Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Investasi Digital Batam Terganjal Pasokan Energi Listrik
    17 jam lalu
    Perkiraan Cuaca Minggu (27/09): Seharian Berawan, Siang-Malam Diguyur Hujan
    20 jam lalu
    Kabut Asap Kiriman Kalimantan Selimuti Batam, Jarak Pandang Hanya 2.000 Meter
    1 hari lalu
    Acungkan Parang ke Jukir, Oknum Sekuriti di Batam Ditangkap Polisi
    2 hari lalu
    Kabar Duka: Putra Bungsu Presiden Soekarno, Guruh Soekarnoputra Tutup Usia
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Seorang Janda dan Dua Anak Lelakinya
    15 jam lalu
    Ratusan Pelari Meramaikan Tropical Night Run 2026 di Bintan Industrial Estate
    15 jam lalu
    Ancaman Karhutla vs. Banjir Yang Mengintai; Puncak Musim Hujan Kepri pada Januari 2027
    15 jam lalu
    Asian Games 2026, Rahmat Erwin Sumbangkan Emas Kedua Untuk Indonesia
    21 jam lalu
    FIFA ASEAN Cup 2026, Menang 2-0 atas Singapura Timnas Garuda Buka Peluang
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    7 hari lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    1 minggu lalu
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    3 minggu lalu
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    3 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Kepulauan Riouw dan Pulau Batam, 1899

Editor Admin 3 tahun lalu 1.2k disimak
Ilustrasi, disediakan oleh GoWest.ID

SEBUAH peta yang berasal dari Atlas van Nederlandsch Oost-en West-Indie’, oleh Dr I. Dornseiffen, diterbitkan oleh Seyffardt’s Boekhandel, Amsterdam, menggambarkan wilayah Kepulauan Riau di sekitar tahun 1899, termasuk pulau Batam dengan pulau-pulau kecil penyangganya.

Oleh : Bintoro Suryo


PETA ini merupakan lembar ke 6 dari peta Sumatera. Gambaran peta termasuk peta sisipan Kepulauan Anambas. Oleh sang pembuat peta, Dr. I. Dornseiffen, kabupaten Kepulauan Anambas disebutkan sebagai sebuah kepulauan kecil di Indonesia, terletak 150 mil laut timur laut Pulau Batam di Laut Natuna Utara, antara daratan Malaysia di barat dan pulau Kalimantan di timur.

Secara geografis, kepulauan Anambas saat itu disebut merupakan bagian dari Kepulauan Tudjuh, secara administratif. Peta kuno ini diterbitkan oleh Seyffardt’s Boekhandel, Amsterdam.

Gambaran Kepulauan Batam circa 1899

Pembuat peta, Dr. I. Dornseiffen , menggambarkan kepulauan Batam masa itu dengan bentuk yang kurang lebih sama seperti yang kita kenal di masa sekarang. Beberapa lokasi pesisir yang sudah didiami penduduk, dituliskan rinci. Ada perkampungan T. Singkoewan (Tanjung Sengkuang, pen), Mentarau, Tering, Belian hingga Bojan (pulau Boyan, pen) di sebelah baratnya serta wilayah yang disebut dalam peta sebagai Ladi. Sementara di wilayah timur, ada Nongsa, Senggoenoeng (Senggunung – Sambau, pen) serta pulau Sauh (Tanjung Sauh, pen) dan Kasam.

Gambar peta : Atlas van Nederlandsch Oost-en West-Indie’, oleh Dr I. Dornseiffen, diterbitkan oleh Seyffardt’s Boekhandel, Amsterdam

Pusat keramaian di pulau utama Batam, Sei Jodoh, juga dituliskan oleh Dr. I. Dornseiffen sebagai ; Djoedoe. Sementara teluk Tanjung Uma yang kita kenal sekarang, disebutkan dalam peta sebagai Djoedoe Baai.

Ada dinamika masyarakat di pulau utama kepulauan Batam, terutama di wilayah-wilayah pesisir, walau belum merupakan sentra ekonomi utama masyarakat kepulauan Batam secara umum dan pusat pemerintahan di zaman Hindia Belanda masa itu.

Arah pelayaran internasional juga dijelaskan melalui garis-garis dalam peta yang digambarkan oleh Dr. I. Dornseiffen. Dua jalur pelayaran ramai digambarkan melalui kepulauan Batam masa itu. Selain melalui Singapore Straat (Selat Singapura, pen), jalur lain adalah melalui Tjombol Straat (selat Combol, dekat pulau Bulan, pen).

Rute internasional untuk menyinggahi Tandjoengpinang (Tanjungpinang, pen) adalah melalui jalur pelayaran di Tjombol Straat. Pada masa itu, Tandjoengpinang (Tanjungpinang, pen), sudah menjadi pusat karesidenan Hindia Belanda untuk wilayah Kepulauan Riau. Jalur yang biasa digunakan sesuai peta Dr. I. Dornseiffen adalah melalui perairan selat Tjombol – perairan pulau Buluh, – mengarah ke pulau Setokok – dan melalui selat kecil antara pulau Setokok dan Batam (kini berdiri jembatan 1 Barelang, pen). Belum ada garis pelayaran langsung yang menyinggahi pulau utama Batam di gugus kepulauan Batam masa itu.

(*)

Penulis/ Videografer: Bintoro Suryo – Ordinary Man. Orang teknik, Mengelola Blog, suka sejarah & Videography.
Artikel ini pertama kali terbit di : bintorosuryo.com

Kaitan batam, History, kepulauan riau, Map, peta, Riouw, sejarah
Admin 17 Oktober 2023 17 Oktober 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali1
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya DAM Tembesi, Batam
Artikel Selanjutnya Berdiameter 100 M, BP Batam Mulai Bangun Bundaran Punggur

APA YANG BARU?

Seorang Janda dan Dua Anak Lelakinya
Catatan Netizen 15 jam lalu 197 disimak
Ratusan Pelari Meramaikan Tropical Night Run 2026 di Bintan Industrial Estate
Sports 15 jam lalu 119 disimak
Ancaman Karhutla vs. Banjir Yang Mengintai; Puncak Musim Hujan Kepri pada Januari 2027
Lingkungan 15 jam lalu 248 disimak
Investasi Digital Batam Terganjal Pasokan Energi Listrik
Artikel 17 jam lalu 255 disimak
Perkiraan Cuaca Minggu (27/09): Seharian Berawan, Siang-Malam Diguyur Hujan
Artikel 20 jam lalu 221 disimak

POPULER PEKAN INI

Hujan Sebentar; Batam Banjir, Mobil Warga Hanyut
Artikel 6 hari lalu 686 disimak
Ancaman Krisis Air, Energi, dan Minimnya Serapan Kerja di Proyek Data Centre Batam
In Depth 3 hari lalu 545 disimak
Iming-Iming “SIM C Tanpa Antre” Berujung Jerat Pidana
Artikel 2 hari lalu 540 disimak
Perluasan Kolam Retensi Untuk Tekan Titik Banjir di Batam
Lingkungan 2 hari lalu 483 disimak
BMKG: Hujan Guyur Batam 3-5 Hari ke Depan, Waspada Cuaca Cepat Berubah
Artikel 5 hari lalu 468 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?