Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    THM di Batam Digerebek Bareskrim! 32 Orang Diamankan di Tengah Dugaan Pesta Narkoba
    4 jam lalu
    KSOP Larang Pompong Bersandar di Pelabuhan Sri Bintan Pura
    20 jam lalu
    Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin di Perairan Bintan
    23 jam lalu
    DPR Minta Pemerintah Evaluasi Total Perizinan Ruang Laut di Batam
    23 jam lalu
    Diduga Terjadi Pengavelingan Laut di Teluk Tering, BP Batam Verifikasi Alokasi Lahan 28 Perusahaan
    23 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Waduk Nongsa Menyusut 2,5 Meter, BP Batam Siapkan Langkah Darurat
    8 jam lalu
    Krisis Tenaga Pendidik di Batam
    8 jam lalu
    15
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 (Bagian 1)
    20 jam lalu
    1.225 Pelari Padati Dekranasda Fun & Run 2026 di Tanjungpinang
    20 jam lalu
    Persib Bandung Jumpa Persebaya Surabaya di Final Piala Presiden 2026
    6 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    3 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    3 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    1 bulan lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    1 bulan lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Kampung Tenun untuk Aktifitas Wanita di Pulau Ngenang

Editor Redaksi 7 tahun lalu 1.2k disimak

WARGA Pulau Ngenang, Suhana kini tak perlu lagi turun melaut. Perempuan paruh baya ini punya kesibukan baru sebagai penenun.

Dua alat tenun bantuan pemerintah tampak di ruang tamu rumahnya. Satu alat dengan bentangan benang berwarna merah, dan yang satu lagi hitam.

Pada bentangan hitam, tergulung kain songket biru tua bermotif gonggong. Sedangkan di bentangan sebelahnya, tampak songket merah dengan motif pucuk rebung.

“Yang ini (biru tua) saya yang kerjakan. Yang itu (merah), anak saya,” kata Suhana ketika dikunjungi di rumahnya beberapa hari kemarin.

Suhana merupakan satu dari lima warga Ngenang yang dilatih untuk menjadi penenun. Ilmu yang ia dapat kini telah ditularkannya kepada anak tertua.

“Tapi sekarang anak saya kelas VI (SD). Jadi berhenti dulu menenunnya. Lagi fokus untuk ujian,” kata dia.

Tak hanya ke anak, tetangga-tetangga Suhana pun sudah mulai banyak yang tertarik untuk belajar tenun. Sedikitnya 10 warga Ngenang kini sudah mulai tertarik untuk menenun kain.

Ia pun membuka pintu rumahnya lebar-lebar untuk mereka yang ingin belajar bersama. Karena menurutnya kegiatan ini bermanfaat bagi para perempuan.

Dari kegiatan tenun ikat ini, Suhana bisa menambah keuangan keluarga. Sehingga ia tak perlu lagi memancing ke laut.

“Dulu saya mancing, ikannya kita keringkan untuk dijual. Sekarang tak perlu lagi. Sudah ada kegiatan (menenun) ini,” tuturnya seraya menjelaskan rumitnya proses penenunan mulai dari gulung benang sampai kain jadi.

Suhana mengatakan ia bisa menyelesaikan selembar kain ukuran panjang 2 meter dalam waktu dua pekan. Dan kain ini dijualnya Rp 300 ribu per meter. Atas kesepakatan bersama, dari tiap kain yang terjual mereka setor Rp 50 ribu ke kelompok. Dana ini akan digunakan kembali untuk membeli peralatan dan bahan menenun seperti benang.

Hasil tenun dari Pulau Ngenang sudah dijual melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam sebagai pembina. Meski sejauh ini pembuatan tenun masih berdasarkan pesanan.

“Karena masih belajar juga, jadi menghitung untuk motifnya agak lama,” sebutnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mengatakan pembinaan bagi warga Ngenang ini sudah berjalan sekitar satu tahun lamanya. Dan akan terus dibina selama tiga tahun.

“Pembinaan ini adalah bentuk kreativitas Dekranasda. Batik sudah ada. Sekarang tenun. Tenun ini merupakan kebutuhan pakaian melayu. Untuk kain samping, bahan pembuatan tanjak,” tutur Ardi.

Karena penenun yang masih tergolong baru, proses pembuatan kain cukup lama. Sehingga baru bisa memenuhi permintaan terbatas.

Oleh karena itu Disbudpar akan mencoba berikan pelatihan kepada lebih banyak warga. Agar bisa dipromosikan untuk kebutuhan publik.

“Ke depan kita juga akan coba membangun Rumah Tenun di sana. Jadi pembuatannya terpusat di satu lokasi. Sehingga bisa menjadi atraksi wisata yang dapat kita jual ke wisatawan,” ujarnya.

Pengembangan Kampung Tenun Ngenang ini akan disejalankan dengan rencana pembuatan homestay atau rumah wisata di pulau yang masuk Kecamatan Nongsa tersebut.

(*)

Kaitan batam, Pulau ngenang, Tenun, top
Redaksi 19 Februari 2019 19 Februari 2019
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Pencipta Barang Nyentrik Yang Viral di Medsos
Artikel Selanjutnya Optimalkan Wisata MICE di Indonesia

APA YANG BARU?

THM di Batam Digerebek Bareskrim! 32 Orang Diamankan di Tengah Dugaan Pesta Narkoba
Artikel 4 jam lalu 61 disimak
Waduk Nongsa Menyusut 2,5 Meter, BP Batam Siapkan Langkah Darurat
Lingkungan 8 jam lalu 116 disimak
Krisis Tenaga Pendidik di Batam
Pendidikan 8 jam lalu 113 disimak
Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 (Bagian 1)
Histori 20 jam lalu 167 disimak
KSOP Larang Pompong Bersandar di Pelabuhan Sri Bintan Pura
Artikel 20 jam lalu 146 disimak

POPULER PEKAN INI

Selasa (4/08), BMKG Perkirakan Cuaca Batam Cenderung Berubah
Artikel 6 hari lalu 520 disimak
Cuaca Panas Masih Terasa di Batam, Waspadai Hujan Angin dan Petir
Artikel 5 hari lalu 497 disimak
Amsakar Lantik 2 Pejabat Eselon II, Geser Ratusan ASN di “Babak Pertama” Rotasi 2026
Artikel 5 hari lalu 476 disimak
Piala AFF 2026, Indonesia Kalah Telak dari Vietnam 3-0
Sports 6 hari lalu 453 disimak
Persib Bandung Jumpa Persebaya Surabaya di Final Piala Presiden 2026
Sports 6 hari lalu 448 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?