HONGKONG menjadi salah satu dari lima investor asing terbesar di Batam. Pada tahun 2022, jumlah investasinya tercatat sebesar USD 28,1 juta.
Di mata investor Hongkong, Batam masih menjadi pilihan menarik sebagai tempat menanamkan modal. Maka, kunjungan dari perwakilan perusahaan asal Hongkong, yakni Ngi Hing Engineering Plastic Materials ke Batam diyakini menjadi sinyal optimisme baru untuk geliat pertumbuhan investasi di Batam.
Kabiro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait mengatakan Ngi Hing berencana membangun pabrik produk plastik rekayasa di Batam.
“Kota Batam ini potensinya besar sekali. Oleh karena itu, mereka bermaksud untuk mencari lokasi di sini,” ujarnya di Marketing Centre BP Batam, Rabu (6/4/2023).
Ia optimis rencana perusahaan asal Hongkong tersebut akan terealisasi, apalagi salah satu klien besar mereka ada di Batam.
“Kami menyambut baik kedatangan mereka dan berharap ada percepatan untuk bisa segera beroperasi di Kota Batam,” tambahnya.
Menurut Tuty, kehadiran Ngi Hing akan meningkatkan nilai investasi asing di Batam. “Berdasarkan catatan terbaru BP Batam, nilai investasi asing di Kota Batam tumbuh 50,93 persen pada tahun 2022,” ungkapnya.
Kunjungan Ngi Hing ini bukan yang pertama kalinya, sehingga Tuty berharap realisasinya akan segera terwujud. “Ini sudah pertemuan kesekian kalinya, semoga bisa terwujud dan mendapat hasil terbaik,” ucapnya.
Sementara, Ngai Hing Engineering Plastic Materials diwakili oleh Export Business Development Manager, Darreb Jamieson.
“Potensi Batam sangat luar biasa. Semoga rencana ini bisa terealisasi,” ujar Jamieson usai pertemuan dilaksanakan (leo).