GUNA mencukupi peminat SMK ditahun 2026, Dinas Pendidikan (Disdik) Kepulauan Riau (Kepri) siapkan dua Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) baru di Kota Batam.
Meski ditengah efisiensi saat ini, Kadisdik Kepri, Andi Agung memastikan, pembangunan sekolah baru dan penambahan fasilitas sekolah tetap dilakukan.
Hal itu dilakukannya untuk menunjang pendidikan dan tingginya peminat yang ingin masuk ke SMK saat ini.
“Sekarang minat anak-anak masuk ke SMK itu sangat tinggi makanya kami harus menambah SMK baru, khususnya di Batam,” kata Andi Agung, Jumat (18/01/2026).
Menurutnya, dengan banyaknya sekolah kejuruan yang ada di Kepri, anak-anak lulusan SMK mampu bersaing dalam dunia kerja kedepannya.
“Pertama kita buat di Tanjung Uncang, dan kedua di Bengkong. Kenapa di Bengkong, sekolah disana tidak mencukupi dan harus kami tambah 1 sekolah,” jelasnya.
Dari data yang dimilikinya, peminat SMK saat ini cukup banyak, jika dibandingkan pada tahun 2022, yakni sebanyak 45 persen pada tahun ini.
“Kalau 2022, minat anak masuk SMA itu 65 persen, sisanya SMK. Sekarang berunah, 53 persen minat ke SMA dan 47 persennya ke SMK. Makanya harus kami tambah sekolah baru,” tuturnya.
Ditambahnya dua sekolah baru ini, diharapkan dapat mencukupi sekolah di dua wilayah di Batam, dan anak-anak yang berada di Tanjung Uncang serta Bengkong tidak perlu bersekolah jauh dari rumah.
“Mudah-mudahan sekolah ini bisa dibangun tahun ini. Untuk anggarannya kemungkinan dari APBD dan APBN,” pungkasnya. (*)


