Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    BP Batam Himbau Masyarakat Waspadai Potensi Bahaya Kebakaran Hutan
    1 hari lalu
    Sempat Hilang, Nelayan Karimun Berhasil Ditemukan Tim SAR Gabungan
    2 hari lalu
    Overload Belanja Pegawai, Jumlah P3K Kab. Bintan Terancam Dipangkas
    2 hari lalu
    Volume Air Waduk Menurun, BP Batam Pastikan Layanan Air Bersih Tetap Terjaga
    2 hari lalu
    Kab. Bintan Alami Krisis Air Bersih, Ribuan Warga Terdampak
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Debut Manis Herdman, Timnas Menang 4-0 Atas Saint Kitts
    2 hari lalu
    Dua Karakter Berbeda Orangtua
    2 minggu lalu
    Aktifitas Kelompok Budidaya Laut Biru di Bintan
    2 minggu lalu
    Bassist God Bless, Donny Fattah Gagola Meninggal Dunia
    3 minggu lalu
    Larangan Akses Digital untuk Anak di Bawah 16 Tahun
    3 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    2 minggu lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    1 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    1 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

“Riyanto, Indonesia dan Toleransi”

Editor Redaksi 9 tahun lalu 1.6k disimak
Ilustrasi

SAAT itu malam Natal. Tepatnya tanggal 24 Desember tahun 2000 silam. Bersama empat sahabat lainnya, Riyanto mendapatkan tugas menjaga Gereja Eben Haezar Mojokerto. Ia bukanlah anggota Polisi atau Tentara, tapi ia adalah anggota Banser satuan koordinasi cabang Kabupaten Mojokerto.

Sejak maraknya teror bom di negeri ini, Pimpinan pusat gerakan pemuda Ansor memang menginstruksikan jajarannya, untuk membantu Polisi menjaga dan mengamankan perayaan Natal umat Kristiani.

Saat itu pukul 20.30 WIB. Perjalanan ibadah baru separo jalan. Tiba-tiba ada yang menyampaikan bahwa di depan pintu gereja ada bungkusan hitam yang mencurigakan. Tangkas dan tanpa ragu khas Banser, Riyanto membuka bungkusan tersebut.

Ternyata dalam bungkusan tersebut ada kabel yang terhubung dengan rangkaian yang memercikkan api. Mungkin saat itu, Riyanto tahu bahwa itu adalah bom. Tanpa ragu ia berteriak “tiaraaaap” sambil lari mendekap bungkusan tersebut menjauh gereja yang di dalamnya terdapat ratusan jemaat yang sedang beribadah.

“Bluuuuaaar” bom meledak di dekapan Riyanto Tubuhnya terpental hingga seratusan meter. Kuatnya daya ledak bom, merobohkan pagar beton gereja. Jari tangan dan muka Riyanto hancur.

Pria itu wafat untuk menyelamatkan banyak nyawa.

Pada saat kejadian, Riyanto baru berusia 25 tahun, tetapi keberaniannya patut diacungi jempol. Ia rela berkorban untuk orang banyak, meski berbeda agama.

Atas pengorbanan Riyanto,  Gus Dur pernah berujar,

“Riyanto telah menunjukkan diri sebagai umat beragama yang kaya nilai kemanusiaan. Semoga dia mendapatkan imbalan sesuai pengorbanannya.”

————————–

HARI ini, 16 November merupakan hari toleransi sedunia. Di tengah datangnya banyak ujian menimpa bangsa Indonesia, Patut kiranya kita meneladani almarhum Riyanto anggota Banser Mojokerto.

Bangsa ini dapat merdeka, bebas dari kejamnya penjajahan kolonial karena bangsa ini bersatu. Kemerdekaan mampu di rebut oleh para pejuang dengan menanggalkan identitas suku, agama dan warna kulit. Pejuang saling bahu membahu mengusir penjajah.

Indonesia, adalah negara yang penduduknya majemuk. di dalamnya terdapat suku, adat, budaya dan agama. Kemajemukan dalam hal agama terjadi karena masuknya agama-agama besar ke Indonesia.

Atas dasar itulah bangsa ini menjadi bangsa yang beragama, sehingga kehidupan keagamaan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Bahkan, dari motivasi agama inilah kita mampu merengkuh banyak keberhasilan.

Salah satunya adalah kemerdekaan melalui resolusi jihad.

Namun, di tahun-tahun terakhir ini, bangsa Indonesia mendapat cobaan dahsyat. Poso, Tolikora dan banyak wilayah dalam peta NKRI terjadi gesekan antar umat beragama. Tentu itu semua merupakan “noda hitam” di atas warna indah keberagaman bangsa ini.

Tiba-tiba keceriaan anak bangsa berubah menjadi kebengisan dengan dalih membela agama. Melampiaskan keberingasan tentu tidak boleh dengan mengatasnamakan pembelaan terhadap Tuhan.

Perbedaan tidak perlu kita jadikan sebagai alasan adanya sebuah pertentangan yang dapat merusak kerukunan. Namun kita harus menganggap perbedaan itu sebagai satu dorongan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi semua.

Perbedaan adalah aset. Perbedaan adalah kekayaan bagi Indonesia. Perbedaan adalah takdir dari Tuhan yang harus kita jaga. Oleh sebab itu, orang yang tidak menghargai atau tidak toleransi sesama umat beragama berarti menolak kemanusiaan, sesuai garis yang telah di tetapkan Tuhan.

Jika kita sudah sepakat atas itu, maka negara ini akan aman dan terasa nyaman bagi penghuninya. Selain itu bangsa ini akan jauh dari konflik-konflik berlatar belakang agama.

Jika diibaratkan buku, Indonesia adalah sampulnya dan di dalamnya ada banyak agama, suku, dan budaya. Satu sama lain saling mengait. Memiliki alur cerita menarik dan jelas jika kita tidak meninggalkan satu halamanpun untuk kita baca. Masing-masing bab dalam buku, tentu saling melengkapi.

Kita cintai Indonesia dengan saling menghormati satu sama lain. Kita sayangi Indonesia dengan memupuk rasa toleransi.

#ToleransiDamai

Penulis : Sularno Menotelis

*Penulis adalah Jurnalis dan Aktifis di GP Ansor Kota Batam.

Kaitan kehidupan beragama, perbedaan, toleransi
Redaksi 16 November 2016 16 November 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Ahok Ditetapkan Jadi Tersangka Penista Agama
Artikel Selanjutnya Kapal Tanker Meledak di Perairan Batu Ampar Batam

APA YANG BARU?

BP Batam Himbau Masyarakat Waspadai Potensi Bahaya Kebakaran Hutan
Artikel 1 hari lalu 86 disimak
Debut Manis Herdman, Timnas Menang 4-0 Atas Saint Kitts
Sports 2 hari lalu 86 disimak
Sempat Hilang, Nelayan Karimun Berhasil Ditemukan Tim SAR Gabungan
Artikel 2 hari lalu 172 disimak
Overload Belanja Pegawai, Jumlah P3K Kab. Bintan Terancam Dipangkas
Artikel 2 hari lalu 174 disimak
Volume Air Waduk Menurun, BP Batam Pastikan Layanan Air Bersih Tetap Terjaga
Artikel 2 hari lalu 179 disimak

POPULER PEKAN INI

Terapkan WFA, Rabu 25 Maret ASN Pemko Batam Mulai Bekerja Kembali
Artikel 5 hari lalu 286 disimak
Akhir Maret ini SPPG Batam Mulai Distribusikan Kembali MBG ke Sekolah
Artikel 2 hari lalu 267 disimak
Diskominfo Batam Sosialiasikan Larangan Penggunaan Medsos Anak Dibawah 16 Tahun
Artikel 3 hari lalu 260 disimak
Kantor Imigrasi Batam Tindak Lanjuti Keluhan Pemerasan Kepada WNA di Pelabuhan
Artikel 3 hari lalu 260 disimak
Bandara Hang Nadim Batam Siaga Lonjakan Penumpang Arus Balik Lebaran
Artikel 6 hari lalu 233 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?