Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    KJRI Johor Bahru Pulangkan 87 WNI dan PMI ke Batam
    11 jam lalu
    Kualitas Udara Batam Memburuk Lagi
    11 jam lalu
    Prabowo Resmikan 6 Kodam Baru, Kepri Resmi Punya Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah
    2 hari lalu
    Imbas Pelebaran Jalan Tengku Sulung, Pengendara Diarahkan Lewat Botania
    2 hari lalu
    Bantuan Darurat Sembilan Tangki Air untuk Warga Sambau Paska Aksi di NDP
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Kenalkan Sejarah dan Budaya di Ranah Digital
    11 jam lalu
    Polibatam Bawa 9 Inovasi Unggulan ke The Premier Manufacturing Indonesia Series 2026
    11 jam lalu
    Timnas Indonesia Raih Tropi Internasional Sepakbola, Setelah 35 Tahun Puasa Gelar
    2 hari lalu
    Lila di Hulu Sungai Bere & Makam Tua Di Pengujan
    3 hari lalu
    Singapura, & Hidup Bersama Kecerdasan Artifisal
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
    1 minggu lalu
    Pelawan Merah: Pohon Eksotis yang Menjaga Hutan Kepulauan Riau
    1 minggu lalu
    Nazief Soesiladharma (Walikota Batam Ketiga)
    1 minggu lalu
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    2 minggu lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    4 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    4 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    4 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    8 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Catatan Netizen

Indonesia dengan Sistem Pendidikan yang Membingungkan

Editor Admin 4 tahun lalu 1.6k disimak

INDONESIA dengan sistem pendidikan yang membingungkan, sebenarnya siapa yang dirugikan? Apakah para siswa yang selalu dijadikan kelinci percobaan untuk kurikulum baru? Atau Indonesia yang secara tidak langsung telah kehilangan penerus bangsa berkualitas karena siswa dibuat kebingungan dengan perubahan kurikulum yang terus terjadi?

Dilihat dari pergantian kurikulum yang masih terus terjadi dapat dikatakan bahwa sistem pendidikan di Indonesia untuk saat ini masih kurang efektif. Mengapa demikian?

Kurang efektif di sini didasarkan atas sistem pendidikan di Indonesia yang masih memaksakan para siswa untuk bisa menguasai seluruh mata pelajaran yang ada, tanpa memikirkan bahwa setiap siswa memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Sebenarnya apa tujuan dari pendidikan? Bukankah pendidikan bertujuan untuk membantu siswa mengembangkan dan meningkatkan minat bakat yang dia miliki sehingga dapat berguna untuk dirinya sendiri, masyarakat, dan negara? Bukan malah terfokus memaksa pelajar untuk mempelajari dan menguasai semua bidang yang ada.

Sebagai contoh seorang guru yang tugas utamanya adalah mengajar saja, hanya mengampu mata pelajaran masing-masing. Namun siswa dituntut untuk bisa mendapatkan nilai sempurna di setiap mata pelajaran. Lalu di mana letak keadilannya?

Pendidikan yang sebaiknya diterapkan adalah pendidikan yang sejak dini sudah difokuskan untuk menggali potensi apa yang ada di dalam diri siswa. Misalnya pada jenjang SD siswa masih diajarkan semua mata pelajaran untuk mengetahui minat dan bakatnya.

Kemudian di jenjang SMP mulai dijuruskan sesuai minat bakat setiap siswa, sehingga nantinya sewaktu di SMA siswa diberikan mata pelajaran yang langsung berhubungan dengan bidang yang dia minati. Siswa diharapkan sudah mengetahui hal apa saja yang harus dilakukan untuk mengembangkan bakatnya, sehingga ilmu yang dipelajarinya akan berguna setelah lulus.

Siapa sangka Indonesia mengeluarkan kurikulum baru, yaitu Kurikulum Merdeka Belajar sebagai upaya pemerintah untuk mengatasi masalah pembelajaran saat pandemi Covid-19. Sebenarnya apa sih Kurikulum Merdeka Belajar itu?

Berdasarkan Buku Saku Kurikulum Merdeka, Kurikulum Merdeka Belajar adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam, di mana konten belajar akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk menguatkan kompetensi.

Saat ini sudah banyak sekolah yang ikut uji coba melaksanakan kurikulum ini. Walau begitu, sekolah tetap diberikan wewenang untuk memutuskan menggunakan kurikulum baru atau tetap menggunakan kurikulum yang lama.

Sayang, sikap Mendikbudristek yang tidak mewajibkan penggunaan kurikulum baru ini menimbulkan pemikiran bahwa Kemendikbudristek seolah tidak memikirkan kualitas siswa di tahun mendatang, karena kurikulum baru ini masih dalam tahap uji coba.

Memang benar tidak akan terjadi masalah jika uji coba berjalan lancar. Namun jika mengalami kegagalan bukankah akan berimbas pada menurunnya kualitas para siswa yang telah dijadikan bahan uji coba untuk kurikulum baru ini?

Aspek yang paling mendasar adalah aspek sumber daya manusia yang belum matang. Misalnya pada kurikulum baru ini guru dituntut untuk mempelajari materi pembelajaran secara mandiri melalui media Merdeka Belajar yang sudah disediakan oleh pemerintah.

Padahal faktanya, saat ini masih banyak guru lanjut usia yang buta akan teknologi. Jika kualitas gurunya saja belum memadai, maka sesempurna apapun rancangan kurikulum baru yang dibuat, hasil pendidikannya tetap tidak akan maksimal.

Selanjutnya akan dibahas mengenai tujuan para siswa setelah menyelesaikan SMA adalah untuk melanjutkan pendidikan di tingkat perkuliahan. Untuk memasuki dunia perkuliahan siswa kelas akhir SMA perlu menyiapkan ujian untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Ambil contoh lulusan tahun ini, tes untuk masuk PTN hanya menggunakan Tes Potensi Skolastik (TPS) saja. Sebenarnya apa itu TPS? Tes Potensi Skolastik (TPS) adalah bentuk ujian masuk perguruan tinggi yang dilakukan untuk mengukur kemampuan kompetensi kognitif, logika, penalaran matematika, serta literasi dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Lalu muncul pertanyaan, selama 12 tahun para siswa dituntut untuk mempelajari dan menguasai semua mata pelajaran seperti kimia, fisika, biologi, seolah menjadi tidak ada gunanya?

Pertanyaan-pertanyaan itulah yang saat ini menjadi tugas pemerintah untuk dapat menyiasati supaya para siswa di SMA dengan semua mata pelajaran yang harus dikuasai tidak kehilangan gairah belajar.

Diharapkan juga pemerintah bisa memikirkan lagi sistem seleksi Perguruan Tinggi Negeri untuk lulusan berikutnya yang sudah menggunakan Kurikulum Merdeka Belajar apakah masih cocok menggunakan TPS atau perlu dilakukan peninjauan ulang.

Apapun yang menjadi keputusan pemerintah diharapkan dapat meningkatkan dan mencapai tujuan yang diingkan. Sebab, pada dasarnya bukan hanya siswa yang dirugikan akibat adanya pergantian kurikulum yang terus-menerus terjadi, namun pemerintah juga akan dirugikan karena telah kehilangan calon penerus bangsa yang berkualitas.

(ham/batambuzzcom)

Seperti ditulis Enindya Ageng Pangesti di laman Kumparan : “Indonesia dengan Sistem Pendidikan yang Membingungkan”

Kaitan indonesia, netizen, Sistem pendidikan
Admin 31 Maret 2023 31 Maret 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Trik Berbisnis untuk Orang Introvert
Artikel Selanjutnya Rudi Lantik 275 Pejabat, Rudi Panjaitan Jadi Kadis Kominfo dan Imam Tohari Jadi Kasatpol PP

APA YANG BARU?

Kenalkan Sejarah dan Budaya di Ranah Digital
Budaya 11 jam lalu 186 disimak
Polibatam Bawa 9 Inovasi Unggulan ke The Premier Manufacturing Indonesia Series 2026
Pendidikan 11 jam lalu 366 disimak
KJRI Johor Bahru Pulangkan 87 WNI dan PMI ke Batam
Artikel 11 jam lalu 222 disimak
Kualitas Udara Batam Memburuk Lagi
Artikel 11 jam lalu 211 disimak
Timnas Indonesia Raih Tropi Internasional Sepakbola, Setelah 35 Tahun Puasa Gelar
Sports 2 hari lalu 172 disimak

POPULER PEKAN INI

Lila di Hulu Sungai Bere & Makam Tua Di Pengujan
Histori 3 hari lalu 562 disimak
Komisi III DPR RI Setujui Komjen Pol. Suyudi Ario Bayu Jadi Kapolri Baru, Ini Profilnya
Artikel 7 hari lalu 540 disimak
Kapolri Baru Lakukan Mutasi Besar-besaran, Kapolda Kepri Diangkat Jadi Kabareskrim
Artikel 5 hari lalu 512 disimak
Rapor Merah Industri Perhotelan di Tengah Tren ‘Wisata Sehari’ Batam
In Depth 3 hari lalu 503 disimak
Tiga Bulan Air Mati, Ratusan Warga Nongsa Turun ke Jalan; Singgung Proyek Data Center
Artikel 2 hari lalu 495 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?