Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Penuhi Kebutuhan Warga, Perumda Tirta Mulia Unit Kundur Tambah Jam Operasional
    3 jam lalu
    Pungli di Pelabuhan Batam Center, Oknum Petugas Imigrasi Batam Resmi Ditahan
    4 jam lalu
    Soroti Layanan Keimigrasian, Kepala BP Batam Sidak Pelabuhan Internasional
    6 jam lalu
    DPRD Batam Bentuk Pansus LKPJ Walikota Batam Tahun 2025
    18 jam lalu
    Wako Batam Minta Kinerja ASN Lebih Responsif Terhadap Kebutuhan Masyarakat
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
    2 hari lalu
    Atasi Volume Sampah di Batam, Pembangunan TPA Blok Baru di Kabil
    2 hari lalu
    Tahun 2026 Kemenag Batam Buka PMB Satu Pintu Jalur Prestasi Pada MTs Negeri
    3 hari lalu
    Debut Manis Herdman, Timnas Menang 4-0 Atas Saint Kitts
    4 hari lalu
    Dua Karakter Berbeda Orangtua
    2 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    3 minggu lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    1 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    1 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Catatan Netizen

Keteladanan Lee Kuan Yew

Bahkan setelah mati pun, tak ingin diherokan!

Editor Admin 5 bulan lalu 348 disimak
Catatan foto: Mr Twist, seorang yang menyebut dirinya sebagai "Singapore political artist", menggendong boneka Lee Kuan Yew. Foto saya jepret pada Maret 2015 silam, di City Hall, saat masa-masa berkabung meninggalnya LKY.Disediakan oleh GoWest.ID

PEKAN-pekan terakhir ini, polemik tentang rumah mendiang perdana Menteri SIngapura, Lee Kuan Yew (LKY) kembali mengemuka. Ini setelah pemerintah Singapura, melalui PLT Menteri Kebudayaan, Komunitas, dan Pemuda, David Neo, di depan parlemen, 6 November, menetapkan rumah yang beralamat di 38 Oxley Road itu akan jadi monumen nasional.

Oleh: Sultan Yohana


SEKETIKA saja, anak kedua LKY, Lee Hsien Yang, mengecam keputusan itu. Ia bersikeras, WASIAT bapaknya, yakni menghancurkan rumah itu, harus dijalankan oleh pemerintah. Sikeras yang ditentang oleh kakaknya, Lee Hsien Loong.

Lee Hsien Yang dan keluarganya sendiri, kini telah mengungsi ke Inggris sejak 2023. Itu akibat polemik berkepanjangan dengan sang kakak yang ketika itu menjabat sebagai perdana Menteri Singapura, menyoal dilaksanakan atau tidak wasiat bapak mereka. Lee Hsien Yang dan adiknya, Lee Wei Ling, minta pemerintah memenuhi wasiat bapaknya. Sementara si sulung, mau sebaliknya, rumah harus tetap berdiri untuk didedikasikan sebagai monumen umum.

Terlepas dari silang-sengkurat masalah keluarga itu, wasiat LKY, menurut saya, adalah sebuah hasil keputusan dari seorang manusia yang telah berstatus “paripurna”.

LKY, dalam banyak kesempatan, secara khusus meminta masyarakat Singapura tidak mengkultuskan dirinya. Ia tidak mau diPAHLAWAN-PAHLAWANkan. Ia bahkan, terang-terangan tidak mau dibuatkan makam mewah! Ia tidak ingin dibuatkan patung. Ia tak ingin dibuatkan monumen untuk mengenangnya. Bahkan, abu jenazah LKY, bersama abu istrinya, ditempatkan di Mandai Columbarium. Komplek penyimpanan abu masyarakat biasa. Abu mending bapak mertua saya, juga disimpan di sana.

Semangat atau budaya kultus memang berbahaya sekali. Ini budaya, bisa membawa pemakainya gagal berpikir kritis, gagal berpikir secara intelektual. Sebagai contoh mutakhir misalnya, ketika Kang Dede Mulyadi dikritik, sekalipun kritik itu sangat masuk akal, para pengkultusnya secara membabibuta menyerang si pengkritik. Atau ketika jargon “NKRI harga mati” ditelan mentah-mentah oleh sebagian besar orang NU, Gus Dur justru pernah menulis di buku “Islamku, Islam Anda, Islam Kita”, gagasan federalisme (pemisahan) bisa diwujudkan lewat kebijakan-kebijakan yang lebih bersifat kedaerahan. Seperti hak daerah untuk mengelola penerimaan keuangan secara penuh, polisi yang diurus oleh daerah (seperti Amerika yang kepala polisinya dipilih dan bertanggungjawab pada walikota), dls.

Pengkultusan, dalam tataran tauhid, bahkan begitu dekat dengan syirik.

LKY hanya ingin, rakyat Singapura, berpikir waras dan bekerja keras, agar kemiskinan sumber daya alam yang jadi masalah utama Singapura, tidak menjadi persoalan untuk kemajuan negeri ini. Itu adalah masalah yang lebih realistis untuk dipikirkan, ketimbang sekedar gelar pahlawan, apalagi sampai mengeluarkan dana miliaran rupiah untuk dibuat monumen atau patung dirinya.

Seumur hidupnya, LKY telah mendedikasikan diri pada Singapura. Semua orang Singapura, bahkan yang membencinya, pasti setuju atas dedikasinya itu. Bahkan ketika meninggal sekalipun, keteladanannya, kesederhanaanya, serta pikiran realistisnya tetap ingin terus ditanamkan pada benak masyarakat Singapura.

Indonesia butuh seorang pemimpin seperti LKY.

Catatan foto: Mr Twist, seorang yang menyebut dirinya sebagai “Singapore political artist”, menggendong boneka Lee Kuan Yew. Foto saya jepret pada Maret 2015 silam, di City Hall, saat masa-masa berkabung meninggalnya LKY.

(*)

Penulis/ Vlogger : Sultan Yohana, Citizen Indonesia berdomisili di Singapura. Menulis di berbagai platform, mengelola blog www.sultanyohana.id 

Kaitan batam, Catatan, singapura
Admin 10 November 2025 10 November 2025
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Bupati Karimun Buka Kejuaraan Sepak Takraw Antar Pelajar se Karimun
Artikel Selanjutnya “Tanpa Jalan Setapak di Poelau Laoet dan Kampoeng Midai”

APA YANG BARU?

Penuhi Kebutuhan Warga, Perumda Tirta Mulia Unit Kundur Tambah Jam Operasional
Artikel 3 jam lalu 57 disimak
Pungli di Pelabuhan Batam Center, Oknum Petugas Imigrasi Batam Resmi Ditahan
Artikel 4 jam lalu 67 disimak
Soroti Layanan Keimigrasian, Kepala BP Batam Sidak Pelabuhan Internasional
Artikel 6 jam lalu 61 disimak
DPRD Batam Bentuk Pansus LKPJ Walikota Batam Tahun 2025
Artikel 18 jam lalu 65 disimak
Wako Batam Minta Kinerja ASN Lebih Responsif Terhadap Kebutuhan Masyarakat
Artikel 1 hari lalu 113 disimak

POPULER PEKAN INI

Akhir Maret ini SPPG Batam Mulai Distribusikan Kembali MBG ke Sekolah
Artikel 5 hari lalu 322 disimak
Kantor Imigrasi Batam Tindak Lanjuti Keluhan Pemerasan Kepada WNA di Pelabuhan
Artikel 6 hari lalu 317 disimak
Diskominfo Batam Sosialiasikan Larangan Penggunaan Medsos Anak Dibawah 16 Tahun
Artikel 5 hari lalu 315 disimak
Volume Air Waduk Menurun, BP Batam Pastikan Layanan Air Bersih Tetap Terjaga
Artikel 5 hari lalu 257 disimak
Sempat Hilang, Nelayan Karimun Berhasil Ditemukan Tim SAR Gabungan
Artikel 4 hari lalu 248 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?