BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam menggelar kegiatan Teladan Pemimpin Berzakat di Panggung Engku Putri, Batam Center, Selasa (10/3/2026) pagi.
Kegiatan tersebut merupakan penyerahan bantuan paket sembako kepada para penerima manfaat dan bantuan uang tunai untuk penyandang disabilitas.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Berbagi Bahagia Peduli Disabilitas dan Satgas DLH yang dilaksanakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam selama Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan ini turut dihadiri Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Hadir juga Kepala Baznas Kota Batam, Habib Soleh, Sekretaris Daerah Kota Batam, unsur Forkopimda, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam.
Ketua Baznas Kota Batam, Habib Soleh, dalam laporanya menyampaikan, sebanyak 1.870 paket sembako disalurkan kepada para penerima manfaat, sementara 300 penyandang disabilitas menerima santunan uang tunai masing-masing sebesar Rp300.000.
Bantuan sembako itu diberikan kepada 1.401 petugas Satgas Dinas Lingkungan Hidup (DLH), 147 petugas Perkimtan, 171 petugas RSUD, 70 petugas Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, 65 petugas Masjid Agung Raja Hamidah, serta 16 petugas Masjid Baiturrahman.
Habib Soleh juga menyampaikan Baznas juga menerima titipan zakat perusahaan dari sejumlah pihak, diantaranya Rp500 juta dari Rumah Sakit Awal Bros, Rp350 juta dari PKN Group, Rp15 juta dari Persero.
Berikutnya Rp15,6 juta dari Bank Syariah Indonesia untuk program THR yatim dhuafa, serta Rp5 juta dari Bank Riau Kepri untuk program bantuan bagi penyapu jalan.
“Program ini merupakan bagian dari rangkaian Baznas Batam Berbagi 2026 sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Habib Soleh.
Sementara itu, dalam sambutanya, Walikota Batam, Amsakar Achmad memberikan perhatian khusus kepada para petugas kebersihan yang hadir sebagai penerima bantuan.
Ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga kebersihan Kota Batam.
“Petugas kebersihan adalah pahlawan kebersihan Batam. Di tengah berbagai persoalan sampah, rekan-rekan tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab. Pemerintah terus berupaya mencari solusi terbaik agar persoalan sampah dapat tertangani dengan baik,” ujar Amsakar.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga amanah dalam menjalankan tugas demi kepentingan masyarakat. Selain petugas kebersihan, bantuan juga diberikan kepada penyandang disabilitas.
Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi bentuk kepedulian bersama di bulan suci Ramadan.
Menurutnya, ibadah puasa tidak hanya mengajarkan kesalehan spiritual, tetapi juga kesalehan sosial melalui kepedulian terhadap sesama.
“Puasa mengajarkan kita untuk berbagi dan merasakan apa yang dirasakan saudara-saudara kita yang membutuhkan. Zakat adalah salah satu cara memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat,” katanya.
Usai kegiatan penyerahan bantuan, Wali Kota Batam bersama jajaran Forkopimda, Sekda, dan para kepala OPD menunaikan zakat melalui Baznas Kota Batam.
Dalam kesempatan itu, Walikota Batam, Amsakar dan para pejabat OPD juga menunaikan zakat melalui Baznas Kota Batam dengan mengusung tema “Zakat Menumbuhkan Keberkahan.”
(zah)


