ANGKA kecelakaan lalu lintas di Kota Batam mengalami peningkatan sepanjang tahun 2025. Namun begitu, jmlah korban meninggal dunia dilaporkan menurun tajam. Data dari Polresta Barelang menunjukkan bahwa kasus kecelakaan naik sebesar 12 persen dibanding tahun sebelumnya, namun tingkat fatalitas menurun lebih dari separuh.
Kapolresta Barelang Kombes Pol. Anggoro Wicaksono mengungkapkan bahwa sepanjang 2025, tercatat 1.043 kasus kecelakaan lalu lintas. Angka ini meningkat dari 917 kasus yang terjadi pada 2024.
Namun, penurunan signifikan terjadi pada jumlah korban tewas. Dari 78 orang yang meninggal dunia pada 2024, jumlahnya turun menjadi 33 orang pada 2025, atau setara dengan penurunan 58 persen. Korban luka berat juga menurun dari 181 menjadi 151 orang. Sebaliknya, korban luka ringan meningkat dari 979 menjadi 1.157 orang.
“Meski jumlah kecelakaan bertambah, kami bersyukur tingkat fatalitas turun drastis. Ini menjadi perhatian kami untuk terus melakukan upaya pencegahan,” kata Anggoro.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan Pemerintah Kota Batam dan para pemangku kepentingan lain akan diperkuat untuk menekan angka kecelakaan di masa mendatang.
Sementara itu, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang hadir dalam rilis akhir tahun Polresta Barelang, menekankan pentingnya edukasi lalu lintas sejak dini. Ia menyambut baik langkah Polresta Barelang yang telah memasukkan kurikulum pendidikan lalu lintas ke dalam pelajaran sekolah.
Kasatlantas Polresta Barelang Kompol Afiditya Arief Wibowo menyebut bahwa korban kecelakaan paling banyak berasal dari kalangan usia produktif, khususnya pekerja swasta dan pelajar. Ia juga memaparkan bahwa kerugian materi akibat kecelakaan lalu lintas tahun ini mencapai Rp3,1 miliar—naik 52 persen dibanding tahun lalu.
Afiditya menyebut beberapa faktor penyebab utama kecelakaan di Batam, antara lain: lebar jalan yang menyerupai jalan tol (highway), minimnya penerangan, kurangnya rambu lalu lintas, dan rendahnya kesadaran pengendara terhadap aturan lalu lintas.
Tabel Perbandingan Data Kecelakaan Lalu Lintas Batam 2024–2025
| Kategori | 2024 | 2025 | Perubahan (%) |
|---|---|---|---|
| Jumlah Kecelakaan | 917 | 1.043 | +12% |
| Korban Meninggal Dunia | 78 | 33 | -58% |
| Korban Luka Berat | 181 | 151 | -16% |
| Korban Luka Ringan | 979 | 1.157 | +18% |
| Kerugian Materiil (Rp) | 1,5 M | 3,1 M | +52% |
Catatan Tambahan:
- Korban terbanyak: Pekerja swasta dan pelajar.
- Kelompok usia dominan: Usia produktif.
- Faktor utama penyebab kecelakaan:
- Jalan lebar dengan lalu lintas cepat.
- Minim penerangan dan rambu.
- Rendahnya disiplin berlalu lintas (melawan arus, putar balik sembarangan).
(dha/ham)


