Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Tutup Sementara, Ratusan Karyawan PT Mega Solar Indonesia di Rumahkan
    2 hari lalu
    Amsakar Achmad Turut Jadi Objek Pendataan di Sensus Ekonomi 2026
    2 hari lalu
    Dua Anggota DPRD Batam Diduga Intimidasi Anggota PMII Batam Usai Buat Laporan ke BK
    2 hari lalu
    Kunker ke Batam, Komisi II DPRRI Wacanakan Aturan Perpanjangan Masa Jabatan Wako Batam
    2 hari lalu
    DPRD dan Pemko Batam Sepakati LPJ APBD 2025, Sekaligus Bahas Arah Anggaran 2027
    3 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Tundukan Singa Atlas, Ayam Jantan Eropa Melangkah ke Semifinal Piala Dunia
    1 hari lalu
    8 Tim ke Perempat Final Piala Dunia 2026: Peta Kekuatan, Kejutan, dan Duel Klasik
    3 hari lalu
    Argentina Jaga Asa Pertahankan Gelar, Kalahkan Mesir di 16 Besar
    3 hari lalu
    Skor Akhir 1-4, Setan Merah Belgia Sikat Tuan Rumah Amerika Serikat
    4 hari lalu
    Derbi Iberia, Matador Spanyol Hentikan Langkah Portugal
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    6 hari lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    1 minggu lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    1 minggu lalu
    Analisis Data: Kuota Bansos di Batam dan Efektivitas Sistem Bansos Online
    1 minggu lalu
    Mei 2026: Inflasi Sektor Informasi dan Komunikasi Karimun di Angka 0,1 Persen
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 minggu lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 minggu lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 minggu lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    5 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Catatan Netizen

Mereka Hidup & Berkembang di ‘Mata Kucing’

Editor Admin 1 tahun lalu 690 disimak

HUTAN Mata Kucing adalah sebuah hutan konservasi yang ada di Batam. Terletak di antara kawasan Sekupang dan Batuaji. Keberadaan hutan konservasi ini mulai dikelola secara khusus di akhir era 90-an.

Oleh: Bintoro Suryo


PADA tahun 2003, hutan mata kucing direnovasi dan dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata alam di Batam.

Sekitar tahun 2009, pemerintah kota Batam ikut merenovasi kembali kawasan wisata hutan ini dan didesain sedemikian rupa menjadi sebuah kebun binatang mini.

Luas wilayah hutan konservasi ini sekitar 254 hektar. Membentang sepanjang sisi jalan Diponegoro antara kawasan Sekupang hingga Batuaji di kota Batam.

Di sini, ada berbagai habitat tumbuhan dan juga hewan yang yang hidup dan berkembang. Ada yang merupakan endemik asli dan ada juga yang sengaja ditumbuhkan dan dibiakkan serta dibiarkan hidup di kawasan ini.

Salah satu tanaman endemik asli yang masih dijaga kelestariannya di lokasi ini adalah tanaman damar.

Damar adalah nama pohon penghasil resin damar dengan nama serupa, dari suku meranti-merantian. Di beberapa daerah lain, tanaman itu juga dikenal dengan nama seperti pēlalar, p. lĕngo, damar puteh  di wilayah Aceh dan juga damar sibolga. Ada juga yang menyebutnya sebagai damar mata-kucing seperti di wilayah Sumatra Selatan.

Tanaman Damar juga menghasilkan kayu yang dalam perdagangan digolongkan sebagai meranti putih.

Tanaman lain yang juga dibudidayakan di sini adalah tanaman gaharu. Beberapa wilayah di Batam, biasa mengambil bibit gaharu dari sini untuk kemudian dikembangkan di tempat lain.

Beberapa fauna khas tropikal juga bisa disimak di sini. Seperti monyet, buaya termasuk juga jenis beruang hitam.

Asal Nama ‘Mata Kucing’

Hutan Mata Kucing sebelum dijadikan tempat wisata dan kawasan konservasi, pada mulanya merupakan hutan yang hanya dapat dilewati dengan berjalan kaki.

Menurut kisah turun temurun di masyarakat sekitar hutan, dulu ketika malam hari mereka sering melihat cahaya-cahaya terang dari dalam hutan ini.

Cahaya tersebut seolah mengincar dan melihat ke arah mereka. Mereka meyakini bahwa cahaya tersebut adalah mata dari seekor harimau.

Karena adanya pantangan menyebut kata “harimau” bagi masyarakat Batam yang saat itu sangat menjaga adat, maka kata “harimau” diganti dengan “kucing”.

Namun, saat ini cukup jarang masyarakat mendengar kabar tentang keberadaan harimau di hutan tersebut.

Selain adanya cerita tentang keberadaan kucing hutan yang jadi legenda asal mula nama Hutan Mata Kucing, konon berdasarkan keyakinan sebagian masyarakat sekitar, di tempat ini dulunya merupakan tempat pembuangan makhluk halus atau jin.

(*)

Videography : Panca Bramasto, Danny Connery, Bintoro Suryo
Konten/ artikel ini telah terbit sebelumnya di : bintorosuryo.com 

Kaitan batam, bintan, Catatan, Endemik, Fauna, flora, hutan, indonesia, kepri, Mata kucing, riau, tanaman, tanjungpinang, video
Admin 3 Mei 2025 3 Mei 2025
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Ketika Sedolar Nilainya Rp13.157
Artikel Selanjutnya Kadisbudpar Batam Apresiasi Kegiatan Komunitas Camping CAF Batam

APA YANG BARU?

Tundukan Singa Atlas, Ayam Jantan Eropa Melangkah ke Semifinal Piala Dunia
Sports 1 hari lalu 159 disimak
Tutup Sementara, Ratusan Karyawan PT Mega Solar Indonesia di Rumahkan
Artikel 2 hari lalu 129 disimak
Amsakar Achmad Turut Jadi Objek Pendataan di Sensus Ekonomi 2026
Artikel 2 hari lalu 189 disimak
Dua Anggota DPRD Batam Diduga Intimidasi Anggota PMII Batam Usai Buat Laporan ke BK
Artikel 2 hari lalu 185 disimak
Kunker ke Batam, Komisi II DPRRI Wacanakan Aturan Perpanjangan Masa Jabatan Wako Batam
Artikel 2 hari lalu 165 disimak

POPULER PEKAN INI

Serindit Food Center di Tepi Laut untuk Dongkrak Ekonomi UMKM
Artikel 6 hari lalu 422 disimak
Mitsubihi Strom Seruduk 8 Pemotor di Perempatan K-Square Batam
Artikel 7 hari lalu 305 disimak
Perjuangan Kanada Terhenti, Singa Atlas Maroko Melangkah ke Perempat Final
Sports 6 hari lalu 300 disimak
8 Tim ke Perempat Final Piala Dunia 2026: Peta Kekuatan, Kejutan, dan Duel Klasik
Sports 3 hari lalu 293 disimak
Dramatis! Meksiko Disingkirkan Inggris di Azteca
Sports 5 hari lalu 291 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?