Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Ribuan Warga Terdampak Perubahan Desil Ajukan Perubahan Data
    20 jam lalu
    Asap Karhutla Sumatra Sampai ke Kepri hingga Singapura & Malaysia
    20 jam lalu
    Rp3,77 Miliar Bantuan Alat Tangkap untuk 210 Nelayan di Batam
    21 jam lalu
    Layanan Air Bersih di Batam Memburuk, Ombudsman Kepri Turun ke Lapangan
    22 jam lalu
    Juli 2026: Turis Asing ke Batam Turun 10,78 Persen
    22 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Dari Letnan Asworth ke Brandes; Inkripsi Prasasti Budha di Karimun
    2 hari lalu
    Pembaca Lansia
    3 hari lalu
    Pasokan Anggur Lokal di Bintan Jadi Peluang Petani
    5 hari lalu
    Lomba Jong di Pantai Wan Seri Beni Bintan
    5 hari lalu
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
    7 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Tanjung Lamun, Batam
    13 jam lalu
    Gunung Kijang, Bintan
    19 jam lalu
    Gedung Beringin, Batam
    2 minggu lalu
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    3 minggu lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Samsung Galaxy Note 7: Skandal Pada Cacat Baterai Lithium-Ion?

Editor Redaksi 10 tahun lalu 1.3k disimak
Foto : shutterstock

SKANDAL pada produk gadget Samsung Galaxy Note 7 semakin rumit. Sejak muncul laporan di akhir Agustus bahwa ponsel itu mudah meledak dan terbakar, Samsung sudah mengumumkan akan menarik kembali sekitar 2,5 juta Galaxy Note 7 yang sudah terlanjur beredar di dunia.

Pada akhir pekan ini muncul laporan korban pertama: seorang bocah enam tahun di New York, Amerika Serikat yang mengalami luka bakar karena Galaxy Note 7 yang sedang digenggamnya meledak dan terbakar.

Seperti bola salju, rentetannya berlanjut. Maskapai-maskapai penerbangan dunia, termasuk Garuda Indonesia, Lion Air, dan AirAsia, sudah meminta penumpang tidak menyalakan Galaxy Note 7 di dalam pesawat atau memasukkannya ke bagasi. Yang terbaru, maskapai-maskapai tersebut sudah melarang penumpangnya membawa Samsung Galaxy note 7 ke dalam pesawat!

Apa sebenanya yang jadi masalah?

Menurut New York Times, masalah ada pada Galaxy Note 7 yang berpusat di baterai. Ponsel yang diluncurkan pada Agustus kemarin itu menggunakan baterai lithium-ion yang diduga cacat!

Baterai lithium ion?

Lithium, elemen ketiga dalam tabel periode, adalah logam berwarna perak-keputihan yang bisa dengan mudah terbakar jika terpapar oksigen atau air.

Pada 1991, jelas LiveScience, Sony Corp menemukan dan mengomersialisasikan cara yang aman untuk memanfaatkan lithium, dengan memasukkan ion-ion lithium (alih-alih lithium murni) ke dalam wadah bertekanan tinggi atau campuran kimiawi, sehingga tak mudah terbakar.

Partikel-partikel lithium-ion di dalam baterai akan terus bergerak di antara elektroda negatif dan positif ketika digunakan atau diisi ulang. Keunggulan baterai ini adalah ukurannya yang kecil dan bisa diisi ulang.

Baterai lithium ion digunakan di mana saja?

Baterai ini mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Selain dalam ponsel, ia juga digunakan pada laptop, mobil listrik, pesawat terbang, bahkan pada rokok elektrik. Tentu saja ukuran baterai lithium-ion pada mobil dan pesawat terbang jauh lebih besar ketimbang pada ponsel.

Apa masalah sebenarnya pada baterai ini?

Agar partikel-partikel lithium-ion bisa mudah bergerak antara elektroda, komponen kimiawi yang mudah terbakar dan tak stabil dipisahkan, dimasukkan dalam sel-sel baterai yang bertekanan tinggi.

Masalah pertama adalah panas saat pengisian ulang. Lazimnya ponsel-ponsel pintar termutakhir akan secara otomatis berhenti mengisi ulang jika baterai sudah penuh. Ini penting agar baterai tidak kelebihan panas saat diisi ulang.

Baterai yang tidak memiliki mekanisme ini, berisiko terbakar. Jika diisi ulang terlalu lama, maka ion-ion lithium akan berkumpul pada satu titik dan mengendap menjadi logam di dalam baterai. Sementara panas yang dihasilkan dari proses isi ulang bisa menciptakan gelembung oksigen di dalam gel baterai. Pertemuan antara oksigen dan lithium memantik api dan bahkan ledakan.

Foto : moneyinc.com
Foto : moneyinc.com

Jika baterai ini berisiko, mengapa masih diproduksi?

Teknologi baterai adalah salah satu yang paling lambat berkembang. Ini disebabkan karena risikonya yang besar dan panjangnya proses uji coba sebelum bisa diproduksi secara komersial.

Saat ini lithium-ion adalah baterai yang paling murah, paling mudah diproduksi, dan tentu saja paling aman.

Apakah benar bahwa ini yang terjadi pada Samsung Galaxy Note 7?

Samsung hanya mengatakan bahwa cacat Galaxy Note 7 diduga berasal dari kekeliruan saat proses produksi baterai. Perusahaan Korea Selatan itu tak memberikan penjelasan lebih rinci.

Tetapi sebuah teori yang beredar luas mengatakan kesalahan terletak pada sebuah komponen di dalam baterai yang tidak digulung dengan tepat.

Apa yang sedang dilakukan Samsung saat ini?

Samsung mengatakan akan mengganti jutaan Galaxy Note 7 yang sudah dijual di 10 negara dengan perangkat yang sama, tetapi yang sudah disempurnakan. Kini proses produksi perangkat pengganti, yang diperkirakan berlangsung selama dua pekan, sedang berjalan. ***

Kaitan Baterai Lithium-Ion, cacat produksi, Samsung Galaxy Note 7, skandal
Redaksi 12 September 2016 12 September 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Batas Pembuatan E-KTP Mundur Hingga Pertengahan 2017
Artikel Selanjutnya Bidik Mobil Listrik, Volkswagen Gandeng JAC

APA YANG BARU?

Tanjung Lamun, Batam
Wilayah 13 jam lalu 75 disimak
Gunung Kijang, Bintan
Wilayah 19 jam lalu 94 disimak
Ribuan Warga Terdampak Perubahan Desil Ajukan Perubahan Data
Artikel 20 jam lalu 138 disimak
Asap Karhutla Sumatra Sampai ke Kepri hingga Singapura & Malaysia
Artikel 20 jam lalu 162 disimak
Rp3,77 Miliar Bantuan Alat Tangkap untuk 210 Nelayan di Batam
Artikel 21 jam lalu 131 disimak

POPULER PEKAN INI

Diduga Dampak Karhutla, Langit Batam Mulai Diselimuti Kabut Asap
Artikel 5 hari lalu 395 disimak
BMKG Batam: “Cuaca Kota Batam Awal Bulan September Cerah Berawan”
Artikel 4 hari lalu 308 disimak
Pasokan Anggur Lokal di Bintan Jadi Peluang Petani
Lingkungan 5 hari lalu 294 disimak
Lomba Jong di Pantai Wan Seri Beni Bintan
Budaya 5 hari lalu 288 disimak
Krisis Air di Batam, Warga Konsumsi Air dari Pipa Pinggir Jalan
Artikel 5 hari lalu 283 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?