Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Tidak Memiliki Izin, Satpol PP Bintan Ultimatum Manajemen Hotel Royal Bintan Heritage
    7 jam lalu
    KPK Soroti Potensi Kerentanan Tata Kelola di KEK Galang Batang Bintan
    10 jam lalu
    Polres Bintan Periksa 37 Orang Saksi, Dugaan Pencurian Besi 49 Ton di Bintan Alumina
    12 jam lalu
    BP Batam Segera Bangun Dua Jaringan Pipa Distribusi
    13 jam lalu
    Perkuat Sinergi Lintas Pemerintah, Menkum RI Kunker di Kota Batam
    14 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Berapa Lama Emas Harus Disimpan Agar Menguntungkan?
    1 hari lalu
    Pemko Batam Rencanakan Bangun Zona Selamat Sekolah di SD Negeri 001 Batam Kota
    2 hari lalu
    Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
    5 hari lalu
    Cerita Lokal Batam untuk Anak-Minim di Perpustakaan Kota Batam
    2 minggu lalu
    Bosnia Herzegovina Gagalkan Italia ke Piala Dunia 2026
    2 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    1 bulan lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    3 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Catatan Netizen

Jembatan Terpanjang di Asia Tenggara itu Membelah Teluk Brunei

Editor Admin 6 tahun lalu 7k disimak

BEBERAPA kali kami ke Brunei. Negeri ke-5 terkaya di Dunia dari 182 negara yang ada. Tak terlihat ada bangunan pencakar langitnya. Di sana pun tak ada jalan tol.

Mungkin agaknya karena penduduknya tak begitu banyak. Tak sampai 500 ribu orang.

Brunei terdiri dari dua bagian wilayah, sekitar hampir 6000 kilometer persegi terletak di sebelah Barat di Bandar Seri Begawan itu dihuni sebagian besar penduduknya, lebih 400 ribu orang.

Di Temburong pula, wilayah bagian timur, luas wilayahnya sekitar 1000 kilometer persegi, dihuni sekitar belasan ribu orang saja.

Dua bagian wilayah ini terpisah oleh negara bagian Sarawak Malaysia.

Salah satu wilayah enclave yang ada di Dunia ya Temburong Brunei ini pula.

Bila orang Bandar nak ke Temburong
sebelum ini ada dua cara yaitu :
Pertama melalui jalan darat keluar dari pos imigrasi di Kuala Lurah Brunei dan masuk melintasi daerah Limbang Sarawak Malaysia, kemudian baru ke Temburong dengan 4 kali cap paspor.

“Jarak tempuh 100 KM dengan waktu tempuh 1-1.30 jam kalau tidak terjadi antrian panjang.” Tulis Prof. Gamal Zakaria.

Beliau salah seorang Guru Besar di Universitas Brunei. Putra asal Bengkalis Riau yang sudah puluhan tahun bermastautin di sana.

Cara kedua menaiki speed boat dari Bandar Seri Begawan ke Temburong lebih kurang 45 menit merentasi Teluk dan Sungai Brunei.

Peta pulau Kalimantan

Rencana kami bersama rekan dari Sabah Malaysia, Tuan Akiah Barabag dan beberapa teman yang lain hendak buat Trip Expedisi to Borneo merentasi dari Kalimantan Barat Pontianak, Kalimantan Selatan hingga ke Kalimantan Timur lanjut ke Sabah, Brunei dan last point di Sarawak pada bulan Maret 2020 yang lalu.

Hajat belum terlaksana, pandemi covid 19 membuat sempadan negara di-lockdown.

Namun komunikasi tetap berlanjut, terutama kepada teman dan sejawat yang hendak kami singgahi dalam ekspedisi itu.

“Baru selesai dari Temburong ustadz.” demikian prof. Gamal mengabarkan padaku.

“Selesai antar anak ke sekolah lanjut ke Temburong sarapan di sana dah tu balik ke Bandar jemput anak lagi.” Ujarnya lagi.

Sejak ada Jembatan antara Bandar Seri Begawan dengan Temburong, orang Bandar nak sarapan pun ke Temburong.

Temburong adalah daerah penghasil udang galah.

Jembatan Temburong

ITULAH negeri kaya ini. Mereka tak masalah dengan biaya untuk kemasylahatan rakyatnya, termasuk membangun jembatan.

Jembatan Sultan Omar Ali Saifuddien di Brunei Darussalam, Foto : © Imbalo Batam

Jembatan itu diberi nama Jembatan Sultan Omar Ali Saifuddien. Panjang jembatan 30 KM, menghubungkan Bandar Seri Begawan dan Daerah Temburong. Jembatan ini merentasi Teluk Brunei.

“Pembukaan jembatan ini sempena Hari Jadi Sultan yang Ke 74 tahun. Waktu tempuh dari Bandar Seri Begawan ke Temburong hanya 25 menit.” Tulis prof Gamal kepadaku. Kami acap berkomunikasi melalui Medsos.

Profesor yang keluarga besarnya masih banyak di Bengkalis ini adalah anak sudare dari Haji Ahmad Karim Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia MUI provinsi Kepri.

Dengan adanya Jembatan yang menghubungkan Bandar dan Temburong, membawa berkah bagi penduduk Temburong. Saat ini daerah Temburong sudah mulai menggeliat dan mengorak langkah ke hadapan.

“Perkembangan sosio-ekonomi sangat dirasakan oleh penduduk di daerah ini. Pekan Bangar kini telah berubah. Yang dulu agak sepi kini telah ramai dikunjungi oleh orang tempatan. Apatah lagi di hujung minggu. Perekonomian rakyat semakin maju dan berkembang.” tulisnya lagi.

Pekan Bangar adalah ibukota Temburong.
Kami pernah ke Temburong, sebagian wilayahnya terletak sekitar 1500 meter di atas permukaan laut. Jadi, wilayahnya itu lumayan sejuk.

Temburong juga terkenal dengan daerah yang masih asri dan hijau.

Banyak tempat menarik untuk dikunjungi seperti hutan, sungai dan fauna dan flora yang masih asli.

Temburong juga terkenal dengan hasil-hasil pertanian dan makanan. Pengunjung yang datang ke Temburong tak akan melepaskan peluang untuk membeli beras, pulut, wajid Temburong serta sayur-sayuran yang merupakan hasil utamanya.

Begitu juga dengan makanan tradisionalnya. Udang Galang yang kini diolah menjadi menu favorit : Mie Rebus Udang Galah, Burger Udang Galah dan banyak lagi serba udang Galah.

Teluk Brunei berbatasan langsung dengan Laut Cina Selatan. Teluk itu tempat habitat Udang Galah, mungkin karena air teluk yang bercampur dengan air tawar dari sungai, cocok untuk jenis udang galah beranak pinak.

“Kami sudah aktifitas seperti biasa ustadz,” tulis prof Gamal lagi.

“Hanya saja tetamu masih di batasi. Datanglah lagi ke Brunei, pelawanya lagi. Kami sudah pindah rumah baru. Alhamdulillah lebih besar dari yang kemarin”.

Foto : © Imbalo Batam

Yang kemarin saja sudah demikian besar rumahnya. Aku tak tahu jumlah biliknya sewaktu kami bermalam menginap di rumah menantu orang Brunei ini.
Saya masih pasport Indonesia tetapi sudah dapat IC merah. Anak anak ikut ibunya WN Brunei,” ucapnya padaku saat kutanya.

Saat beliau ke Batam pun menjadi tamuku pula …

(*)

* Seperti ditulis oleh Imbalo Iman Sakti 
di akun jejaringnya

Kaitan Brunei, netizen, Temburong, top
Admin 28 September 2020 28 September 2020
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Janda Bolong Yang Lagi Naik Daun
Artikel Selanjutnya Polemik “Cuti-Tak Cuti” Rudi

APA YANG BARU?

Tidak Memiliki Izin, Satpol PP Bintan Ultimatum Manajemen Hotel Royal Bintan Heritage
Artikel 7 jam lalu 81 disimak
KPK Soroti Potensi Kerentanan Tata Kelola di KEK Galang Batang Bintan
Artikel 10 jam lalu 70 disimak
Polres Bintan Periksa 37 Orang Saksi, Dugaan Pencurian Besi 49 Ton di Bintan Alumina
Artikel 12 jam lalu 69 disimak
BP Batam Segera Bangun Dua Jaringan Pipa Distribusi
Artikel 13 jam lalu 141 disimak
Perkuat Sinergi Lintas Pemerintah, Menkum RI Kunker di Kota Batam
Artikel 14 jam lalu 123 disimak

POPULER PEKAN INI

Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
Histori 5 hari lalu 336 disimak
Buntut Kasus Pungutan Liar, Kepala Imigrasi Kepri dan Batam Diganti
Artikel 6 hari lalu 321 disimak
Modus Bukti Transfer Fiktif, Pelaku Ditangkap Sebelum Kabur
Artikel 5 hari lalu 318 disimak
Kemenhaj Kota Batam Keluarkan Himbauan Waspada Penipuan Pelayanan Haji
Artikel 6 hari lalu 292 disimak
Dihadiri Ribuan Warga, Walikota Batam Buka MTQH XXXIV
Artikel 5 hari lalu 292 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?