Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Bareskrim Polri Jerat Bos Kasino di Batam Dengan Pasal TPPU
    5 jam lalu
    Warga Temukan Kerangka Manusia di Semak Bakau
    9 jam lalu
    21 Kendaraan Knalpot Brong Disita Dalam Patroli Dini Hari di Batam
    9 jam lalu
    Empat Hari Krisis Air di Batam, Warga Mulai Kesulitan
    9 jam lalu
    Kebocoran Pipa di Muka Kuning Berulang, Suplai Air Puluhan Wilayah Batam Dihentikan
    18 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
    6 jam lalu
    Garuda Spark Hub Resmi Meluncur
    3 hari lalu
    Pasokan Air Baku Sei Pulai dan Gesek Bertahan Lebih Baik Dibanding Waduk Batam
    4 hari lalu
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 1)
    6 hari lalu
    Jalan Kaki itu Membahagiakan
    7 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Gedung Beringin, Batam
    7 hari lalu
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    2 minggu lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    2 minggu lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    2 minggu lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
BenarNews.org

Warga Malaysia Yang Terlibat Dalam Bom Bali 2002 Dibebaskan dari Guantanamo

Editor Admin 2 tahun lalu 575 disimak
Najib Lep melihat foto yang dikirim oleh saudaranya Mohammed Nazir bin Lep, yang telah mengaku bersalah di hadapan pengadilan militer AS atas tuduhan teror yang terkait dengan pengeboman Bali 2002, di Muar, Johor, Malaysia, 30 September 2023. © f. Iman Muttaqin Yusof/BenarNewsDisediakan oleh GoWest. ID

DUA warga Malaysia yang mengaku bersalah atas peran mereka dalam pengeboman Bali tahun 2002 berada dalam tanggung jawab pemerintah Malaysia setelah Amerika Serikat mengumumkan pemulangan mereka dari penjara militer di Teluk Guantanamo, tempat mereka ditahan selama 18 tahun.

Daftar Isi
Pengacara: Bin Lep Orang yang BerubahTertangkap di ThailandKeluarga: “Kami Mencintainya”

KEDUANYA, Mohammed Farik bin Amin dan Mohammed Nazir bin Lep, telah diserahkan kepada pihak berwenang Malaysia, menurut pernyataan dari Kementerian Dalam Negeri di Kuala Lumpur.

“Kerajaan Perpaduan telah menerima dari Pemerintah Amerika Serikat dua warga negara Malaysia, Mohammed Farik bin Amin dan Mohammed Nazir bin Lep, yang telah ditahan sejak 2006 di Kamp Tahanan Teluk Guantanamo atas dasar hak asasi manusia dan dukungan terhadap keadilan universal,” kata kementerian itu dalam pernyataan pada Rabu.

Namun, tidak disebutkan apakah keduanya akan dikirim ke penjara Malaysia setelah dipulangkan dari pangkalan angkatan laut AS di Kuba.

Pada bulan Januari, seorang hakim militer AS di Teluk Guantanamo menjatuhkan hukuman lima tahun penjara tambahan kepada bin Amin dan bin Lep setelah mereka mengaku bersalah atas lima dakwaan terkait peran pendukung mereka dalam dua pemboman yang menewaskan 202 orang pada Oktober 2002 di Bali– serangan teror paling mematikan dalam sejarah Indonesia.

Pemulangan mereka minggu ini dilakukan secara diam-diam, dan informasi baru diberikan kepada pengacara mereka di saat-saat terakhir.

Najib Lep membagikan foto keluarga Mohammed Nazir bin Lep dengan keponakannya, di Muar, Johor, Malaysia, 30 September 2023. [Iman Muttaqin Yusof/BenarNews]

Pengacara: Bin Lep Orang yang Berubah

PENGACARA Brian Bouffard mengatakan kliennya, bin Lep, telah menjadi pribadi yang berubah dan siap untuk berkumpul kembali dengan keluarganya.

“Sudah lebih dari dua dekade sejak Nazir ditahan. Dia telah berkembang selama waktu itu, dan hari ini adalah seorang lelaki yang cinta damai yang akan menjalani sisa hidupnya dengan damai. Kami berterima kasih kepada semua orang, di Malaysia dan AS, yang memahami bahwa sudah waktunya membawa Nazir pulang,” kata Bouffard dalam pesan teks kepada BenarNews.

Dalam pernyataan terpisah, Departemen Pertahanan AS mengatakan kedua pria tersebut telah memberikan kesaksian sebelum keberangkatan mereka terhadap Encep Nurjaman (Hambali), dalang serangan “yang berafiliasi dengan al-Qaeda” di Bali pada 2002 dan di Hotel J.W. Marriott Jakarta pada 2003.

Hambali diperkirakan akan diadili di pengadilan militer di Teluk Guantanamo atas dakwaan serupa. Sebagai bagian dari kesepakatan pengakuan bersalah mereka, bin Amin dan bin Lep tidak dapat kembali ke Amerika Serikat untuk alasan apa pun, sehingga mereka harus memberikan kesaksian sebelum meninggalkan tempat tersebut, kata Bouffard.

Mohammed Farik bin Amin terlihat dalam foto yang tidak bertanggal ini. [Foto dokumen tim pembela Mohammed Farak bin Amin]

Tertangkap di Thailand

DITANGKAP di Thailand pada tahun 2003, bin Amin dan bin Lep ditahan di sebuah lokasi rahasia CIA sebelum dipindahkan ke Kuba pada tahun 2006. Mereka mengaku bersalah pada bulan Januari atas tuduhan pembunuhan, konspirasi, dan tiga dakwaan lainnya yang terkait dengan pemboman Bali yang menewaskan lebih dari 200 orang.

Sebelumnya, sebuah sumber yang meminta anonimitas mengatakan kepada BenarNews bahwa keduanya kemungkinan akan dipulangkan sebelum pelantikan Presiden terpilih AS Donald Trump pada 20 Januari.

Keluarga: “Kami Mencintainya”

KERABAT bin Lep merasa gembira dengan kepulangan mereka ke Malaysia.

Menyatakan cintanya kepada adiknya, Najib Lep, 60, mengatakan bahwa ia telah membuat rencana untuk membantu Nazir berintegrasi kembali ke masyarakat.

“Kami mencintainya. Kami akan menjaga dia dan kesejahteraannya saat dia kembali kepada kami,” kata Najib kepada BenarNews.

“Saat ini, kami belum menerima informasi dari pihak berwenang Malaysia. Yang kami dapatkan sejauh ini hanyalah rincian dari media. Namun demikian, kami tidak bisa lebih bahagia dan bersyukur kepada Allah.”

Sebuah sumber yang meminta anonimitas untuk melindungi keselamatan keluarga bin Amin mengatakan mereka siap menyambutnya pulang.

“Mohammed Farik telah menyatakan keinginannya untuk merawat orang tuanya yang sakit. Saudara-saudaranya telah menyiapkan tempat untuknya tinggal dan akan memberikan bantuan lain yang diperlukan. Akan butuh waktu untuk beradaptasi karena dia telah jauh dari rumah selama lebih dari 20 tahun.

“Keluarga belum siap untuk berbicara dengan pers dan sedang menunggu izin untuk bertemu Mohammed Farik,” kata sumber itu kepada BenarNews.

Razarudin Husain, inspektur jenderal polisi Malaysia (kedua dari kiri), berbicara dalam konferensi pers di Pusat Pelatihan Kepolisian di Kuala Lumpur, 17 September 2024. [S. Mahfuz/BenarNews]

Kepala Kepolisian Nasional Malaysia Razarudin Husain mengatakan bahwa kedua pria tersebut akan dievaluasi dan direhabilitasi sebelum diintegrasikan kembali ke masyarakat, menambahkan bahwa “semua orang pantas mendapatkan kesempatan kedua.”

“Dua individu ini dalam kondisi baik dan sehat serta merasa diberkati bahwa mereka akhirnya bisa kembali ke rumah dan berkumpul kembali dengan keluarga mereka,” katanya.

Warga Malaysia tersebut telah dikaitkan dengan Hambali hingga kasus mereka dipisahkan dari kasusnya pada tahun 2023 menjelang kesepakatan pembelaan mereka.

Dalam foto yang telah ditinjau oleh pejabat militer AS ini, gedung Kantor Komisi Militer yang digunakan untuk sidang Dewan Tinjauan Berkala terlihat di Pangkalan Angkatan Laut AS di Teluk Guantanamo, Kuba, 19 April 2019. [Alex Brandon/AP]

Dokumen pengadilan menyatakan bahwa mulai akhir tahun 2001, “termasuk periode sebelum, selama, dan setelah pengeboman Bali pada tanggal 12 Oktober 2002,” bin Lep dan bin Amin membantu Hambali “mentransfer uang untuk operasi, dan memperoleh serta menyimpan barang-barang seperti dokumen identifikasi palsu, senjata, dan petunjuk tentang cara membuat bom.”

Dengan pemindahan ini, jumlah tahanan di Teluk Guantanamo berkurang menjadi 27 orang, kata Pentagon.

Kaitan Bom bali, malaysia
Admin 21 Desember 2024 21 Desember 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Tumpukan Sampah Di Batam Menggunung di Akhir Tahun
Artikel Selanjutnya Rencana Kenaikan Gaji Guru: Solusi atau Sekadar Janji?

APA YANG BARU?

Bareskrim Polri Jerat Bos Kasino di Batam Dengan Pasal TPPU
Artikel 5 jam lalu 69 disimak
Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
Histori 6 jam lalu 88 disimak
Warga Temukan Kerangka Manusia di Semak Bakau
Artikel 9 jam lalu 90 disimak
21 Kendaraan Knalpot Brong Disita Dalam Patroli Dini Hari di Batam
Artikel 9 jam lalu 89 disimak
Empat Hari Krisis Air di Batam, Warga Mulai Kesulitan
Artikel 9 jam lalu 106 disimak

POPULER PEKAN INI

Rabu (26/08) Malam, Air Batam Hilir Matikan Sementara Di Berbagai Wilayah di Batam
Artikel 4 hari lalu 339 disimak
Pasokan Air Baku Sei Pulai dan Gesek Bertahan Lebih Baik Dibanding Waduk Batam
Lingkungan 4 hari lalu 337 disimak
Singapura Siapkan Reklamasi Tiga Pulau di Hadapan Batam
Artikel 4 hari lalu 309 disimak
Aplikasi IKD Permudah Masyarakat Mengurus Administrasi Kependudukan
Artikel 4 hari lalu 307 disimak
Dugaan Selundupkan 800 Kg Ketamine, Kapal Kargo Berbendera Komoro Disergap di Perairan Anambas
Artikel 5 hari lalu 305 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?