Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Polisi Amankan Tiga Kerabat Korban Kekerasan Seksual Kakak-Beradik di Bintan
    30 menit lalu
    Tiga Terduga ABK Ditangkap dan Nakhoda Kabur Usai Penyelundupan 16 Migran ke Malaysia
    48 menit lalu
    18 Wilayah Tergolong Krisis Air, BP Batam Janji Benahi
    13 jam lalu
    ABH Siapkan Tangki Air, Pekerjaan Pipa di Simpang Plamo – K Square Belum Rampung
    13 jam lalu
    Kelompok Usia Dewasa Dominasi Kasus ISPA di Batam
    13 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    “Ai Djong di Tanah Merah, Kapal Purba di Soengei Djaka”
    12 menit lalu
    WALHI Soroti Risiko Ekosistem dan Krisis Air Efek Ekspansi Data Center Batam
    13 jam lalu
    Kenalkan Sejarah dan Budaya di Ranah Digital
    2 hari lalu
    Polibatam Bawa 9 Inovasi Unggulan ke The Premier Manufacturing Indonesia Series 2026
    2 hari lalu
    Timnas Indonesia Raih Tropi Internasional Sepakbola, Setelah 35 Tahun Puasa Gelar
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
    1 minggu lalu
    Pelawan Merah: Pohon Eksotis yang Menjaga Hutan Kepulauan Riau
    1 minggu lalu
    Nazief Soesiladharma (Walikota Batam Ketiga)
    1 minggu lalu
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    3 minggu lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    4 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    4 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    4 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    8 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Tokoh

Tengku Sulung

Editor Admin 2 tahun lalu 2.2k disimak
Ilustrasi, Perlawanan Tengku Sulung. © disediakan oleh GoWest.ID

Nama : Tengku Sulung

Masa hidup : 1799 – 1858

Era : Kesultanan Riau Lingga

Tengku Sulung lahir di Lingga, Kepulauan Riau, pada sekitar akhir abad 18 atau awal abad ke-19. Ayahnya bernama Tok Luhus, seorang bajak laut yang menikahi Raja Maimunah dari Negeri Siak.

Sejak kecil, ia dididik oleh keluarganya dengan ajaran Islam yang kuat. Pemahamannya tentang Islam pada akhirnya memengaruhi pandangannya terhadap Belanda. Ia diketahui sangat membenci Belanda dan tidak bersedia untuk bekerja sama dalam bentuk apapun.

Saat remaja, ia sempat mengikuti jejak ayahnya menjadi bajak laut hingga berlayar mencapai Kalimantan. Setelah meninggalkan masa kelamnya, Tengku Sulung menetap di Riau, tepatnya di sekitar Sungai Reteh.

Menjadi Panglima Reteh

Pada 1841, kepemimpinan Sultan Muhammad Syah dari Kesultanan Riau-Lingga berakhir. Ia diganti puteranya, Sultan Mahmud Muzaffar Syah. Selama Sultan Mahmud Muzaffar Syah memimpin, Belanda terus mendesak agar kerajaannya mau menandatangani suatu perjanjian.

Namun, Sultan Muzaffar Syah tidak menghiraukan, bahkan telah mengacaukan prajurit Belanda di lautan dan kerap bepergian ke Singapura dan Pahang secara sembunyi-sembunyi. Karena perbuatannya itu, pemerintah kolonial menganggap bahwa Sultan Muzaffar Syah kurang menghormati perwakilan Belanda di Tanjung Pinang.

Pada 23 September 1857, Sultan Muzaffar Syah dilengserkan dari jabatannya oleh Belanda. Langkah yang dilakukan Belanda itu lantas memicu pemberontakan dari rakyat Riau, salah satunya dipimpin oleh Panglima Besar Tengku Sulung.

Tengku Sulung yang kemudian diangkat oleh Sultan sebagai panglima Reteh, melakukan berbagai aksi yang mengganggu pelayaran dan perdagangan Belanda.

Ia memusatkan perlawanan pada Belanda di daerah yang saat ini masuk dalam wilayah Kecamatan Reteh dan Sungai Batang, Riau.

Saat perlawanan, ia sempat mengirim utusan ke Singapura untuk menemui Sultan Muzaffar Syah. Maksudnya adalah meminta dukungan sultan, serta membeli perlengkapan senjata. Setelah persenjataan tersedia, Tengku Sulung mendirikan benteng-benteng pertahanan untuk menampung 800 pasukan yang berhasil dikumpulkannya.

Melihat pergerakan Tengku Sulung, Belanda mengirim sejumlah kapal perang ke Reteh pada 9 Oktober 1858.

Pasukan Belanda yang diperintah oleh Letnan AAJ Kroef, memblokade semua aliran sungai yang mengalir di wilayah Reteh. Aksi blokade membuat pasukan Tengku Sulung terkepung.

Buku : Sejarah perjuangan Panglima Besar Reteh Tengku Sulung melawan Belanda tahun 1858, karya Rustam S. Abrus dkk, terbitan Unri Press

Pada 16 Oktober 1858, pasukan Reteh berusaha menyerang kapal-kapal Belanda yang ada di Kuala Patah Parang. Tapi tidak berlangsung lama karena pasukan Belanda jauh lebih kuat.

Pada 4 November 1858, pasukan Belanda melakukan serangan penuh ke benteng pertahanan Reteh, setelah sehari setelahnya, Residen Riau mengirim ultimatum kepada Tengku Sulung untuk menyerahkan diri.

Puncak pertempuran terjadi pada 7 November 1858, di mana Belanda melakukan serangan besar-besaran ke wilayah Tengku Sulung. Pasukan Reteh kewalahan. Pada akhirnya, Tengku Sulung meninggal di medan pertempuran setelah tertembak tepat di tengah lehernya.

(ham)

Sumber : Perpusnas, buku "Sejarah perjuangan Panglima Besar Reteh Tengku Sulung melawan Belanda tahun 1858", Kompas, 

Kaitan batam, Inderagiri, kepri, lingga, Reteh, Riau lingga, Tengku Sulung
Admin 7 Januari 2025 7 Januari 2025
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali1
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Sudah Tiba di Indonesia
Artikel Selanjutnya Lahan Status Quo dan Investor Lokal

APA YANG BARU?

“Ai Djong di Tanah Merah, Kapal Purba di Soengei Djaka”
Histori 12 menit lalu 64 disimak
Polisi Amankan Tiga Kerabat Korban Kekerasan Seksual Kakak-Beradik di Bintan
Artikel 30 menit lalu 38 disimak
Tiga Terduga ABK Ditangkap dan Nakhoda Kabur Usai Penyelundupan 16 Migran ke Malaysia
Artikel 48 menit lalu 101 disimak
18 Wilayah Tergolong Krisis Air, BP Batam Janji Benahi
Artikel 13 jam lalu 186 disimak
ABH Siapkan Tangki Air, Pekerjaan Pipa di Simpang Plamo – K Square Belum Rampung
Artikel 13 jam lalu 213 disimak

POPULER PEKAN INI

Lila di Hulu Sungai Bere & Makam Tua Di Pengujan
Histori 4 hari lalu 602 disimak
Polibatam Bawa 9 Inovasi Unggulan ke The Premier Manufacturing Indonesia Series 2026
Pendidikan 2 hari lalu 599 disimak
Imbas Pelebaran Jalan Tengku Sulung, Pengendara Diarahkan Lewat Botania
Artikel 3 hari lalu 554 disimak
Ratusan Calon PMI Nonprosedural Batal Berangkat dari Batam
Artikel 3 hari lalu 543 disimak
Rapor Merah Industri Perhotelan di Tengah Tren ‘Wisata Sehari’ Batam
In Depth 5 hari lalu 543 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?