Hubungi kami di

SPORT

Juara Piala FA, Liverpool Jaga Asa Meraih Quadruple Terjaga

Dengan kemenangan ini, Liverpool masih menjaga asa meraih empat gelar dalam satu musim atau yang biasa disebut quadruple seusai memenangi trofi ke-8 di Piala FA.

Terbit

|

Para pemain Liverpool memamerkan trofi Piala FA yang meraka raih usai mengalahkan Chelsea di partai puncak, Minggu (15/5/2022). F. Dok. JPNN.com/Twitter/JHenderson

LIVERPOOL meraih gelar domestik keduanya musim ini setelah menjuarai Piala FA 2021/2022. The Reds mengalahkan Chelsea lewat adu penalti pada pertandingan final Piala FA di Wembley, Minggu (15/5/2022) dini hari WIB.

Dengan kemenangan ini, Liverpool masih menjaga asa meraih empat gelar dalam satu musim atau yang biasa disebut quadruple seusai memenangi trofi ke-8 di Piala FA.

Laga kontra Liverpool kontra Chelsea harus dilanjutkan ke babak tos-tosan seusai skor kacamata bertahan dalam 120 menit pertandingan.

Liverpool berhasil tampil juara Piala FA setelah menang dramatis lawan Chelsea lewat adu penalti yang berakhir dengan skor 6-5.

Marcos Alonso yang bertindak sebagai eksekutor pertama bisa mengecoh Alisson. Hal yang sama juga dilakukan oleh James Milner yang dengan yakin menaklukkan Edouard Mendy. Skor imbang 1-1.

Cesar Azpilicueta gagal melaksanakan tugasnya karena tembakannya membentur tiang. Sebaliknya, Thiago dengan dingin mengirim bola ke dalam gawang sekaligus membawa Liverpool memimpin 2-1 seusai eksekusi kedua.

BACA JUGA :  SEA Games 2021 (2022): Dramatis! Singapura Imbangi Laos 2-2

Reece James memilih menendang ke tengah dan mengecoh Alisson. Tetapi Roberto Firmino juga bisa menggetarkan gawang Edouard Mendy. Liverpool unggul 3-2.

Ross Barkley yang diturunkan jelang adu penalti melepaskan tendangan keras dan membuat Alisson terkecoh. Liverpool kemudian menjaga keunggulan karena Trent Alexander-Arnold juga bisa menipu Mendy. Skor 4-3 untuk Liverpool.

Jorginho yang jadi eksekutor kelima Chelsea bisa mencetak gol dan menjaga asa Chelsea. Adu penalti lalu berlanjut ke eksekutor tambahan setelah Mendy bisa menggagalkan tembakan Sadio Mane yang jadi eksekutor kelima The Reds. Skor imbang 4-4.

Hakim Ziyech lalu menjalankan tugas sebagai algojo dengan baik meski arah tembakannya terbaca Alisson. Diogo Jota dengan dingin mengirim bola ke pojok kiri gawang. Skor 5-5.

Alisson melakukan penyelamatan luar biasa ketika membendung tembakan Mason Mount yang mengarah ke sisi kiri Alisson. Kemenangan akhirnya jadi milik Liverpool lewat eksekusi Kostas Tsimikas. Liverpool menang 6-5 lewat adu penalti.

BACA JUGA :  Pramudya/Yeremia Susul Jonatan ke Final BAC 2022

Laga Chelsea vs Liverpool berjalan sengit di waktu normal 90 menit. Chelsea dan Liverpool sama-sama punya peluang emas untuk mencetak gol tetapi terbuang oleh ketangguhan masing-masing kiper, Edouard Mendy dan Alisson Becker.

Duel ini juga berlangsung sengit dengan sejumlah pelanggaran keras yang terjadi. Tetapi di waktu normal, hanya ada satu kartu kuning yang keluar yaitu untuk Reece James dari Chelsea.

Memasuki babak perpanjangan waktu, Jurgen Klopp memutuskan menarik Virgil van Dijk dan menurunkan Joel Matip.

Ketika babak perpanjangan waktu memasuki lima menit, Hakim Ziyech jatuh di kotak penalti ketika berduel dengan Ibrahima Konate dan wasit tidak menganggap hal itu sebagai sebuah pelanggaran.

Klopp juga memainkan Roberto Firmino untuk menggantikan Luis Diaz demi mendapat warna baru di lini depan. Namun hingga 120 menit usai, skor imbang tanpa gol tetap bertahan sehingga laga ditentukan lewat adu penalti yang akhirnya dimenangkan Liverpool.

(*)

sumber: detik.com | CNN Indonesia.com

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid