Hubungi kami di

Tanah Air

Gandeng Pemda, Kemenparekraf Pastikan Aspek Kesehatan dan Keselamatan di Objek Wisata

nien bagaskara

Terbit

|

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.(Foto twitter.com/@Sandiuno)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kepala Barekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan perlunya pembenahan untuk mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Terlebih bagi lima destinasi super prioritas, Danau Toba, Likupang, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.

“Kita harus menyiapkan segala aspek untuk berbenah, tentunya yang harus kita dahulukan adalah aspek kesehatan, maka berbenah harus disiapkan secara detail, mulai dari kuliner, fashion, kriya atau kerajinan tangan, tari-tarian, dan lainnya,” papar Sandi dalam diskusi dengan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten dan Kotamdaya seluruh Indonesia secara virtual, Sabtu (26/12/2020).

Disampaikan Sandi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan untuk memastikan setiap aspek kesehatan dan keselamatan dalam setiap destinasi pariwisata bisa diterapkan strategis.

Instruksi tersebut dipaparkan Sandi lewat penerapan CHSE atau K4, yakni Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehata), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).

BACA JUGA :  UPDATE 26 Juli: Ada 55.647 Kasus Suspek Covid-19

Penerapan CHSE ini termasuk ke dalam strategi adaptasi. Salah satu dari tiga platform yang diusung Sandi dalam percepatan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Selain adaptasi, strategi lainnya adalah inovasi dan kolaborasi.

“CHSE ini adalah sebuah vaksin daya tahan dan daya bangkit bagi pariwisata dan ekonomi kreatif. Jadi sebelum vaksin ada, kita punya vaksin pariwisata untuk mendorong pelaku usaha, jadi tugas kita untuk menyosialisasikan sertifikasi CHSE ke depannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, target pada 2020 sebanyak 6.626 pelaku pariwisata tersertifikasi CHSE sudah tercapai. “Semoga di tahun depan terus bertambah,” tambahnya.

Dalam paparannya, Sandi juga mengingatkan kepada seluruh pemerintah daerah (pemda) untuk tidak hanya bergerak cepat, tetapi gas penuh (gaspol) untuk pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif jangka panjang.

(*)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook