Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    BMKG Perkirakan Cuaca Batam Cerah Saat Hari Raya Idul Fitri
    1 hari lalu
    80 Kendaraan Hias Meriahkan Pawai Takbir Keliling Idul Fitri Pemko Batam
    1 hari lalu
    Hari Raya Idul Fitri 2026, Sabtu 21 Maret
    2 hari lalu
    Prediksi Puncak Arus Mudik di Bandara Hang Nadim Naik 3 Persen
    2 hari lalu
    Menhan RI Pastikan Kemajuan Proyek Strategis Maritim di Batam
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Dua Karakter Berbeda Orangtua
    6 hari lalu
    Aktifitas Kelompok Budidaya Laut Biru di Bintan
    6 hari lalu
    Bassist God Bless, Donny Fattah Gagola Meninggal Dunia
    2 minggu lalu
    Larangan Akses Digital untuk Anak di Bawah 16 Tahun
    2 minggu lalu
    Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
    4 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    1 minggu lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    3 minggu lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    1 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    1 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    1 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Budaya

Kampung Seni Batam, Ruang Tumbuhnya Kreativitas Seni dan Budaya

Editor Redaksi 10 bulan lalu 873 disimak
Ilustrasi. Asep Carno (Kang Asep), penggagas Kampung Seni Batam. F/ Ist. Untuk Gowest.Id

KAMPUNG Seni adalah sebuah kawasan yang menjadi pusat aktivitas seni dan budaya, tempat berkumpulnya para seniman dari berbagai bidang untuk berkarya, berinovasi, dan berbagi inspirasi.

Didalam Kampung Seni, berbagai cabang kesenian hidup berdampingan, saling menguatkan, dan menciptakan ekosistem kreatif yang dinamis dan berkelanjutan.

Gambaran diatas adalah sebuah harapan dan cita-cita yang saat ini tengah diwujudkan oleh Asep Carno, seorang penggiat kesenian (seni lukis) yang tinggal di perumahan Bida Kharisma, Batam Center.

Menurut pria asal Cianjur, Jawa Barat ini, dengan terwujudnya pusat kegiatan seni yang berlabel Kampung Seni, akan menjadi tempat berinteraksi dan berkolaborasi dari semua para penggiat kesenian apapun seninya.

“Seni kriya, misalnya, akan melahirkan banyak pengrajin yang terampil dalam mengolah bahan menjadi kerajinan bernilai tinggi, seperti anyaman, ukiran kayu, batik, hingga keramik. Para pengrajin ini tidak hanya menjaga warisan budaya leluhur, tetapi juga mengembangkan karya mereka agar relevan dengan zaman” jelas Asep Carno kepada Gowest Indonesia, Minggu (18/5/2025).

Selanjutnya, seni rupa akan menjadi ruang lahirnya para pelukis, pematung, dan perupa lainnya yang mengekspresikan gagasan dan emosi melalui kanvas, patung, mural, atau media-media kontemporer lainnya.

“Kampung Seni memberi mereka wadah untuk berpameran, berdiskusi, dan belajar bersama” tambah Asep.

Kemudian seni tari akan menyatukan para penari dari berbagai latar budaya untuk berlatih dan menampilkan karya mereka, baik yang tradisional maupun modern.

“Ditempat ini, tari bukan hanya dipelajari, tapi juga dilestarikan dan dikembangkan sesuai zaman” tambahnya lagi.

Selain itu, seni musik, seni teater, seni sastra, hingga seni digital juga mendapatkan tempat yang sama pentingnya.

Asep berharap, Kampung Seni menjadi panggung bagi musisi lokal, tempat lahirnya naskah-naskah teater baru, ruang baca puisi, hingga workshop desain dan animasi.

Semua ini bersatu dalam satu tempat yang disebut Kampung Seni, sebuah rumah besar bagi kreativitas dan kebudayaan. Ia bukan hanya tempat berkumpul, tapi juga tempat bertumbuh.

“Disinilah semangat berkarya dijaga, nilai-nilai budaya diwariskan, dan inovasi terus dilahirkan” ujarnya.

Disinggung terkait rencana pembangunan Kampung Seni, Asep menjelaskan hingga saat ini telah terbangun pondasi bangunan dengan luas 10×30 dengan rencana bangunan 2 lantai.

“Saat ini masih bergerak terus berbenah. Lagi perjuangkan agar bisa terbangun gedung kesenian seluas 10×30 meter dua lantai. Lantai bawah untuk workshop, lantai atas untuk pentas seni.” jelas Asep.

Ia sangat berharap, keinginan dan cita-citanya bisa mendapat dukungan dari semua pihak, terutamanya pihak pemerintah.

“Semoga bisa terhubung dengan pihak terkait (pemerintah) yang bisa bersinergi dengang program dan kegiatanya untuk mengangkat seni dan budaya” pungkas Asep.

Kampung Seni adalah cermin dari semangat kolektif, gotong royong, dan kecintaan terhadap seni dan budaya. Dengan adanya kampung ini, masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku dan penjaga warisan seni yang luhur.

(zah)

Kaitan batam, Kampung seni, Kampung Seni Batam, Kota Batam, top
Redaksi 19 Mei 2025 19 Mei 2025
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Penjualan Tiket Indonesia vs China Tahap Pertama Sold Out Dalam Waktu 5,5 Jam
Artikel Selanjutnya Penyelundupan Rokok Ilegal Senilai Rp5,3 Miliar Digagalkan

APA YANG BARU?

BMKG Perkirakan Cuaca Batam Cerah Saat Hari Raya Idul Fitri
Artikel 1 hari lalu 171 disimak
80 Kendaraan Hias Meriahkan Pawai Takbir Keliling Idul Fitri Pemko Batam
Artikel 1 hari lalu 118 disimak
Hari Raya Idul Fitri 2026, Sabtu 21 Maret
Artikel 2 hari lalu 110 disimak
Prediksi Puncak Arus Mudik di Bandara Hang Nadim Naik 3 Persen
Artikel 2 hari lalu 101 disimak
Menhan RI Pastikan Kemajuan Proyek Strategis Maritim di Batam
Artikel 2 hari lalu 114 disimak

POPULER PEKAN INI

Sambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemko Batam Gelar Pawai Takbir Keliling
Artikel 6 hari lalu 241 disimak
Aktifitas Kelompok Budidaya Laut Biru di Bintan
Lingkungan 6 hari lalu 231 disimak
Hutan dan Lahan di Bintan Terbakar Lagi, Waspada di Musim Panas
Artikel 6 hari lalu 219 disimak
HONOR Luncurkan HONOR X7d dan HONOR X6c Terbaru, Smartphone Tangguh Berbasis AI
Gadget 5 hari lalu 209 disimak
Diskon Tiket Penyeberangan ASDP Batam untuk Lebaran 2026
Artikel 6 hari lalu 208 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?