SEORANG pria bernama Sukardi, berusia 47 tahun, menjadi korban pembegalan di dekat bengkel mobil di kawasan Batam Kota, Batam, pada pertengahan pekan ini sekitar pukul 02.00 WIB. Sukardi yang sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir, juga menjalankan profesi sampingan sebagai tukang ojek.
Menurut informasi, insiden tersebut terjadi ketika Sukardi baru pulang dari bekerja. Saat itu, seorang pria mendekatinya dan meminta untuk diantar dengan ojek ke arah Sei Panas. Sukardi setuju dan mengantar pria tersebut. Setelah sampai, penumpang membayar Rp15.000.
Namun, ketika Sukardi menurunkan penumpang, tiba-tiba tiga sepeda motor yang dikendarai enam orang menghadangnya. Mereka mengancam Sukardi dengan parang. Meskipun Sukardi mencoba melawan, ia terkena sabetan parang yang menyebabkan luka robek di tangan kirinya.
Pelaku kemudian membawa Sukardi ke Sungai Ladi, Sekupang, dan merampas uang Rp1 juta, sebuah handphone, STNK motor, dan sepeda motor Honda Beat milik korban dengan nomor polisi BP 2075 RH.
Setelah merampas barang-barang tersebut, para pelaku melarikan diri meninggalkan Sukardi di lokasi.
Akibat peristiwa itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp15.000.000. Ia telah melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
(dha)


