Hubungi kami di

Inspirasi

Raja Kripto CZ: Jangan Cemas Soal Ranking, Fokus Berapa Banyak Orang Bisa Kamu Bantu

Terbit

|

Changpeng Zhao. F. Dok. CNBCIndonesia.com/AP

PENDIRI dan CEO Binance, Changpeng Zhao (CZ), kini dijuluki sebagai ‘Raja Kripto’. Bagaimana tidak, dalam perhitungan terkini yang dipublikasikan oleh Bloomberg Billionaires Index, harta Zhao diestimasi telah menembus USD 96 miliar atau lebih dari Rp 1.370 triliun.

Bisnis penukaran uang kripto menjadikan pria ini semakin tajir, bahkan saat ini masuk dalam jajaran orang paling kaya di dunia.

Kekayaan Zhao pada saat ini sudah menyaingi pendiri Oracle, Larry Ellison, dan melampaui beberapa nama besar seperti konglomerat asal India, Mukesh Ambani.

Mereka yang berkecimpung di bisnis kripto memang makin kaya seiring nilai yang terus melonjak. Sebut saja pencipta Ethereum Vitaloik Buterin dan pendiri Coinbaes Brian Armstrong, keduanya telah menjadi miliarder dalam hitungan dolar Amerika Serikat.

Menanggapi melonjaknya kekayaannya itu, Zhao mencoba tetap rendah hati. “Jangan cemas soal ranking. Fokus kepada seberapa banyak orang yang bisa kamu bantu,” tulisnya di Twitter.

Ia kemudian berkicau lagi. “Opini tidak populer, ketimbang ranking siapa terkaya, seharusnya ada pula ranking untuk upaya amal dan filantrofi,” demikian tulis Changpeng Zhao.

Juru bicara Binance menyebut bahwa CZ memang ingin menyumbangkan sebagian besar hartanya untuk aksi kemanusiaan. Bahkan ia berniat memberikan sampai 99% dari total kekayannya.

Lelaki yang bermukim di Singapura ini lahir di China tapi kemudian berkewarganegaraan Kanada. Bagaimana kisahnya yang inspiratif dalam membangun dan membesarkan Binance?

Dikutip detikINET dari Vulcan Post, Kamis (13/1/2022) Zhao besar di Jiangsu, kedua orangtuanya adalah guru. Ketika beranjak remaja, Zhao sempat kerja di McDonald’s memasak burger dan tugas lainnya. Pada malam hari, dia juga bekerja di pom bensin.

Pada akhir 1980-an, Zhao dan keluarganya pindah ke Kanada. Ayahnya yang seorang profesor diasingkan karena bermasalah dengan negaranya. Changpeng Zhao kemudian kuliah di MacGill University di Kota Montreal jurusan Ilmu Komputer.

(*)

sumber: detik.com

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook