Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Tiga Remaja Tewas Akibat Lakalantas Tunggal di Trans Barelang
    12 jam lalu
    Lonjakan Kebakaran Hutan di Tanjungpinang Saat Musim Kemarau
    1 hari lalu
    Antara Penurunan Angka, Perubahan Instrumen, dan Tantangan Adaptasi Kebijakan Literasi
    1 hari lalu
    Pemko Batam Prioritaskan Pelebaran Jalan Jembatan dan Pembangunan SMK di Bengkong
    1 hari lalu
    Perdagangan Luar Negeri Batam Awal 2026: Ekspor Menurun, Impor Naik
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Cerita Lokal Batam untuk Anak-Minim di Perpustakaan Kota Batam
    3 hari lalu
    Bosnia Herzegovina Gagalkan Italia ke Piala Dunia 2026
    4 hari lalu
    Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
    1 minggu lalu
    Atasi Volume Sampah di Batam, Pembangunan TPA Blok Baru di Kabil
    1 minggu lalu
    Tahun 2026 Kemenag Batam Buka PMB Satu Pintu Jalur Prestasi Pada MTs Negeri
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    4 minggu lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    1 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Benarkah Indonesia Kebal Virus Corona?

Editor Admin 6 tahun lalu 1.4k disimak

KETUA Tim Riset CoV-Formulasi Vaksin Profesor Nidom Foundation (PNF), Chaerul Anwar Nidom, menerangkan selain nihil di virus corona COVID-19, Indonesia juga punya pengalaman nihil dalam serangam virus Zika dan MERS sehingga menurutnya hal itu bukanlah masalah. Yang terpenting baginya adalah transparansi mengenai penanganannya.

Selain itu, Indonesia memiliki jumlah kasus yang relatif rendah untuk pandemi flu babi atau H1N1, SARS, dan sebagainya. Namun, Indonesia pernah ada wabah yang mengkhawatirkan, yaitu saat flu burung, dengan jumlah kematian tertinggi, sebelum disusul Mesir.

“Bahkan lebih tinggi daripada Vietnam dan Thailand dan angka kematian pernah 100 persen,” katanya seperti dikutip dari laman TEMPO.

Per Jumat, 28 Februari 2020, COVID-19 sudah menewaskan 2.858 orang mayoritas Cina daratan dan dikonfirmasi 83.079 kasus terinfeksi di sekitar 53 negara di dunia. Namun, Indonesia menjadi salah satu negara yang tidak terkonfirmasi virus corona yang berawal dari Wuhan, Provinsi Hubei, Cina, itu.

Nidom, yang juga Guru Besar Biokimia dan Biologi Molekuler, memiliki hipotesis dalam menanggapi kebalnya masyarakat Indonesia dan mengkhawatirkan beberapa virus. Pertama, karena faktor genetik yang berkaitan dengan reseptor.

“Jadi, tempat penempelan virus atau kuman yang tidak sesuai dengan virus Zika, MERS atau COVID-19 tapi dengan virus flu atau Flu Burung sesuai,” katanya menjelaskan.

Dan hipotesis kedua adalah dari segi nutrigenomik, yaitu makanan dan minuman yang dikonsumsi masyarakat Indonesia bisa mengurangi akibat infeksi virus.

“Jadi, seperti empon-empon atau curcumin yang menjadi konsumsi masyarakat, sehingga secara tidak langsung mencegah akibat infeksi virus corona,” tutur Nidom.

Di media sosial juga banyak yang mengatakan sebab Indonesia tidak terserang COVID-19 adalah karena faktor genetik, sebab Indonesia memiliki gen Afrika, yang juga dikabarkan belum terpapar virus itu.

Namun, Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (PP IAKMI) yang sekaligus epidemiolog dari Universitas Indonesia, Syahrizal Syarif, belum bisa memastikannya sebab belum ada penelitian dan data yang akurat tentang fenomena ini.

“Sampai sekarang, belum ada yang bisa membuktikan mengapa belum ada kasus COVID-19 di Indonesia. Kalaupun itu genetik karena ada keturunan Afrika, semuanya tetap harus dibuktikan dari penelitian,” katanya.

Syahrizal pun tetap mengimbau masyarakat untuk tidak lengah lantaran faktor gen yang dianggap kuat menjaga tubuh dari COVID-19. Sebaliknya, dalam melawan virus corona, ia meminta agar masyarakat senantiasa melakukan gaya hidup sehat.

“Saya tidak bisa bilang itu hoaks. Tapi, yang terpenting kita jangan jadi merasa kuat dan tidak melakukan antisipasi,” ungkapnya. “Entah genetik apapun kalau kita hidup sehat, imunitas tubuh tinggi dan virus bisa diatasi.”

IDI : Indonesia Negatif Virus Corona Bukan Berarti Terbebas

HINGGA kini virus corona belum ditemukan di Indonesia. Meski demikian, Ketua Terpilih Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Moh Adib Khumaidi, meminta pemerintah tetap mewaspadai secara serius penyebaran virus corona.

Menurutnya, tidak berarti Indonesia saat ini terbebas dari virus yang diberi nama COVID-19 itu.

“Memang saat ini yang di Indonesia dari hasil pemeriksaan masih negatif, tapi bukan berarti bahwa Indonesia bebas dari coronavirus,” kata Adib usai mengisi diskusi dengan tema ‘Belajar dari Corona, Si Penyakit Mematikan’ di Hotel Santika, Jakarta Pusat, Sabtu (29/2) seperti dikutip dari laman KUMPARAN.

Adib menganggap dengan banyaknya jumlah pintu masuk warga asing, Indonesia memiliki risiko yang cukup besar terpapar virus corona. Untuk itu, Adib mengimbau pemerintah untuk memberi perhatian khusus di pelabuhan, bandara, hingga perbatasan negara.

“Bisa. Saya kira risiko (masuknya virus corona) itu bisa. Karena Indonesia itu cukup berisiko untuk masuknya virus tadi,” kata Adib.

“Ada beberapa jalur masuk melalui bandara, laut, perbatasan darat pun juga ada. Sehingga juga kemudian thermal scanner juga harus ada. Terus petugas yang berjaga kita kasih pelatihan,” imbuh Abdi.

Abdi juga mengimbau masyarakat ikut waspada dengan menjaga kesehatan dan kebersihan diri. Caranya dengan rajin mencuci tangan, menggunakan masker, dan makan makanan bergizi.

“Tapi yang penting adalah menjaga kesehatan, menjaga kebersihan, membiasakan cuci tangan, makan makanan yang bergizi, pakai hand sanitizer, habis aktivitas pakai hand sanitizer, sampai rumah cuci tangan, cuci kaki, termasuk etika batuk,” pungkas Adib.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan hingga kini Indonesia masih zero kasus virus corona. Ia mengatakan, pemerintah tidak pernah menyembunyikan kasus virus corona.

“Coba kalau ada di mana itu virus corona. Itu kan cuma orang mau bikin isu, yang tidak (ada virus corona di Indonesia) sampai hari ini ya. Saya tidak tahu kalau sampai besok tapi sampai hari ini tidak,” usai menjadi pembicara dalam Dialog Kebangsaan dan Launching Buku di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Sabtu (29/2).

Hingga kini, virus corona yang berasal dari Kota Wuhan, Hubei, China telah menyebar ke seluruh benua. Tercatat ada 44 negara terinfeksi virus corona. Kasus terparah terjadi di Korea Selatan, Iran, dan Italia.

Bahkan, Iran tercatat sebagai negara dengan tingkat kematian tertinggi di dunia, setelah China, dengan angka mencapai 34 orang. Imbas virus corona juga menyebabkan pemerintah Arab Saudi menyetop sementara umrah.

Secara global, angka kematian akibat virus corona telah mencapai lebih dari 2.900 jiwa dan menginfeksi lebih dari 85 ribu orang.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, sekarang ada lebih banyak kasus terjadi di luar negeri daripada di China. WHO juga meningkat status risiko virus corona ke level tertinggi, setelah virus tersebut menyebar ke negara sub-sahara Afrika yakni Nigeria.

 

Sumber : TEMPO / KUMPARAN

 

Kaitan china, dunia, indonesia, top, Virus Corona, Wuhan
Admin 29 Februari 2020 29 Februari 2020
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Ciptakan Peluang Usaha Melalui Produk Kreatif
Artikel Selanjutnya Muhyiddin Yasin Ditunjuk Raja Jadi PM Malaysia

APA YANG BARU?

Tiga Remaja Tewas Akibat Lakalantas Tunggal di Trans Barelang
Artikel 12 jam lalu 56 disimak
Lonjakan Kebakaran Hutan di Tanjungpinang Saat Musim Kemarau
Artikel 1 hari lalu 121 disimak
Antara Penurunan Angka, Perubahan Instrumen, dan Tantangan Adaptasi Kebijakan Literasi
In Depth 1 hari lalu 114 disimak
Pemko Batam Prioritaskan Pelebaran Jalan Jembatan dan Pembangunan SMK di Bengkong
Artikel 1 hari lalu 117 disimak
Perdagangan Luar Negeri Batam Awal 2026: Ekspor Menurun, Impor Naik
Artikel 1 hari lalu 117 disimak

POPULER PEKAN INI

Mulai Hari Jum’at (3/04/2026) Jalan Gajah Mada (Area Hotel Vista) Ditutup Sementara
Artikel 4 hari lalu 381 disimak
Cerita Lokal Batam untuk Anak-Minim di Perpustakaan Kota Batam
Budaya 3 hari lalu 237 disimak
Hadiri Halal Bihalal di Bengkong, Wako Batam Janjikan Pelebaran Jembatan
Artikel 4 hari lalu 216 disimak
Pemeriksaan Dugaan Pungli , Kepala Imigrasi Batam Dicopot
Artikel 3 hari lalu 215 disimak
Polresta Barelang Ungkap Pencurian Dengan Pemberatan Sarana Fasum di Batam
Artikel 3 hari lalu 213 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?