Terhubung Dengan Kami

Uang

Solusi “Open Sky” Untuk Tiket Pesawat Mahal, Bagaimana?

iqbal fadillah

Dipublikasi

pada

PERHIMPUNAN Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mendorong upaya Pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk menerapkan “open sky” atau kebijakan bersama membuka wilayah udara di Indonesia termasuk untuk maskapai asing.

Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani di Jakarta mengatakan bahwa pihaknya menduga tingginya harga tiket disebabkan kurangnya persaingan maskapai di Indonesia. Dirinya pun pernah mengusulkan kepada pemerintah untuk membuka kerja sama dengan maskapai asing agar melebarkan ekspansi ke Indonesia.

“Kami pernah mengusulkan ke pemerintah agar membuka pintu masuk regional airlines ke Indonesia untuk menambah rute domestik. Bisa saja itu Jetstar, AirAsia, dan lainnya. Jadi ini tentu saja kabar yang sangat menggembirakan,” kata Hariyadi dalam siaran pers dari Kementerian Pariwisata.

Hariyadi mengatakan, hingga saat ini harga tiket pesawat masih terlalu mahal. Menurutnya, mahalnya tiket ini mempengaruhi bagi dunia usaha pariwisata terutama untuk jasa travel dan penginapan.

“Dengan tingginya harga tiket pesawat ini sudah tentu ada pengaruhnya bagi industri perhotelan. Yang jelas menyebabkan okupansi turun,” kata Hariyadi.

Hariyadi juga mengatakan, dengan hanya ada dua maskapai penerbangan di Indonesia maka dinilai kurang ada persaingan yang sehat.

Menurutnya, kondisi pasar duopoli memunculkan kerentanan persaingan harga yang tidak sehat dalam suatu industri. Sebab, ketika misalnya salah satu pelaku usaha menerapkan kenaikan harga, maka pelaku usaha yang lain tidak serta merta akan mempertahankan harga.

“Justru, pemain lain bisa saja melakukan kenaikan harga juga, meski tidak setinggi pemain sebelumnya. Hal ini lantaran pemain itu melihat ada peluang untuk tetap mendapat keuntungan dalam persaingan yang pasarnya dikuasai oleh dua pemain saja. Masyarakat jadi tidak ada pilihan,” tuturnya.

(*)

Advertisement



Klik untuk memberi komentar

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Budaya6 hari lalu

“MERAWAT GASING MELAYU” | GALERI

GASING merupakan permainan tradisi yang kerap ditemui di masyarakat Melayu pada zaman dahulu. Sekarang, sudah tidak banyak lagi yang memainkannya....

Pop & Roll6 hari lalu

Sudah Jelas, Jenis Kelamin Lucinta Luna Adalah Wanita

JAJARAN Polres Metro Jakarta Barat telah menerima salinan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ihwal perubahan jenis kelamin Lucinta Luna. Surat tersebut...

Gaptek? Gak Lah!1 minggu lalu

Berhati-Hati, Ada Malware Yang Disuntikkan di Konten Informasi Tentang Virus Corona

VIRUS corona disalahgunakan oleh beberapa oknum untuk memasukkan malware ke perangkat mobile. Pakar informasi dan teknologi (IT) mengungkapkan celah masuknya malware ke...

Makan Enak2 minggu lalu

Nyicip Lendot Khas Karimun

LENDOT adalah makanan khas masyarakat Melayu. Khususnya bagi warga yang tinggal di kabupaten Karimun. Makanan yang terbuat dari sagu dengan...

Gaptek? Gak Lah!2 minggu lalu

4 Vendor China Bergabung Bikin Pesaing Google PlayStore

EMPAT vendor ponsel asal China, Huawei, Oppo, Vivo, dan Xiaomi dikabarkan tengah menyiapkan sebuah platform toko aplikasi smartphone Android pesaing...

Makan Enak2 minggu lalu

Harris Resort Barelang Batam Hadirkan Menu Baru di 2020

JUICE Bar, HARRIS Café, 20 Feet Snack & Bar, Rocksalt Beach Club dan Ti Punch Bar HARRIS Resort Barelang Batam,...

Pilihan gowest.id2 minggu lalu

Proses Pemulangan WNI Dari Wuhan | KILAS BALIK

DALAM beberapa hari ini, proses pemulangan 238 WNI asal Wuhan, China begitu menyita perhatian publik. Banyak yang mendukung langkah pemerintah...

Hidup Sehat2 minggu lalu

Virus Corona Tidak Ditularkan Dari Benda Mati

VIRUS Corona tidak menular melalui barang maupun pakaian. Terkait keresahan masyarakat apakah Novel Coronavirus (2019-nCoV) dapat menular melalui barang paketan,...

Pop & Roll3 minggu lalu

Ronaldo Jadi Yang Pertama Dengan 200 Juta Followers di IG

BINTANG sepak bola Cristiano Ronaldo merayakan raihan  200 juta pengikut di Instagram. Ronaldo pun memposting keberhasilan ini melalui sebuah postingan....

Gaptek? Gak Lah!3 minggu lalu

Menampilkan Galaksi Bimasakti di Ponsel Pakai Google Earth

MESKIPUN tidak bisa menikmati keindahan luar angkasa, kita bisa melihat alam semesta di smartphone lewat bantuan Google Earth. Sayangnya, selama...