Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • đź”´ Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    KSOP Batam Evakuasi Sembilan Awak Kapal MV Golden Star 1 yang Tenggelam di Selat Malaka–Singapura
    9 jam lalu
    Kapal Kargo MV Golden Star 1 Tenggelam di Selat Singapura
    9 jam lalu
    Berawal dari Keinginan Melapor, Terduga Penusuk di Batam Justru Dibekuk Polisi
    9 jam lalu
    ASDP Bangun Dermaga Kedua di Tanjunguban, Target Operasional 2027
    23 jam lalu
    Pedagang UMKM Tepi Laut Setuju Relokasi ke Anjung Cahaya dan Melayu Square
    23 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Bagaimana Kota Pesisir Pengaruhi Kesehatan Terumbu Karang: Kisah dari Batam dan Natuna
    46 menit lalu
    Anakronisme Gambar Raja Ali Haji
    8 jam lalu
    Bungkam Timor Leste 0-3, Garuda Muda Buka Peluang ke Semifinal
    2 hari lalu
    Juknis SPMB Kepri 2026/2027 Terbit, Batam Siapkan 18.228 Kursi di SMA/K Negeri
    3 hari lalu
    Pendidikan Keselamatan Berlalu Lintas untuk Siswa SD/ SMP Negeri di Batam
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Infografis: Penanganan Insiden Tenggelamnya MV Golden Star 1 di Selat Singapura
    9 jam lalu
    Data Inflasi di Propinsi Kepri Semester I 2026
    23 jam lalu
    Data, Kuota dan Distribusi BBM Bersubsidi di Batam
    1 hari lalu
    Raja Haji Ali (Tengku Selat)
    3 hari lalu
    Tren Pendaftar SPMB SMA/SMK Kepri 3 Tahun Terakhir
    3 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    5 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    11 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • đź”´ Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Lendot Kuliner Khas dan Favorit dari Kabupaten Karimun

Editor Redaksi 7 bulan lalu 342 disimak
Lendot. Kuliner khas masyarakat Melayu banyak ditemukan di Kabupaten Karimun. F/ Disediakan Gowest.id

KABUPATEN Karimun Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) banyak menyimpan aneka ragam makanan khas, salah satunya makanan unik bernama Lendot. 

Lendot, selain memiliki nama yang unik, kuliner yang satu ini adalah sejenis panganan berkuah yang bertekstur kental seperti lem (perekat).

Rasanya gurih dan sedikit pedas (tergantung selera), berisi campuran sayuran kangkung, udang, siput, sotong atau hewan laut lainya.

Kuah kental Lendot terbuat dari sagu yang diolah sedemikian rupa dengan bumbu dan rempah sederhana seperti terasi, cabe merah, bawang merah, bawang putih, merica dan penyedap, dicampur dengan sayuran dan hewan laut.

Lendot sangat cocok dimakan ketika panas, karena jika sudah dingin lendot ini akan mencair.

Tak perlu waktu yang lama untuk membuat Lendot. Jika kita memesan makanan ini disatu kedai (warung), dalam hitungan kurang dari 15 menit makanan akan dapat tersaji.

Lendot paling enak dimakan saat masih dalam keadaan panas, apalagi saat cuaca sejuk. Jika dibiarkan mendingin, Lendot kurang enak untuk dinikmati, menginngat kuah sagu yang mengental akan mencair saat sudah dingin.

Selain kelezatannya, lendot juga memiliki beberapa manfaat, seperti sumber karbohidrat: Tepung sagu merupakan sumber karbohidrat yang baik untuk energi.

Lendot juga dikenal bebas gluten, cocok bagi mereka yang memiliki alergi gluten. Kaya serat dapat membantu pencernaan dan melancarkan buang air besar.

Lendot juga kaya protein karena bahan-bahan utamanya seafood yang digunakan sebagai topping.

Lendot memiliki sejarah panjang dalam budaya Melayu. Konon, hidangan ini sudah ada sejak zaman dahulu dan sering disajikan pada acara-acara penting seperti pernikahan dan perayaan hari raya.

Di Kabupaten Karimun, kuliner khas yang satu sudah menjadi icon tersendiri. Disetiap sudut tempat, terutama di Tanjung Balai (Karimun Besar), tidak akan sulit untuk menemukan penjual makan unik ini.

Saat tim Gowest Indonesia melakukan perjalanan ke Kota Tanjung Balai (Karimun Besar) baru-baru ini, berkesempatan mampir ke salhasatu kedia penjual Lendot yang berada dikawasan tidak jauh dari pusat keramaian Coastal Area.

Menurut sang penjual, Lendot cukup menjadi favorit yang dicari oleh pelangganya.

Dikedai yang biasa buka sore hari ini, kuliner unik ini paling cepat habisnya dibandingkan makanan lainya.

“Kami buka sore hari. Tapi biasanya Lendot ini banyak yang beli dan cepat habisnya. Kalau dah lewat maghrib ini ya tinggal sedikit. Banyak yang suka dengan Lendot nih” ungkapnya kepada Gowest Indonesia.

Ia juga menceritakan, bahwa makanan Lendot ini disukai oleh banyak kalangan. Mulai dari pejabat pemerintahan, para pengusaha sampai warga biasa.

“Banyak yang suka. Bos-bos itu. Pejabat-pejabat dari provinsi dan kabupaten, banyak yang suka” pungkasnya.

(zah)

Kaitan Kabupaten Karimun, kuliner, Lendot, Makanan Tradisional, top
Redaksi 11 November 2025 11 November 2025
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Karimun Siap Jadi Tuan Rumah POPDA Kepri X tahun 2026
Artikel Selanjutnya Tidak Ada Korban, Kapal Ferry Jurusan Singapura Tabrakan dengan Kapal Tanker

APA YANG BARU?

Bagaimana Kota Pesisir Pengaruhi Kesehatan Terumbu Karang: Kisah dari Batam dan Natuna
Catatan Netizen 46 menit lalu 74 disimak
Anakronisme Gambar Raja Ali Haji
Catatan Netizen 8 jam lalu 130 disimak
Infografis: Penanganan Insiden Tenggelamnya MV Golden Star 1 di Selat Singapura
Peristiwa 9 jam lalu 179 disimak
KSOP Batam Evakuasi Sembilan Awak Kapal MV Golden Star 1 yang Tenggelam di Selat Malaka–Singapura
Artikel 9 jam lalu 184 disimak
Kapal Kargo MV Golden Star 1 Tenggelam di Selat Singapura
Artikel 9 jam lalu 169 disimak

POPULER PEKAN INI

8Th Anniversary CAF Batam, Ceria Dalam Pesona Nusantara
Artikel 3 hari lalu 851 disimak
Damkar Evakuasi Monyet di Lingkungan Warga Sebong Pereh
Lingkungan 6 hari lalu 794 disimak
Analisis Data Cuaca Kota Batam (Periode Mei 2026)
Statistik 6 hari lalu 777 disimak
Data Akomodasi Batam: Hub Utama Pariwisata, Penggerak Okupansi di Kepri
Statistik 6 hari lalu 758 disimak
Sultan Muhammad II Muazzam Shah (Sultan Riau Lingga Kedua 1832 – 1835)
Tokoh 7 hari lalu 746 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?