DINAS Kesehatan (Dinkes) Bintan berencana untuk menggunakan anggaran senilai Rp15 miliar yang bersumber dari APBD 2026 untuk mendukung program BPJS Kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Bintan.
Peningkatan anggaran ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan akses layanan kesehatan yang lebih baik bagi warganya.
Kepala Dinkes Bintan, Retno Riswati, menjelaskan bahwa anggaran untuk menutupi biaya BPJS Kesehatan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kini, anggaran untuk BPJS Kesehatan masyarakat telah mengalami kenaikan, berkisar antara Rp14 miliar hingga Rp15 miliar,” ujarnya saat acara peresmian SPPG di Jalan Nusantara Km 20.
Pada tahun 2025, jumlah masyarakat yang menerima manfaat dari BPJS Kesehatan tercatat mencapai 97 persen, yang setara dengan sekitar 170 ribu orang.
Sebelumnya, alokasi anggaran untuk program ini mencapai lebih dari Rp13 miliar. Menurut Retno, di awal tahun ini, tingkat cakupan BPJS Kesehatan telah mencapainya 99 persen dari total populasi.
“Tinggal sekitar 1 persen atau sekitar 1.700 orang yang belum terjangkau,” jelasnya.
(nes)


