Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Amsakar – Li Claudia Dorong Peningkatan PAD dan Bangkitkan Ekonomi Batam
    12 jam lalu
    Komisi III DPRD Batam Soroti Keberadaan Titik Parkir Didepan PT Panasonic
    14 jam lalu
    Petani di Setokok Disambar Petir, 1 Meninggal Dunia, 1 Luka-luka
    15 jam lalu
    Pemko Batam Siapkan Skema Swastanisasi Dalam Pengelolaan Sampah
    16 jam lalu
    Awal Tahun 2026 Kunjungan Wisman ke Batam Mencapai 257.928 Orang
    18 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Bosnia Herzegovina Gagalkan Italia ke Piala Dunia 2026
    16 jam lalu
    Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
    3 hari lalu
    Atasi Volume Sampah di Batam, Pembangunan TPA Blok Baru di Kabil
    3 hari lalu
    Tahun 2026 Kemenag Batam Buka PMB Satu Pintu Jalur Prestasi Pada MTs Negeri
    5 hari lalu
    Debut Manis Herdman, Timnas Menang 4-0 Atas Saint Kitts
    6 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    3 minggu lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    1 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    1 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

IQ dan masa depan bayi prematur

Editor Redaksi 7 tahun lalu 1.4k disimak

Sebuah penelitian terbaru dalam jurnal PLOS One mengungkap, IQ bayi yang lahir prematur (kelahiran dini) dan berat lahir rendah, lebih berperan menentukan kesuksesan di masa depan daripada kemampuan berhitung (matematika).

Kecerdasan intelektual atau Intelligence Quotient (IQ) meliputi beragam hal seperti kemampuan nalar, perencanaan, memecahkan masalah, berpikir abstrak, penggunaan bahasa dan sebagainya.

Studi menunjukkan, matematika atau kemampuan berhitung tidak lagi menjadi patokan sukses atau tidaknya seseorang. Temuan ini kontras dengan hasil penelitian sebelumnya.

Dalam penelitian terbaru ini, para peneliti menguji apakah kemampuan matematika dapat menjelaskan konsekuensi negatif kelahiran prematur pada tingkat keberhasilan berkarier seseorang ketika dewasa.

Hasilnya para peneliti menyimpulkan, IQ adalah faktor yang lebih baik untuk mengukur kesuksesan dalam meniti karier.

“Mempertimbangkan berbagai kesulitan neurokognitif individu prematur dan berat badan rendah, hasil kami menunjukkan IQ adalah faktor yang lebih signifikan untuk mengukur kesejahteraan orang dewasa,” kata Julia Jaekel, Associate Professor di University of Tennessee, Knoxville, Amerika Serikat (AS).

Untuk penelitian ini, tim mempelajari data lebih dari 400 anak sejak lahir hingga dewasa di negara Jerman. Dari anak-anak dalam penelitian ini, sebanyak 193 dilahirkan sangat prematur (di bawah 32 minggu usia kehamilan) atau dengan berat lahir sangat rendah (kurang dari 1,4 kilogram) dan sebanyak 217 adalah bayi yang lahir cukup bulan dan sehat.

Menggunakan tes standar, psikolog menilai kecerdasan umum dan keterampilan matematika khusus anak-anak di usia delapan tahun.

Kemudian ketika subjek mencapai usia 26 tahun, informasi tentang pendapatan mereka, tunjangan sosial, kualifikasi pendidikan, dan kesuksesan karier dirangkum dalam indeks kekayaan komprehensif.

Para peneliti kemudian menguji apakah kemampuan matematika atau justru IQ bisa menjelaskan konsekuensi negatif dari kelahiran dini pada tingat kemakmuran orang dewasa. Mereka menyimpulkan bahwa IQ adalah faktor yang lebih baik dari kesuksesan ekonomi kehidupan.

“Tidak masalah apakah kesulitan mereka bersifat global atau spesifik, banyak kasus dan individu dengan berat badan sangat rendah memerlukan dukungan pendidikan berkelanjutan untuk berhasil di sekolah dan kehidupan,” kata rekan peneliti, profesor Dieter Wolke, di Universitas Warwick, Inggris.

Mirip dengan penelitian ini, studi lain pernah juga menyimpulkan bahwa ada hubungan kuat antara skor IQ tinggi dan kesehatan yang baik, umur panjang, dan kesuksesan karier, seperti dinukil dari The Guardian.

Sebelumnya, menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan Ruhr-University Bochum, Jerman pernah menjelaskan secara umum, bayi prematur dan bayi yang lahir dengan ukuran lebih kecil sering mengalami masalah matematika. Dan bahkan jika mereka tidak didiagnosis mengidap dyscalculia, mereka mungkin akan membutuhkan bantuan khusus di sekolah agar tidak tertinggal secara akademis.

Kelahiran dini juga dikaitkan dengan kesulitan bahasa dan berbicara pada anak. Hal ini dikarenakan secara umum bagian pendengaran dalam tubuh manusia berkembang 15 minggu sebelum kelahiran.

“Bayi berisiko tinggi adalah bayi lahir prematur, bayi dengan berat badan rendah, atau bayi yang memerlukan perawatan NICU,” jelas dokter Jenni K. Dahliana, Sp.A. dinukil dari Motherandbaby.

Untuk membantu anak-anak mengembangkan kecerdasan intelektual, orang tua dapat merangsang dengan berbagai hal seperti sering olahraga dan menyertakan musik klasik saat anak-anak belajar.

Sedang menurut dokter I Gusti Ayu Nyoman Pratiwi, SpA, MARS, rangsangan pada panca indra anak sangat berperan penting dalam perkembangan otak mereka.

Misal sejak di dalam kandungan, mulai merangsang indera pendengaran dengan sering mengajak bicara bayi, mendengarkan musik, lalu membelai dan mendekap bayi akan membantu mereka memiliki perkembangan otak yang baik.

(*)

Kaitan bayi prematur, IQ, top
Redaksi 25 Maret 2019 25 Maret 2019
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Fungsi Cotton Bud Saat Awal Dibuat
Artikel Selanjutnya Kebun Binatang di Dalam Hutan

APA YANG BARU?

Amsakar – Li Claudia Dorong Peningkatan PAD dan Bangkitkan Ekonomi Batam
Artikel 12 jam lalu 75 disimak
Komisi III DPRD Batam Soroti Keberadaan Titik Parkir Didepan PT Panasonic
Artikel 14 jam lalu 91 disimak
Petani di Setokok Disambar Petir, 1 Meninggal Dunia, 1 Luka-luka
Artikel 15 jam lalu 86 disimak
Bosnia Herzegovina Gagalkan Italia ke Piala Dunia 2026
Sports 16 jam lalu 81 disimak
Pemko Batam Siapkan Skema Swastanisasi Dalam Pengelolaan Sampah
Artikel 16 jam lalu 96 disimak

POPULER PEKAN INI

Akhir Maret ini SPPG Batam Mulai Distribusikan Kembali MBG ke Sekolah
Artikel 7 hari lalu 330 disimak
Diskominfo Batam Sosialiasikan Larangan Penggunaan Medsos Anak Dibawah 16 Tahun
Artikel 7 hari lalu 320 disimak
Volume Air Waduk Menurun, BP Batam Pastikan Layanan Air Bersih Tetap Terjaga
Artikel 6 hari lalu 262 disimak
Sempat Hilang, Nelayan Karimun Berhasil Ditemukan Tim SAR Gabungan
Artikel 6 hari lalu 253 disimak
Rencana Batas Belanja Pegawai 30% pada APBD 2027, Nasib PPPK Bintan Terancam
Artikel 3 hari lalu 248 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?