Terhubung Dengan Kami

Khas

IQ dan masa depan bayi prematur

iqbal fadillah

Dipublikasi

pada

Ilustrasi : ist.

Sebuah penelitian terbaru dalam jurnal PLOS One mengungkap, IQ bayi yang lahir prematur (kelahiran dini) dan berat lahir rendah, lebih berperan menentukan kesuksesan di masa depan daripada kemampuan berhitung (matematika).

Kecerdasan intelektual atau Intelligence Quotient (IQ) meliputi beragam hal seperti kemampuan nalar, perencanaan, memecahkan masalah, berpikir abstrak, penggunaan bahasa dan sebagainya.

Studi menunjukkan, matematika atau kemampuan berhitung tidak lagi menjadi patokan sukses atau tidaknya seseorang. Temuan ini kontras dengan hasil penelitian sebelumnya.

Dalam penelitian terbaru ini, para peneliti menguji apakah kemampuan matematika dapat menjelaskan konsekuensi negatif kelahiran prematur pada tingkat keberhasilan berkarier seseorang ketika dewasa.

Hasilnya para peneliti menyimpulkan, IQ adalah faktor yang lebih baik untuk mengukur kesuksesan dalam meniti karier.

“Mempertimbangkan berbagai kesulitan neurokognitif individu prematur dan berat badan rendah, hasil kami menunjukkan IQ adalah faktor yang lebih signifikan untuk mengukur kesejahteraan orang dewasa,” kata Julia Jaekel, Associate Professor di University of Tennessee, Knoxville, Amerika Serikat (AS).

Untuk penelitian ini, tim mempelajari data lebih dari 400 anak sejak lahir hingga dewasa di negara Jerman. Dari anak-anak dalam penelitian ini, sebanyak 193 dilahirkan sangat prematur (di bawah 32 minggu usia kehamilan) atau dengan berat lahir sangat rendah (kurang dari 1,4 kilogram) dan sebanyak 217 adalah bayi yang lahir cukup bulan dan sehat.

Menggunakan tes standar, psikolog menilai kecerdasan umum dan keterampilan matematika khusus anak-anak di usia delapan tahun.

Kemudian ketika subjek mencapai usia 26 tahun, informasi tentang pendapatan mereka, tunjangan sosial, kualifikasi pendidikan, dan kesuksesan karier dirangkum dalam indeks kekayaan komprehensif.

Para peneliti kemudian menguji apakah kemampuan matematika atau justru IQ bisa menjelaskan konsekuensi negatif dari kelahiran dini pada tingat kemakmuran orang dewasa. Mereka menyimpulkan bahwa IQ adalah faktor yang lebih baik dari kesuksesan ekonomi kehidupan.

“Tidak masalah apakah kesulitan mereka bersifat global atau spesifik, banyak kasus dan individu dengan berat badan sangat rendah memerlukan dukungan pendidikan berkelanjutan untuk berhasil di sekolah dan kehidupan,” kata rekan peneliti, profesor Dieter Wolke, di Universitas Warwick, Inggris.

Mirip dengan penelitian ini, studi lain pernah juga menyimpulkan bahwa ada hubungan kuat antara skor IQ tinggi dan kesehatan yang baik, umur panjang, dan kesuksesan karier, seperti dinukil dari The Guardian.

Sebelumnya, menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan Ruhr-University Bochum, Jerman pernah menjelaskan secara umum, bayi prematur dan bayi yang lahir dengan ukuran lebih kecil sering mengalami masalah matematika. Dan bahkan jika mereka tidak didiagnosis mengidap dyscalculia, mereka mungkin akan membutuhkan bantuan khusus di sekolah agar tidak tertinggal secara akademis.

Kelahiran dini juga dikaitkan dengan kesulitan bahasa dan berbicara pada anak. Hal ini dikarenakan secara umum bagian pendengaran dalam tubuh manusia berkembang 15 minggu sebelum kelahiran.

“Bayi berisiko tinggi adalah bayi lahir prematur, bayi dengan berat badan rendah, atau bayi yang memerlukan perawatan NICU,” jelas dokter Jenni K. Dahliana, Sp.A. dinukil dari Motherandbaby.

Untuk membantu anak-anak mengembangkan kecerdasan intelektual, orang tua dapat merangsang dengan berbagai hal seperti sering olahraga dan menyertakan musik klasik saat anak-anak belajar.

Sedang menurut dokter I Gusti Ayu Nyoman Pratiwi, SpA, MARS, rangsangan pada panca indra anak sangat berperan penting dalam perkembangan otak mereka.

Misal sejak di dalam kandungan, mulai merangsang indera pendengaran dengan sering mengajak bicara bayi, mendengarkan musik, lalu membelai dan mendekap bayi akan membantu mereka memiliki perkembangan otak yang baik.

(*)

Advertisement
Klik untuk memberi komentar

Advertisement

Kami di Facebook

Rupa Rupa

Inspirasi4 hari lalu

7 Minuman Pengganti Kopi

BAGI sebagian orang, minum kopi sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Namun, tak sedikit orang yang berusaha memangkas konsumsi kopi...

Film Film Film1 minggu lalu

Hobbs & Shaw Bertahan di Puncak

Hobbs & Shaw (Universal Pictures) berhasil bertahan di posisi puncak film terlaris di Amerika Serikat pekan ini, tetapi film horor...

Gaptek? Gak Lah!1 minggu lalu

Ini Ponsel Pintar Flagship Yang Bakal Beredar

SAMSUNG baru saja meluncurkan dua seri smartphone baru Galaxy Note 10 pada pekan lalu. Galaxy Note 10 dan Galaxy Note...

Pop & Roll1 minggu lalu

Villa Mewah Tempat Liburan William dan Kate Middleton

AWAL Agustus ini, keluarga Pangeran William dan Kate Middleton diketahui menghabiskan waktu libur musim panas mereka di pulau pribadi nan...

Jalan-Jalan Plesir2 minggu lalu

Kolam Monster di Jembatan 4 Barelang!

KARENA kelamaan gak mancing, pengelola kanal Teman Mancing di Batam memutuskan untuk memancing di kolam saja. Tapi ini bukan sembarang...

Ide2 minggu lalu

KOPI BENNY On FESTIVAL HIJAU 2019

TALKSHOW “Kopi Benny” turut mengisi kemeriahan acara tahunan yang bertajuk ATB-BP Batam Festival Hijau 2019 di Kepri Mall beberapa waktu...

Histori2 minggu lalu

Exploring Nagoya, The Old Town ( Di Belakang Layar)

SELAIN Jepang, Batam juga punya kota bernama Nagoya. Kami melansir cerita perjalanan tim Beplus Indonesia yang tertarik menelusuri sejarah, termasuk...

Pilihan gowest.id2 minggu lalu

Penambi ( Di Balik Layar)

PENAMBI adalah sebuah pulau kecil yang terdapat di sekitar wilayah Batam Centre di pulau Batam. Dulunya, pulau itu terpisah dari...

Ide2 minggu lalu

Kesalahan – Kesalahan Pengelolaan Keuangan Kaum Milenial

KESALAHAN pengelolaan keuangan bisa berdampak buruk, tak terkecuali bagi milenial. Pasalnya, pengelolaan yang salah bisa menghambat kesehatan keuangan hingga bekal...

Pilihan gowest.id1 bulan lalu

Batam Pilihan Pertama Relokasi Perusahaan Antena Satelit PAKTEL

BADAN Pengusahaan (BP) Batam menerima kunjungan industri telekomunikasi PT Pasifik Indotama (PAKTEL) pada Senin (8/7/2019) sore. Pertemuan ini diterima langsung...