Hubungi kami di

Dunia

Wow! Saham Meta Melejit, Kekayaan Mark Zuckerberg Nambah Rp 159 Triliun

Hanya dalam sehari, kekayaan Mark Zuckerberg meningkat sebanyak US$11 miliar atau sekitar Rp 159 triliun (kurs Rp14.525 per dolar AS)

Terbit

|

Mark Zuckerberg. F. Dok. Okezone.com/Reuters

MARK Zuckerberg nampaknya mulai ‘memperbaiki’ peringkatnya, setelah dua bulan tersingkir dari jajaran 10 orang terkaya di dunia. Hanya dalam sehari, kekayaan Mark Zuckerberg meningkat sebanyak US$11 miliar atau sekitar Rp 159 triliun (kurs Rp14.525 per dolar AS).

Dilansir dari CNN Business, Sabtu (30/4/2022), Kekayaan pendiri Facebook ini bertambah US$ 11 miliar berkat meroketnya saham Meta, induk perusahaan Facebook dan Instagram sebesar 17% pada Kamis (28/4/2022). Saham Meta naik 19% di hari sebelumnya yang menambah pundi-pundi kekayaan Zuckerberg.

Dilansir dari CNN, pendapatan Meta meleset dari perkiraan pendapatan pada kuartal pertama 2022 dan mencatat pertumbuhan pendapatan paling lambat dalam beberapa tahun ke belakang. Meski demikian, investor Meta tetap merayakan keberhasilan perusahaannya dalam mencatatkan jumlah pengguna.

BACA JUGA :  Facebook Ganti Nama Jadi Meta, Target Jangkau 1 Miliar Pengguna

Pencapaian Meta pada Kamis (28/4) sangat kontras dengan hasil buruk yang mereka catatkan pada kuartal keempat, yang juga membuat saham mereka anjlok pada awal Februari.

Anjloknya saham tersebut mengakibatkan Zuckerberg, yang memiliki 13 persen saham Meta, terlempar dari posisi sembilan orang paling kaya di dunia.

Pada penutupan Rabu (27/4), Zuckerberg tercatat berada di posisi 18 orang terkaya dunia dengan total kekayaan US$65 miliar.

BACA JUGA :  Sempat Down, Layanan WhatsApp Kembali Normal

Dengan lonjakan kekayaan yang terjadi pada Kamis (28/4), kekayaan Zuckerberg kini bernilai total US$76 miliar.

Saham Meta yang mengalami peningkatan pesat 39 persen. Penurunan ini salah satunya akibat persaingan dengan sejumlah perusahaan teknologi lain seperti TikTok.

Meta sendiri tengah berjuang untuk memonetisasi konten video populer dan menghadapi gangguan pada bisnis periklanannya karena perubahan pada praktik privasi Apple.

Meta juga menyebut konflik Rusia-Ukraina sebagai salah satu penyebab menurunnya performa perusahaan.

(*)

sumber: CNN Indonesia.com

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid