Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Dishub Tanjungpinang Tata Ulang Trayek Angkot karena Pergeseran Pusat Aktivitas Warga
    14 jam lalu
    Dugaan Penipuan Jual Beli Titik SPPG MBG di Batam, Korban Rugi Rp400 Juta
    23 jam lalu
    Perbaikan Jalan Yos Sudarso (Underpass Pelita), Sementara Jalan Difungsikan Satu Lajur
    2 hari lalu
    13 Calon Haji Ilegal Digagalkan Petugas Imigrasi Bandara Kualanamu Medan
    2 hari lalu
    Bintan Usulkan Perluasan Free Trade Zone ke Seluruh Wilayah
    3 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Cetak Hatrick, Persib Bandung Jawara Indonesia Super League 2025/2026
    6 jam lalu
    Cadangan Air Waduk Batam Turun Tajam
    14 jam lalu
    Waktu SPMB Semakin Dekat, Pemko Batam Pastikan SPMB Gratis
    2 hari lalu
    Bawa Inter Milan Raih Double Winner, Cristian Chivu Perpanjang Kontrak dan Naik Gaji
    2 hari lalu
    Tour de Bintan 2026: Kembali Digelar dengan Identitas Baru dan Kategori UCI 1.2 Point Race
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Kasu, Batam
    7 hari lalu
    Tabel Ringkasan Inflasi Kota Batam (April 2026)
    3 minggu lalu
    Data Kemiskinan di Batam Terbaru
    3 minggu lalu
    Data Kinerja Nilai Ekspor Batam Januari–Februari 2026 yang Turun
    3 minggu lalu
    Pulau Pecong, Batam
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
BenarNews.org

Warga Malaysia Yang Terlibat Dalam Bom Bali 2002 Dibebaskan dari Guantanamo

Editor Admin 1 tahun lalu 540 disimak
Najib Lep melihat foto yang dikirim oleh saudaranya Mohammed Nazir bin Lep, yang telah mengaku bersalah di hadapan pengadilan militer AS atas tuduhan teror yang terkait dengan pengeboman Bali 2002, di Muar, Johor, Malaysia, 30 September 2023. © f. Iman Muttaqin Yusof/BenarNewsDisediakan oleh GoWest. ID

DUA warga Malaysia yang mengaku bersalah atas peran mereka dalam pengeboman Bali tahun 2002 berada dalam tanggung jawab pemerintah Malaysia setelah Amerika Serikat mengumumkan pemulangan mereka dari penjara militer di Teluk Guantanamo, tempat mereka ditahan selama 18 tahun.

Daftar Isi
Pengacara: Bin Lep Orang yang BerubahTertangkap di ThailandKeluarga: “Kami Mencintainya”

KEDUANYA, Mohammed Farik bin Amin dan Mohammed Nazir bin Lep, telah diserahkan kepada pihak berwenang Malaysia, menurut pernyataan dari Kementerian Dalam Negeri di Kuala Lumpur.

“Kerajaan Perpaduan telah menerima dari Pemerintah Amerika Serikat dua warga negara Malaysia, Mohammed Farik bin Amin dan Mohammed Nazir bin Lep, yang telah ditahan sejak 2006 di Kamp Tahanan Teluk Guantanamo atas dasar hak asasi manusia dan dukungan terhadap keadilan universal,” kata kementerian itu dalam pernyataan pada Rabu.

Namun, tidak disebutkan apakah keduanya akan dikirim ke penjara Malaysia setelah dipulangkan dari pangkalan angkatan laut AS di Kuba.

Pada bulan Januari, seorang hakim militer AS di Teluk Guantanamo menjatuhkan hukuman lima tahun penjara tambahan kepada bin Amin dan bin Lep setelah mereka mengaku bersalah atas lima dakwaan terkait peran pendukung mereka dalam dua pemboman yang menewaskan 202 orang pada Oktober 2002 di Bali– serangan teror paling mematikan dalam sejarah Indonesia.

Pemulangan mereka minggu ini dilakukan secara diam-diam, dan informasi baru diberikan kepada pengacara mereka di saat-saat terakhir.

Najib Lep membagikan foto keluarga Mohammed Nazir bin Lep dengan keponakannya, di Muar, Johor, Malaysia, 30 September 2023. [Iman Muttaqin Yusof/BenarNews]

Pengacara: Bin Lep Orang yang Berubah

PENGACARA Brian Bouffard mengatakan kliennya, bin Lep, telah menjadi pribadi yang berubah dan siap untuk berkumpul kembali dengan keluarganya.

“Sudah lebih dari dua dekade sejak Nazir ditahan. Dia telah berkembang selama waktu itu, dan hari ini adalah seorang lelaki yang cinta damai yang akan menjalani sisa hidupnya dengan damai. Kami berterima kasih kepada semua orang, di Malaysia dan AS, yang memahami bahwa sudah waktunya membawa Nazir pulang,” kata Bouffard dalam pesan teks kepada BenarNews.

Dalam pernyataan terpisah, Departemen Pertahanan AS mengatakan kedua pria tersebut telah memberikan kesaksian sebelum keberangkatan mereka terhadap Encep Nurjaman (Hambali), dalang serangan “yang berafiliasi dengan al-Qaeda” di Bali pada 2002 dan di Hotel J.W. Marriott Jakarta pada 2003.

Hambali diperkirakan akan diadili di pengadilan militer di Teluk Guantanamo atas dakwaan serupa. Sebagai bagian dari kesepakatan pengakuan bersalah mereka, bin Amin dan bin Lep tidak dapat kembali ke Amerika Serikat untuk alasan apa pun, sehingga mereka harus memberikan kesaksian sebelum meninggalkan tempat tersebut, kata Bouffard.

Mohammed Farik bin Amin terlihat dalam foto yang tidak bertanggal ini. [Foto dokumen tim pembela Mohammed Farak bin Amin]

Tertangkap di Thailand

DITANGKAP di Thailand pada tahun 2003, bin Amin dan bin Lep ditahan di sebuah lokasi rahasia CIA sebelum dipindahkan ke Kuba pada tahun 2006. Mereka mengaku bersalah pada bulan Januari atas tuduhan pembunuhan, konspirasi, dan tiga dakwaan lainnya yang terkait dengan pemboman Bali yang menewaskan lebih dari 200 orang.

Sebelumnya, sebuah sumber yang meminta anonimitas mengatakan kepada BenarNews bahwa keduanya kemungkinan akan dipulangkan sebelum pelantikan Presiden terpilih AS Donald Trump pada 20 Januari.

Keluarga: “Kami Mencintainya”

KERABAT bin Lep merasa gembira dengan kepulangan mereka ke Malaysia.

Menyatakan cintanya kepada adiknya, Najib Lep, 60, mengatakan bahwa ia telah membuat rencana untuk membantu Nazir berintegrasi kembali ke masyarakat.

“Kami mencintainya. Kami akan menjaga dia dan kesejahteraannya saat dia kembali kepada kami,” kata Najib kepada BenarNews.

“Saat ini, kami belum menerima informasi dari pihak berwenang Malaysia. Yang kami dapatkan sejauh ini hanyalah rincian dari media. Namun demikian, kami tidak bisa lebih bahagia dan bersyukur kepada Allah.”

Sebuah sumber yang meminta anonimitas untuk melindungi keselamatan keluarga bin Amin mengatakan mereka siap menyambutnya pulang.

“Mohammed Farik telah menyatakan keinginannya untuk merawat orang tuanya yang sakit. Saudara-saudaranya telah menyiapkan tempat untuknya tinggal dan akan memberikan bantuan lain yang diperlukan. Akan butuh waktu untuk beradaptasi karena dia telah jauh dari rumah selama lebih dari 20 tahun.

“Keluarga belum siap untuk berbicara dengan pers dan sedang menunggu izin untuk bertemu Mohammed Farik,” kata sumber itu kepada BenarNews.

Razarudin Husain, inspektur jenderal polisi Malaysia (kedua dari kiri), berbicara dalam konferensi pers di Pusat Pelatihan Kepolisian di Kuala Lumpur, 17 September 2024. [S. Mahfuz/BenarNews]

Kepala Kepolisian Nasional Malaysia Razarudin Husain mengatakan bahwa kedua pria tersebut akan dievaluasi dan direhabilitasi sebelum diintegrasikan kembali ke masyarakat, menambahkan bahwa “semua orang pantas mendapatkan kesempatan kedua.”

“Dua individu ini dalam kondisi baik dan sehat serta merasa diberkati bahwa mereka akhirnya bisa kembali ke rumah dan berkumpul kembali dengan keluarga mereka,” katanya.

Warga Malaysia tersebut telah dikaitkan dengan Hambali hingga kasus mereka dipisahkan dari kasusnya pada tahun 2023 menjelang kesepakatan pembelaan mereka.

Dalam foto yang telah ditinjau oleh pejabat militer AS ini, gedung Kantor Komisi Militer yang digunakan untuk sidang Dewan Tinjauan Berkala terlihat di Pangkalan Angkatan Laut AS di Teluk Guantanamo, Kuba, 19 April 2019. [Alex Brandon/AP]

Dokumen pengadilan menyatakan bahwa mulai akhir tahun 2001, “termasuk periode sebelum, selama, dan setelah pengeboman Bali pada tanggal 12 Oktober 2002,” bin Lep dan bin Amin membantu Hambali “mentransfer uang untuk operasi, dan memperoleh serta menyimpan barang-barang seperti dokumen identifikasi palsu, senjata, dan petunjuk tentang cara membuat bom.”

Dengan pemindahan ini, jumlah tahanan di Teluk Guantanamo berkurang menjadi 27 orang, kata Pentagon.

Kaitan Bom bali, malaysia
Admin 21 Desember 2024 21 Desember 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Tumpukan Sampah Di Batam Menggunung di Akhir Tahun
Artikel Selanjutnya Rencana Kenaikan Gaji Guru: Solusi atau Sekadar Janji?

APA YANG BARU?

Cetak Hatrick, Persib Bandung Jawara Indonesia Super League 2025/2026
Sports 6 jam lalu 105 disimak
Dishub Tanjungpinang Tata Ulang Trayek Angkot karena Pergeseran Pusat Aktivitas Warga
Artikel 14 jam lalu 189 disimak
Cadangan Air Waduk Batam Turun Tajam
Lingkungan 14 jam lalu 169 disimak
Dugaan Penipuan Jual Beli Titik SPPG MBG di Batam, Korban Rugi Rp400 Juta
Artikel 23 jam lalu 198 disimak
Perbaikan Jalan Yos Sudarso (Underpass Pelita), Sementara Jalan Difungsikan Satu Lajur
Artikel 2 hari lalu 345 disimak

POPULER PEKAN INI

Beasiswa Pendidikan Tinggi untuk Siswa Berprestasi dan Kurang Mampu di Batam
Pendidikan 6 hari lalu 624 disimak
Final Turnamen Voli Piala Wali Kota Batam Berakhir Ricuh
Sports 6 hari lalu 618 disimak
Empat Siswa MAN Karimun Lolos Seleksi Dayung Porprov 2026
Sports 5 hari lalu 583 disimak
Antisipasi El Nino Bulan Juni-Agustus, BP Batam Siapkan Operasi Hujan Buatan
Artikel 5 hari lalu 566 disimak
100 Siswa Ikut Lomba Bertutur di Tanjungpinang
Pendidikan 5 hari lalu 559 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?