Hubungi kami di

Jiran

Wabah Hepatitis Misterius Masuk Singapura, Menyerang Bayi 10 Bulan

Kasus hepatitis akut tanpa diketahui penyebabnya menyerang seorang anak laki-laki yang masih berusia 10 bulan di Singpaura

Terbit

|

Ilustrasi: Virus hepatitis misterius. F. Dok. Akurat.co/Istimewa

KEMENTERIAN kesehatan Singapura (MOH) melaporkan Hepatitis Misterius sudah masuk ke negaranya. Kasus hepatitis akut tanpa diketahui penyebabnya menyerang seorang anak laki-laki yang masih berusia 10 bulan.

Menurut MOH pihaknya sedang melakukan penyelidikan kasus hepatitis misterius tersebut, apakah kasus di Singapura ini serupa dengan wabah global yang belakangan menjadi perhatian.

Laporan hepatitis akut atau peradangan hati pada bayi diterima MOH pada Jumat (29/4/2022). Bayi berusia 10 bulan ini tengah dirawat di unit gawat darurat RS Wanita dan Anak KK. Hingga kini, sejumlah kontak erat dari keluarga bayi dinyatakan dalam kondisi sehat.

“Investigasi sedang berlangsung untuk menentukan apakah kasus tersebut memiliki presentasi mirip dengan kasus hepatitis akut yang penyebabnya tidak diketahui, yang dilaporkan secara internasional dan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),” kata MOH.

BACA JUGA :  GNR Konser Februari 2017, Siap-Siap Merapat ke Singapura

“Hasil tes laboratorium telah menetapkan kasus negatif untuk virus umum penyebab hepatitis (virus hepatitis tipe A, B, C dan E). Kasus tersebut memiliki riwayat infeksi Covid-19 sebelumnya pada Desember 2021, meskipun tidak ada bukti saat ini hepatitis akut terkait dengan Covid-19.”

MOH melaporkan ada lebih dari 200 kasus yang terinfeksi ‘hepatitis misterius’ di 17 negara. Karenanya, Departemen Kesehatan setempat tengah memantau situasi dengan cermat dan sudah memberitahu semua praktisi medis untuk mewaspadai gejala infeksi hepatitis yang penyebabnya tidak dapat diidentifikasi.

Dikutip dari Channel News Asia, hepatitis dapat disebabkan oleh infeksi virus, penggunaan alkohol, racun, obat-obatan, dan kondisi medis tertentu. Penyebab pasti hepatitis akut dalam kasus ini di seluruh dunia tidak diketahui, meskipun penyelidikan awal menunjukkan bahwa kasus tersebut kemungkinan berkaitan dengan infeksi adenovirus.

BACA JUGA :  Singapura Cabut Pembatasan Perjalanan Pengunjung Asal Taiwan

Adenovirus adalah virus umum yang biasanya menyebabkan penyakit pernapasan atau pencernaan dan umumnya tidak diketahui menyebabkan hepatitis pada anak-anak yang sehat.

Sebagai tindakan pencegahan, mencuci tangan dan kebersihan pernapasan yang baik membantu mengurangi penyebaran banyak infeksi umum, termasuk infeksi adenovirus. Anak-anak yang tidak sehat disarankan untuk tinggal di rumah sampai gejalanya berhenti atau dinilai sudah fit untuk kembali ke sekolah.

Orang tua harus mewaspadai gejala hepatitis dan mencari perhatian medis dini jika khawatir. Gejala penyakit hepatitis antara lain:

  • Urine gelap
  • Kotoran pucat, berwarna abu-abu
  • Menguningnya bagian putih mata atau kulit (jaundice)
  • Kulit yang gatal
  • Nyeri otot atau sendi
  • Demam
  • Mual, muntah, atau sakit perut
  • Kelesuan atau kehilangan nafsu makan.

(*)

sumber: detik.com

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid