KAWASAN Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) dinilai jadi primadona baru bagi investasi data center. Pihak Kementerian koordinator bidang perekonomian RI menyebut ada 6 investor baru dari negara-negara maju seperti China, Jepang, dan Amerika Serikat yang ingin membangun pusat data di kawasan tersebut.
Menurut Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, para investor ini tertarik dengan potensi Nongsa Digital Park yang strategis, aman, dan memiliki konektivitas internasional yang mumpuni.
Saat ini, 10 data center sudah dalam proses pembangunan di KEK Nongsa Digital Park, dengan 9 di antaranya dalam proses pembangunan dan 1 dalam tahap komitmen proyek.
Susiwijono menjelaskan bahwa tingginya minat investor terhadap data center didorong oleh kebutuhan global yang semakin besar akan penyimpanan data digital. “Data center ini sekarang sangat masif,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pembangunan data center di Nongsa Digital Park memerlukan lahan, pasokan listrik, dan air yang tidak sedikit. Oleh karena itu, pemerintah saat ini tengah mencari perluasan lahan sekitar 20-30 hektare untuk menampung 16 data center di Batam.
Sementara itu Direktur PT Taman Resor Internet selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola KEK Nongsa, Peters Vincen, memaparkan beberapa alasan strategis mengapa Batam dipilih sebagai lokasi Pusat Data Nasional kedua.
Pertama, Batam memiliki zona geografis yang aman, tidak termasuk dalam daerah cincin api atau ring of fire. Kedua, lokasi Batam yang strategis hanya sekitar 2-3 kilometer (km) dengan Tanjung Bemban, titik pertemuan jalur kabel (subsea cable) internasional yang menghubungkan berbagai kota di Indonesia, Malaysia, Singapura, hingga Hong Kong dan pesisir barat Amerika Serikat.
KEK Nongsa, diresmikan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2021, dikhususkan sebagai area bisnis di bidang ekonomi digital, pengembangan teknologi, riset, pendidikan, industri kreatif, dan pariwisata. Lokasi strategisnya, terutama untuk koneksi internasional, menjadikan KEK Nongsa tujuan menarik bagi perusahaan teknologi domestik dan internasional untuk berinvestasi dan berkembang di Batam, Indonesia.
Keunggulan KEK Nongsa Digital Park:
- Zona geografis aman
- Lokasi strategis dekat dengan jalur kabel (subsea cable) internasional
- Didesain khusus untuk pengembangan pusat data, pendidikan talenta digital, co-working space, industri kreatif, dan pariwisata
Peluang Investasi:
- 6 investor baru dari negara maju antri untuk membangun data center
- Kebutuhan lahan, listrik, dan air yang besar membuka peluang investasi di sektor pendukung
(sus)


