Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Pemko Batam Kaji Aturan Administrasi Kependudukan, Pendatang Wajib Bawa SKCK
    16 jam lalu
    Tersangka ‘Rayap Besi’ Terowongan Pelita Positif Amphetamine dan Methamphetamine
    19 jam lalu
    Pemerintah Beri Sinyal Turunkan Harga BBM Non-Subsidi
    19 jam lalu
    Datangi DPRD Batam, Mahasiswa Sampaikan Lima Tuntutan Kebijakan Nasional
    1 hari lalu
    Siswa SMA Keluarga Mampu Bisa Tidak Lagi Jadi Prioritas Penerima MBG
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Liga Takraw Season 2 2026 Tuntas, Tim Juara Terima Piala dan Uang Pembinaan
    16 jam lalu
    Puluhan Ribu Calon Murid Baru SMA dan SMK di Kepri Bersaing Ketat Masuk Sekolah Negeri
    16 jam lalu
    Pelatih Iran Nilai Timnya Paling “Tertindas” di Piala Dunia 2026
    19 jam lalu
    Disdik Batam Terbitkan Surat Edaran Pengawasan Gadget Siswa
    1 hari lalu
    Mengapa Judi ‘Online’ Masih Marak Meskipun Sudah Ada Aturan Pidananya?
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Benan, Lingga
    2 hari lalu
    Raja Ali ibn Daeng Kamboja (Yang Dipertuan Muda Riau V)
    3 hari lalu
    ANALISIS DATA: Cuaca Batam & Kepri Sepekan ke Depan
    4 hari lalu
    Sultan Sulaiman II Badrul Alamsyah (Sultan Riau Lingga Keempat 1857 – 1883)
    7 hari lalu
    Penduduk Batam Kategori Miskin 3,81 persen, Lingga Tertinggi di Kepri 9 persen
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 hari lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    5 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Sejarah Pengelolaan Air Bersih di Batam (2) | KONSESI MODAL ASING & DAM BALOI YANG MERANA

Editor Admin 6 tahun lalu 4.4k disimak

SEJALAN dengan perkembangan Batam di dekade 90-an, kota ini dituntut untuk mampu menyediakan air bersih dengan kualitas yang baik. Terutama untuk industri dan hotel yang sedang tumbuh saat itu.

Untuk peningkatan pelayanan air bersih kala itu, anggaran pemerintah terbatas. Otorita Batam (sekarang BP Batam, pen) berinisiatif untuk melakukan kerjasama pengelolaan air bersih dengan pihak swasta agar pengelolaan air bersih di pulau industri ini dapat berjalan dengan lebih profesional.

Ilustrasi – kondisi salah satu ruas jalan di Batam pada era tahun 1980-an, Foto : © repro dok. BP Batam

Ketua OB saat itu BJ Habibie (alm) memerintahkan Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) Otorita Batam Soeryohadi Djatmiko untuk mencari perusahaan yang mampu mengelola dan menjadi operator pelaksana penyediaan air bersih di pulau Batam.

Biwater International Ltd., sebuah perusahaan pengelolaan air bersih yang berkedudukan di Inggris dengan bekerjasama bersama PT. Bangun Cipta Kontraktor dan PT. Syabata Cemerlang menyanggupi tawaran ini.

Mereka membuat konsorsium bernama PT. Adhya Tirta Batam (PT. ATB) yang belakangan ditunjuk oleh Otorita Batam sebagai pengelola dan operator pelaksana penyediaan air bersih di pulau Batam hingga lebih dari dua dekade.

Pada tanggal 17 April 1995, pemerintah melalui Otorita Batam mengadakan kerjasama konsesi pengelolaan air bersih dengan PT. ATB untuk pengelolaan air bersih di Batam selama 25 tahun.

Perjanjian dimulai tahun 1995 dan berakhir pada 2020.

Hal itu sesuai perjanjian nomor 009/UM-PERJ/IV/95.

* (sumber : buku MENGUNGKAP FAKTA PEMBANGUNAN BATAM ERA BJ HABIBIE, pen).

Sejak bulan November tahun 1995, pengelolaan air bersih di Batam resmi dilakukan oleh PT. ATB dengan pola kemitraan antara pemerintah dan swasta.

Dasar pemikirannya antara lain adalah meningkatkan pelayanan yang dirasakan semakin mendesak kala itu oleh konsumen air bersih di Batam serta untuk menggalakkan keterlibatan swasta dalam pengembangan pulau Batam.

Target dari kerjasama ini adalah memenuhi standar air minum (drinking water), yaitu air yang langsung bisa dikonsumsi atau diminum, tanpa melalui proses pengolahan (dimasak, pen) terlebih dahulu.

* (sumber : buku MENGUNGKAP FAKTA PEMBANGUNAN BATAM ERA BJ HABIBIE, pen).

Standar kualitas diperlukan untuk menangani penyediaan air bersih pada umumnya dan air minum pada khususnya.

Pengaturan standar kualitas air di pulau Batam menggunakan standar kualitas berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 416/Menkes/PER/IX/90 tentang syarat-syarat dan pengawasan kualitas air serta standar kualitas air dari World Health Organization (WHO).

Dalam perjalanannya, PT. ATB sebagai pengelola dan operator penyediaan air bersih di Batam belum sepenuhnya bisa memenuhi salah satu target. Yakni penyediaan air langsung minum (drinking water) kepada para pelanggannya.

Walau begitu, perusahaan itu juga sempat menyediakan fasilitas water fountain untuk akses air langsung minum di beberapa titik fasilitas dan ruang publik beberapa tahun lalu.

Salah satu kendala yang dihadapi dalam pemenuhan target air langsung minum ke para pelanggan adalah persoalan pipa penyaluran ke pelanggan yang masih belum memenuhi standar baku penyaluran air langsung minum kepada para pelanggan mereka.

DAM Baloi Berhenti Operasi

DI akhir masa konsesi mereka pada tahun 2020 ini, operator pengelola air bersih di Batam, PT ATB, hanya mengelola lima waduk/DAM buatan Otorita Batam.

Kondisi DAM Baloi yang sudah dipadati pemukiman liar warga, ist.

Satu waduk/DAM yaitu DAM Baloi sudah tidak lagi bisa difungsikan sejak tahun 2012. Kandungan deterjen, kromium, kadmium, dan timbal sudah terlampau tinggi di waduk itu.

Permukiman liar menjamur di sekitar DAM Baloi, sebagai imbas pertumbuhan Batam yang mulai menjelma sebagai kota besar.

Instalasi pipa untuk mengalirkan air bersih di Dam Baloi, Batam, juga sudah tidak lagi berfungsi.

Sejak berhenti beroperasi pada 2012, waduk itu kini berubah menjadi septic tank raksasa, tempat warga membuang limbah rumah tangga mereka.

Suasana DAM Baloi pada era tahun 70-an, Foto : © Salman Ahmad on FACEBOOK

Seluruh instalasi pengolahan air di Dam Baloi telah ditutup PT Adhya Tirta Batam pada 2012 karena air di waduk tersebut dinilai sudah tidak layak dikonsumsi.

“Berubah jadi Septic Tank umum. Maaf kalau bahasa saya agak kasar. Tapi itulah faktanya,” kata Dirut PT. ATB Benny Andrianto dalam salah satu tulisan di artikelnya yang diunggah di jejaring sosial pada 23 September 2019 lalu.

Menurut Benny, Daerah Tangkapan Air (DTA) di sana tak lagi berupa hutan. Tapi berubah jadi hunian liar.

Semasa DAM Baloi masih berfungsi, ATB menurutnya mengolah air DAM Baloi untuk dialirkan kepada penduduk. Itu sama dengan mengolah air Septic Tank.

Tapi pencemaran air di sana semakin hari semakin parah. Sampai akhirnya diputuskan, DAM Baloi tutup pada tahun 2012.

“Kita kehilangan 1 sumber air karena tidak awas,” lanjutnya.

Dengan berhentinya operasi waduk tersebut pada 2012, kota Batam kehilangan satu dari enam waduk sumber air bersih.

Dari data di sumber Kantor Air Minum Otorita Batam pada era tahun 90-an seperti dimuat dalam buku : MENGUNGKAP FAKTA PEMBANGUNAN BATAM ERA BJ HABIBIE, sebenarnya ada rencana pembangunan waduk-waduk baru untuk ke depannya.

Rencana pembangunan waduk/ DAM susulan adalah :

  1. Waduk/ DAM Sei Gong
  2. Waduk/ DAM Sei Rempang
  3. Waduk/DAM Sei Raya
  4. Waduk/DAM Sei Cia
  5. Waduk/DAM Sei Huton
  6. Waduk/DAM Sei Rempang Tiga
  7. Waduk/DAM Sei Galang

Dari total 7 rencana pembangunan waduk baru di luar yang sudah dibangun sebelumnya saat ini, baru waduk Sei Gong yang terlihat progress pembangunannya.

(Selesai)

(Yum/GoWestID)

———————-

Sumber : Buku MENGUNGKAP FAKTA PEMBANGUNAN BATAM ERA BJ HABIBIE

Kaitan air, atb, batam, Bp batam, Otorita, Pengelolaan air, sejarah, top
Admin 26 Januari 2020 26 Januari 2020
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Memahami Makna Nyala Lilin Di Vihara Pada Momen Imlek
Artikel Selanjutnya Perlu Pemahaman Soal Gejala & Penanganan Virus Corona

APA YANG BARU?

Pemko Batam Kaji Aturan Administrasi Kependudukan, Pendatang Wajib Bawa SKCK
Artikel 16 jam lalu 174 disimak
Liga Takraw Season 2 2026 Tuntas, Tim Juara Terima Piala dan Uang Pembinaan
Sports 16 jam lalu 175 disimak
Puluhan Ribu Calon Murid Baru SMA dan SMK di Kepri Bersaing Ketat Masuk Sekolah Negeri
Pendidikan 16 jam lalu 159 disimak
Tersangka ‘Rayap Besi’ Terowongan Pelita Positif Amphetamine dan Methamphetamine
Artikel 19 jam lalu 187 disimak
Pemerintah Beri Sinyal Turunkan Harga BBM Non-Subsidi
In Depth 19 jam lalu 201 disimak

POPULER PEKAN INI

Kalah Dari Australia, Nova Arianto Segera Evaluasi Tim Garuda Muda
Sports 7 hari lalu 728 disimak
ANALISIS DATA: Cuaca Batam & Kepri Sepekan ke Depan
Statistik 4 hari lalu 701 disimak
Piala Dunia 2026, Korea Selatan Comeback (2-1) Atas Republik Ceko
Sports 6 hari lalu 667 disimak
Proyek Jembatan Batam–Bintan Senilai Rp17 Triliun Masih Mandek, Investor Belum Ada
Artikel 6 hari lalu 651 disimak
Lewat Inovasi “Ojek Sampah”, Miswanto Raih Kalpataru Adya 2026
Lingkungan 6 hari lalu 610 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?