Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Bintan Usulkan Perluasan Free Trade Zone ke Seluruh Wilayah
    15 jam lalu
    Untuk Kurangi Kemacetan, Jalan Tengku Sulung Segera Dilebarkan
    15 jam lalu
    BP Batam Perkuat Komunikasi dengan Pelaku Usaha Terkait PTSP dan OSS
    15 jam lalu
    Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan 100 Ribu Benih Lobster ke Luar Negeri
    15 jam lalu
    Belasan Ribu Hewan Kurban Telah Diperiksa Kesehatannya oleh DKPP Batam
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Bawa Inter Milan Raih Double Winner, Cristian Chivu Perpanjang Kontrak dan Naik Gaji
    6 jam lalu
    Tour de Bintan 2026: Kembali Digelar dengan Identitas Baru dan Kategori UCI 1.2 Point Race
    15 jam lalu
    Arsenal Juara Liga Inggris 2025/2026
    2 hari lalu
    Empat Siswa MAN Karimun Lolos Seleksi Dayung Porprov 2026
    3 hari lalu
    100 Siswa Ikut Lomba Bertutur di Tanjungpinang
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Kasu, Batam
    5 hari lalu
    Tabel Ringkasan Inflasi Kota Batam (April 2026)
    2 minggu lalu
    Data Kemiskinan di Batam Terbaru
    3 minggu lalu
    Data Kinerja Nilai Ekspor Batam Januari–Februari 2026 yang Turun
    3 minggu lalu
    Pulau Pecong, Batam
    4 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Ragam

Gol A Gong ; ‘Si Roy’ Yang Kini Jadi Duta Baca Indonesia

Editor Admin 5 tahun lalu 1.2k disimak

PEMILIK nama asli Heri Hendrayana Harris ini merupakan pria kelahiran Purwakarta 58 tahun silam. Memiliki kekurangan secara fisik tidak lantas menjadi hambatan bagi Gol A Gong, sapaan akrabnya, untuk berkarya.

Gol A Gong merupakan satu nama dari sekian banyak sosok difabel yang menginspirasi. Ia kehilangan tangan kirinya setelah jatuh dari pohon tinggi pada usia 11 tahun.

Namun hal tersebut tak lantas membuatnya patah arang dan sedih berlarut. Sejak kehilangan tangan kirinya, ayah Gol A Gong berpesan padanya untuk memperbanyak membaca.

Selain menambah pengetahuan, berkat kegemarannya dalam membaca kini membawanya menjadi salah satu novelis terpopuler di Indonesia. Bahkan karya-karya Gol A Gong kerap masuk dalam jajaran buku Best Seller Indonesia.

Pada 1998, Gol A Gong mendirikan sebuah komunitas kesenian bernama Rumah Dunia, yang terletak di Kota Serang, Banten. Konsep awal Rumah Dunia adalah taman bacaan, namun akhirnya berkembang menjadi tempat pelatihan kepenulisan dan pusat belajar literasi.

Gol A Gong, © Instagram

“Saya sebenarnya terinspirasi dari Ali Sadikin yang juga pernah membangun semacam gelanggang remaja di Senen dan Bulungan. Dari situ, saya membayangkan bagaimana kalau ada tempat yang bisa menjadi tempat belajar jurnalistik, sastra dan film, khususnya untuk anak-anak dan remaja. Selama mendirikan Rumah Dunia, saya begitu ingin mewujudkan obsesi saya itu. Itulah yang menjadi tantangan dari diri saya sendiri dan akhirnya bisa tercapai. Saya ingin menjadi prajurit Tuhan yang berjihad di jalan literasi. Sekarang saya juga diberikan amanah untuk menjadi Duta Baca Indonesia” kata Heri Gol A Gong.

Selama lebih dari tiga dekade berkecimpung di dunia literasi Gol A Gong sempat terpilih sebagai Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Indonesia.

Ia pun meraih beberapa penghargaan di antaranya: Nugra Jasadarma Pustaloka, Literacy Award, Anugerah Peduli Pendidikan, Tokoh Sastra Indonesia, Anugerah Kebudayaan Indonesia, dan Tokoh Penggerak Literasi.Bahkan pada 2020, karyanya yang berjudul Surat dari Bapak berhasil menyabet penghargaan “Literasi Anti Korupsi” dari KPK.

Paling baru, pada April 2021, Gol A Gong dinobatkan oleh Perpustakaan Nasional sebagai Duta Baca Indonesia, dengan masa bakti hingga 2025.

Torehan prestasi ini tidak dapat dipisahkan dari dedikasi, totalitas, dan semangat Gol A Gong di tengah keterbatasannya dalam bidang literasi. Kegemarannya dalam membaca diharapkan dapat menjadi motivasi bagi lebih banyak orang di Indonesia dalam mengenal literasi.

“Dengan adanya Rumah Dunia, saya ingin membentuk generasi baru yang visioner dan memiliki mindset bahwa sastra, jurnalistik dan film bisa mengubah seseorang yang tadinya bukan siapa-siapa menjadi ‘siapa-siapa’, from zero to hero,” lanjutnya.

Anggota Rumah Dunia ada yang menjadi diplomat muda di Arab Saudi yang juga sering memenangkan lomba menulis bersama Rumah Dunia. Itu salah satu contoh.

Ke depannya, saya ingin Rumah Dunia menjadi tempat yang multi media. Saya ingin Rumah Dunia memiliki studio TV sendiri yang dilengkapi dengan perangkat pendukung yang memadai,” lanjut Gol A Gong.

Kecintaan Gol A Gong terhadap literasi terus berlanjut dan menginspirasinya untuk menyebarkan virus “Gempa Literasi”.

Gerakan ini berangkat dari kegelisahan Gola Gong terhadap budaya baca tulis yang sangat kurang di Indonesia.

“Rumah Dunia memang memfokuskan kegiatan literasi untuk anak-anak. Hal ini juga didukung dengan kondisi Banten yang saat itu kurang begitu ramah literasi. Jadi, Rumah Dunia ini diharapkan bisa mencetus generasi yang kuat dari segi literasi. Tapi belakangan Rumah Dunia juga membuat kegiatan yang diikuti oleh para guru, mahasiswa dan orang-orang dewasa lainnya. Jadi, Rumah Dunia terbuka untuk semua yang ingin belajar,” tambahnya.

Menurutnya, minat masyarakat Indonesia terhadap kegiatan membaca dan menulis masih sangat memprihatinkan. Hadirnya Gempa Literasi dimaksudkan sebagai aksi bersama untuk menghilangkan kebodohan melalui gerakan membaca dan menulis.

Nama Gempa Literasi sendiri dipilih dengan membawa catatan filosofis di baliknya. Menurut Gol A Gong, gempa selalu identik dengan hal-hal yang menghancurkan dan memorak-porandakan.

Sedangkan literasi merujuk pada kemampuan berbahasa dan berkomunikasi. Jadi, makna Gempa Literasi adalah kebodohan yang diporak-porandakan dengan literasi.

Berbagai kegiatan dalam gerakan Gempa Literasi antaranya lain: literasi, pelatihan, hibah buku, aneka lomba literasi, bedah buku, peluncuran buku, penerbitan karya, hingga bazar buku murah. Semua program tersebut dibuat untuk menarik minat masyarakat sekaligus mempermudah banyak orang dalam mengakses literasi.

“Rumah Dunia bagaikan oase literasi. Kami membuat banyak kegiatan yang kami sebut dengan ‘wisata’ agar lebih ramah. Rumah Dunia mengadakan wisata dongeng, wisata lakon, wisata studi yang diadakan untuk anak-anak. Sedangkan untuk para pelajar dan mahasiswa, kami mengadakan kelas menulis, kelas teater, kelas jurnalistik, kelas film, kelas skenario, dan lainnya,” papar Heri Hendrayana Harris yang dikenal sebagai Gol A Gong menukil wawancaranya dengan tim Kemenparekraf.

Karya Populer Gol A Gong

DALAM mengeluarkan karya sastra Gola Gong sudah tidak perlu diragukan lagi. Beberapa karya Gol A Gong yang punya banyak penggemar adalah Tembang Kampung Halaman, Langit Tak Lagi Mendung, Rano Karno – Si Doel, Gelisah Camar Terbang, Menggenggam Dunia, hingga Surat dari Bapak.

Gol A Gong, © keluargapengarang.files.wordpress.com

Salah satu karya Gol A Gong yang sangat populer di era 1980-an, Balada Si Roy.

Cerita bersambung yang terbit di majalah HAI ini seolah menjadi ikon remaja pada era 80-an. Membangkitkan nostalgia tersebut, Balada Si Roy pun akan dibuatkan versi filmnya yang rencananya akan tayang akhir 2021.

Kesuksesan Balada Si Roy menjadi salah satu bukti jika difabel bukanlah penghalang seseorang untuk berkarya di industri kreatif. Harapannya kesuksesan Gol A Gong ini dapat menginspirasi lebih banyak orang di Indonesia.

Bukan hanya kalangan difabel, namun juga masyarakat umum agar lebih berminat dalam membaca dan menulis.

(*)

Kaitan Balada si Roy, buku, Duta baca, Gola gong, Novel, penulis
Admin 13 Oktober 2021 13 Oktober 2021
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Ansar Ahmad Tegaskan Kepri Sangat Siap Terima Wisman
Artikel Selanjutnya Wujudkan Implementasi PP 41 | BP Batam Gelar Sosialisasi Perizinan Sektor Transportasi Kepelabuhanan

APA YANG BARU?

Bawa Inter Milan Raih Double Winner, Cristian Chivu Perpanjang Kontrak dan Naik Gaji
Sports 6 jam lalu 100 disimak
Bintan Usulkan Perluasan Free Trade Zone ke Seluruh Wilayah
Artikel 15 jam lalu 199 disimak
Tour de Bintan 2026: Kembali Digelar dengan Identitas Baru dan Kategori UCI 1.2 Point Race
Sports 15 jam lalu 172 disimak
Untuk Kurangi Kemacetan, Jalan Tengku Sulung Segera Dilebarkan
Artikel 15 jam lalu 186 disimak
BP Batam Perkuat Komunikasi dengan Pelaku Usaha Terkait PTSP dan OSS
Artikel 15 jam lalu 204 disimak

POPULER PEKAN INI

“Dari Karas Besar ke Sungai Dai, Menyinggahi Sarang Perompak Laut”
Histori 5 hari lalu 709 disimak
Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang Mirip Museum
Catatan Netizen 5 hari lalu 625 disimak
Kepri Butuh 1.500 Guru Baru, Perekrutan Masih Dikaji Jelang Tahun Ajaran 2026
Pendidikan 5 hari lalu 610 disimak
BPBD Tanjungpinang Imbau Warga Waspada Cuaca Hujan dan Kemunculan Buaya di Pesisir
Artikel 5 hari lalu 586 disimak
Polisi Gencarkan Patroli Malam di Coastal Area
Artikel 5 hari lalu 565 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?