Hubungi kami di

Uang

BP Batam Sosialisasi Investasi di Indonesian Investment Day

Terbit

|

Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo dalam Indonesian Investment Day 2018 di Singapura : © BP Batam

INDONESIAN Investment Day 2018 digelar di Orchid Main Ballroom Marina Bay Sands, Singapura.

Acara tersebut menjadi ajang promosi investasi bagi ratusan pelaku usaha luar negeri. Kesempatan itupun dimanfaaatkan BP Batam.

Dalam forum tersebut, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengajak para investor untuk menanamkan modal di Batam. Lukita juga memaparkan mengenai potensi yang dimiliki Batam sebagai tempat yang tepat bagi mereka untuk berinvestasi.

“Batam merupakan satu-satunya kawasan Free Trade Zone di Indonesia yang memilik berbagai fasilitas unggulan bagi para calon investor. Seperti pengecualian pajak ekspor impor, pajak pertambahan nilai, dan fasilitas GSP,” kata Lukita dalam siaran persnya, Sabtu (1/9).

BACA JUGA :  Pelaksanaan Proyek Infrastruktur Jalan di Batam Terus Digesa Hingga Akhir 2024

Acara dihadiri lebih dari 200 orang perwakilan para pelaku usaha asal Singapura. Mulai yang bergerak dibidang investasi, perdagangan, manufaktur dan pariwista. Mereka pun ingin mendapatkan informasi mengenai potensi yang dimiliki Batam.

Di kesempatan sama, Dubes Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya menyampaikan bahwa perkembangan ekonomi Indonesia terus meningkat seiring dengan pengembangan ekonomi daerah. Pengembangan infrastruktur merupakan dasar bagi Indonesia dalam memperkuat pondasi untuk menarik para calon investor.

Pembangunan Tol Trans Sumatera, Trans Jawa, Trans Papua dan Trans Sulawesi, merupakan bagian dari rencana pemerintah menigkatkan daya saing dan konektivitas wilayah seiring dengan perkembangan Indonesia yang semakin membaik.

“Pengembangan infrastruktur menjadi prioritas pemerintah Indonesia dalam meningkatkan daya saing sebagai tempat tujuan investasi terbaik di Asia,” kata Swajaya.

BACA JUGA :  Karyawan Kantor Perwakilan BP Batam Jakarta Lakukan Tes Swab

Kepala Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menambahkan, perkembangan ekonomi Indonesia akan terus berkembang. 10 Tahun ke depan, Indonesia akan menjadi salah satu tempat tujuan investasi 10 besar di Asia.

Saat ini, Indonesia merupakan negara nomor lima terbesar di dunia yang mendorong pertumbuhan ekonomi dunia. Kontribusinya sekitar 2,5 persen. Pada 2011 lalu, Produk Domestik Bruto Indonesia mencapai lebih dari US$ 1 triliun.

“Kami bersanding dengan negara-negara Eropa, India, Amerika dan Tiongkok dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dunia,” jelas Thomas melalui sambungan live video dari Australia.

 

(*/GoWestID)

 

 

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook