahap prata. Dengan segenap kenikmatan yang membuat siapa saja yang melihatnya, iri.

Tapi, tiap kepala punya versi berbeda tentang surga, bukan?!

Ketika kecil, aku membayangkan Tuhan sebagai sosok bengis sekaligus baik yang bisa sewenang-wenang memasukkan orang-orang kafir ke neraka, dan memberi penghargaan pada setiap orang beriman berupa surga yang penuh kenikmatan. Surga yang sungainya mengalir susu dan madu. Boleh makan apa saja. Araknya lezat namun tidak memabukkan. Buah-buahnya segar dan tanpa habis dimakan berapa pun orang. Tidak ada tai atau iler yang berbau busuk. Juga bidadari-bidadari yang siap melayani siapa dan apa saja.

Beranjak remaja, aku merasa surga yang ada di bayangan masa kecil itu, “kok begitu membosankan”. Jika semuanya tersedia dan manusia tidak perlu melakukan apa-apa lagi selain menikmatinya; tidak ada kejahatan, tidak ada harapan, tidak ada dosa, lalu untuk apa semua “kerumitan” yang diciptakan Semesta bagi manusia semasa di Dunia? Untuk apa manusia diminta keras belajar? Diminta menjadi orang jujur? Menjadi bijaksana? Juga menjadi ahli ibadah?

Saat aku merasa dewasa, konsep tentang surga justru kian sederhana. Ya, seperti aroma wangi kari dari sarapan pria India itu, surga adalah sebangun konsep yang BISA kita ciptakan dengan bahan apa pun yang kita punya. Seadanya, bahkan.

Seorang petani bisa punya konsep surganya sendiri, begitu juga pedagang, atau guru matematika. Mereka masing-masing punya bahan berbeda-beda untuk menikmati dan memaknai konsep surga mereka. Tentu saja Tuhan bukan maha adil jika seorang pedagang yang jujur tidak bisa punya HAK SAMA untuk masuk surga ketimbang para ulama-ulama ahli ibadah.

Tapi konsep surga itu, juga bisa dengan serta merta meleset oleh apa yang kita angan-angankan. Sebagaimana pria India yang datang ke Singapura dengan modal menjual sawah-ladang mereka untuk berharap kerja dengan gaji baik; kenyataannya, di Singapura ia hanya bisa sarapan dengan prata, sambil duduk di anak tangga kotor luar stasiun. Tapi, di saat bersamaan, pria India itu mungkin tidak menyadari, ada ratusan orang-orang Singapura yang pagi itu ke kantor dan melewatinya, begitu iri melihat bagaimana ia bisa dengan nikmat dan cuek duduk selonjoran sembari menikmati prata yang asap karinya wangi kemepul, mengurapi pagi yang sedikit gerimis itu.

Kecuek-an dan kemampuan menikmati hal yang sederhana itu, adalah hal yang tidak bisa didapatkan oleh banyak orang Singapura. Orang-orang ini, orang-orang yang menyebut dirinya modern dan maju ini; mereka harus belajar begitu keras, bekerja begitu keras, menabung begitu keras; hanya untuk kemudian begitu keras antri di restoran Gordon Ramsay, membayar sepotong stik seharga Rp1,5 juta, dan tetap tak bisa menikmati makanan mahalnya dengan gembira.

Surga? Sedekat nadi kita, tapi, tak semua orang mampu menyadarinya.

(*)

Penulis/ Vlogger : Sultan Yohana, Citizen Indonesia berdomisili di Singapura. Menulis di berbagai platform, mengelola blog www.sultanyohana.id 
Rubrik : Catatan Netizen jadi platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi para netizen yang gemar menulis, tentang apa saja hal positif yang bisa dibagikan melalui wadah GoWest.ID. Kirim artikel/ konten/ esai anda secara mandiri lewat cara ini ya.

Kaitan budaya, india, Jawa, singapura
Admin 28 Oktober 2023 28 Oktober 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Memahami Sabuk dan Jalur Sutera China di Pameran Buku Frankfurt
Artikel Selanjutnya Angin Kencang dan Gelombang Tinggi yang Membuat Gusar

APA YANG BARU?

Sultan Abdul Rahman I Muazzamshah (Sultan Riau Lingga Pertama)
Tokoh 6 jam lalu 114 disimak
Jalan Ambles di Ruas Yos Sudarso Mulai Diperbaiki
Artikel 8 jam lalu 147 disimak
Harga Emas Batangan di Batam Turun, Antam Lebih Rendah dan UBS Menyusut
Artikel 8 jam lalu 159 disimak
SIM Digital Berbasis Ponsel, Uji Coba Mulai di Sejumlah Wilayah
Artikel 8 jam lalu 157 disimak
Cetak Hatrick, Persib Bandung Jawara Indonesia Super League 2025/2026
Sports 19 jam lalu 179 disimak

POPULER PEKAN INI

Beasiswa Pendidikan Tinggi untuk Siswa Berprestasi dan Kurang Mampu di Batam
Pendidikan 6 hari lalu 660 disimak
Final Turnamen Voli Piala Wali Kota Batam Berakhir Ricuh
Sports 6 hari lalu 658 disimak
Empat Siswa MAN Karimun Lolos Seleksi Dayung Porprov 2026
Sports 5 hari lalu 616 disimak
Antisipasi El Nino Bulan Juni-Agustus, BP Batam Siapkan Operasi Hujan Buatan
Artikel 6 hari lalu 596 disimak
100 Siswa Ikut Lomba Bertutur di Tanjungpinang
Pendidikan 5 hari lalu 590 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?