Terhubung Dengan Kami

Histori

Corona dan Pandemi-Pandemi Yang Pernah Terjadi Di Dunia

Mike Wibisono

Dipublikasi

pada

Ilustrasi Pandemi : © bioworld

PANDEMI virus corona masih terus terjadi di berbagai belahan dunia sekarang ini. Secara umum, wabah ini memiliki dampak yang cukup besar terhadap aktivitas dari berbagai aspek di seluruh negara. 

Jika menilik ke belakang, peristiwa pandemi bukan kali pertama terjadi. Pada tahun 430 Sebelum Masehi, misalnya. Selama perang Pelopponesia, juga telah terjadi pandemi yang berpengaruh terhadap umat manusia saat itu. 

Seperti dilansir dari Business Insider, selain corona, berikut adalah beberapa pandemi yang memiliki dampak cukup besar dalam sejarah:

1. Wabah Justinian 

PADA pemerintahan Justinianus I, kaisar kerajaan Bizantium abad ke-6, terjadi sebuah wabah pes yang dikenal sebagai wabah Justinian.

Ilustrasi wabah Justinian, © listverse.com

Pandemi ini diperkirakan telah menewaskan antara 30 hingga 50 juta orang. 

Wabah ini benar-benar terjadi, tetapi para peneliti masih mempelajari bukti terkait tingkat keparahannya sekitar 1.500 tahun yang lalu.

Akibat penyakit tersebut, sebagian besar perdagangan terhenti dan kekaisaran melemah. Kondisi ini memungkinkan peradaban lain untuk merebut tanah Bizantium. 

Ketika Justinianus berusaha menyatukan kembali bagian timur dan barat dari kekaisaran Romawi tersebut, terjadilah wabah. Dia pun dipersalahkan dan menjadi akhir dari era. 

2. Black death 

ANTARA tahun 1347 dan 1351, wabah pes menyebar ke seluruh Eropa. Penyakit ini menewaskan sekitar 25 juta orang. 

Ilustrasi wabah pes “Black Death”, © wikipedia

Pandemi ini kemudian dikenal sebagai Black Death. Wabah tersebut menjadi awal menurunnya perbudakan karena begitu banyak orang meninggal. 

3. Cacar 

ORANG-ORANG Eropa mengenalkan sejumlah penyakit baru ketika pertama kali tiba di benua Amerika pada tahun 1492. Salah satunya adalah cacar, sebuah penyakit menular yang menewaskan sekitar 30 persen dari mereka yang terinfeksi.

Ilustrasi penyakit cacar

Selama periode tersebut, cacar merenggut nyawa sekitar 20 juta orang atau hampir 90 persen dari populasi di Amerika saat itu. 

Namun, pandemi ini justru membantu para orang Eropa untuk menjajah dan mengembangkan daerah-daerah baru yang dikosongkan.

4. Kolera 

PANDEMI kolera pertama terjadi di Jessore, India dan menyebar ke sebagian besar wilayah hingga daerah tetangga. 

Ilustrasi wabah kolera yang terjadi pada tahun 1849, © indianapublicmedia.org

WHO menyebut kolera sebagai “pandemi yang terlupakan” dan mengatakan bahwa wabah ketujuh yang dimulai pada tahun 1961, berlanjut hingga hari ini. 

Kolera dilaporkan menginfeksi 1,3 juta hingga 4 juta orang setiap tahun, dengan kematian tahunan berkisar antara 21.000 hingga 143.000. 

Penyakit ini sendiri disebabkan oleh konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi oleh bakteri tertentu. Oleh karena itu, wabah kolera sangat membahayakan negara-negara dengan kesenjangan yang tinggi, kemiskinan, tingkat kesehatan rendah dan pembangunan sosial yang kurang. 

5. Flu Spanyol (H1N1)

FLU Spanyol, yang juga dikenal sebagai pandemi influenza 1918, adalah wabah virus H1N1 yang menginfeksi sekitar 500 juta orang. 

Wabah flu Spanyol yang terjadi pada tahun 1918, Photo credit: Corbis/National Geographic

Saat wabah terjadi, Perang Dunia I akan berakhir dan otoritas kesehatan publik tidak memiliki atau hanya memiliki sedikit protokol resmi penanganan pandemi virus.

Pada tahun-tahun selanjutnya, penelitian pun dilakukan untuk memahami bagaimana pandemi terjadi berikut pencegahan yang dapat dilakukan.

6. SARS

SARS atau Severe Acute Respiratory Syndrome adalah penyakit yang disebabkan oleh satu dari tujuh jenis virus corona yang dapat menginfeksi manusia. 

Ilustrasi virus SARS

Pada tahun 2003, wabah ini bermula di Provinsi Guangdong, China, dan menjadi pandemi global saat menyebar ke 26 negara, menginfeksi 8.000 orang, serta menewaskan 774 di antaranya.

Wabah SARS memberikan pelajaran untuk meningkatkan kesadaran pencegahan penularan penyakit, terutama bagi Hong Kong, dimana permukaan fasilitas publik kemudian secara teratur dibersihkan.

7. Flu Babi

BENTUK baru dari virus influenza juga sempat muncul di tahun 2009. Wabah ini menginfeksi sekitar 60,8 juta orang di AS, dengan kematian global antara 151.700 hingga 575.400.

Ilustrasi, © halodoc

Penyakit ini disebut sebagai flu babi karena diduga berpindah dari babi ke manusia dalam penularannya. 

Flu babi berbeda dengan flu biasanya dimana 80 persen kematian terkait virus terjadi pada orang yang berusia kurang dari 65 tahun. 

Pandemi ini pun menunjukkan betapa cepat virus menyebar dan menunjukkan adanya persiapan lebih untuk merespons hal serupa secara lebih cepat di masa yang akan datang. 

8. Ebola

VIRUS Ebola dinamai sesuai dengan sebuah sungai yang dekat dengan lokasi awal wabah. Pandemi ini dimulai dari sebuah desa kecil di Guinea pada tahun 2014 dan menyebar ke beberapa negara tetangga di Afrika Barat.

Ilustrasi zaire ebola virus

Virus ini telah menewaskan 11.325 orang dari 28.600 orang yang terinfeksi, dengan sebagian besar kasus di Guinea, Liberia, dan Sierra Leone. 

Penanganan kasus virus Ebola diperkirakan menelan biaya total sebesar 4,3 miliar dollar AS dengan investasi masuk menurun secara dramatis di tiga negara terdampak. 

Sumber : BUSINESS INSIDER / KOMPAS

Advertisement



Klik untuk memberi komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rupa Rupa

Gaptek? Gak Lah!5 hari lalu

Google Bakal Cegah Orang Nonton Youtube Berlebihan Dengan Cara Ini

MENONTON YouTube merupakan pilihan banyak orang saat karantina di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Namun, menonton terlalu lama tentu tak...

Histori2 minggu lalu

Kisah Sahang dan Gambir di Kepulauan Riau

MASA depan Kabupaten Lingga itu di sektor pertanian. Sejarah masa lampau negeri termasyur yang menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Riau Lingga...

Hidup Sehat2 minggu lalu

Sehat Jiwa di Masa Pandemi Covid-19. Tips Sehat dari Dokter Spesialis Kejiwaan RSBP Batam

PANDEMI Covid-19 (virus Corona) menjadi tantangan bagi tenaga kesehatan di dunia, termasuk di Indonesia, Provinsi Kepri dan Batam. Covid-19 tidak...

Gaptek? Gak Lah!2 minggu lalu

Menyalin Tulisan Tangan Dengan Google Lens

GOOGLE telah menambahkan fitur baru yang sangat berguna ke Google Lens. Kini, kalian bisa menyalin dan menempelkan (copy and paste)...

Histori2 minggu lalu

Menolak Lupa ; Tentang RA. Srimulat

RADEN Ayu Srimulat (7 Mei 1908-1968) adalah pemain sandiwara panggung, pemain film dan penyanyi di era akhir 50-an sampai akhir...

Gaptek? Gak Lah!3 minggu lalu

ADU HEMAT KUOTA | Zoom, WebEx Atau Google Meet?

KEBIJAKAN agar bekerja dari rumah membuat sebagian besar pekerja harus menggunakan aplikasi video telekonferensi tetap produktif. Sejumlah aplikasi seperti Zoom,...

Otto Keren!3 minggu lalu

Mini Wuling Seharga Rp. 90 Juta

WULING telah memperkenalkan mini-EV baru yang diberi nama Wuling Hongguang. Mobil listrik tiga pintu dan empat kursi ini hadir dalam...

Ide4 minggu lalu

10 Ide Fotografi di Rumah

SAAT kita diminta untuk berdiam diri #DiRumahSaja , pasti ada kejenuhan yang mendera. Sejak wabah COVID-19 melanda negeri kita awal...

Histori4 minggu lalu

Honda FC50, Nenek Moyang Beat

NETIZEN banyak yang kaget dengan tampilan nenek moyang motor matik Honda BeAT yang mulai bamyak diposting di facebook. Leluhur Honda...

Pop & Roll4 minggu lalu

Tawaran Gratis Dari Google Meet

MULAI bulan Mei ini, Google mulai menggratiskan layanan video conference mereka untuk semua pemilik akun Google, yaitu Google Meet. Siap caplok pengguna Zoom? Sebelumnya,...

Advertisement