Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Kapolri Baru Lakukan Mutasi Besar-besaran, Kapolda Kepri Diangkat Jadi Kabareskrim
    1 jam lalu
    Polda Kepri Sita 3 Mesin Pesawat Ilegal Rp30 Miliar dari Singapura, 4 Orang Jadi Tersangka
    19 jam lalu
    Banjir di Bengkong Swadebi Jadi Atensi Pemko Batam dan BP Batam
    20 jam lalu
    Gagalkan Penyelundupan 506 Ribu Batang Rokok Ilegal, Bea Cukai Batam Amankan Dua Speedboat
    22 jam lalu
    Rehabilitasi Asrama Haji Tanjungpinang Rp4 Miliar Ditargetkan Rampung Akhir 2026
    22 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    FIFA ASEAN Cup 2026, Menang Dramatis 9-2 Atas Bangladesh, Indonesia Singkirkan Malaysia
    2 hari lalu
    FIFA ASEAN Cup 2026, Laga Lawan Bangladesh Timnas Garuda Harus Menang Besar
    2 hari lalu
    Asian Games 2026, Panahan Sumbang Koleksi Emas untuk Indonesia
    2 hari lalu
    Asian Games 2026, Indonesai Tambah Emas Kembali dari Panjat Tebing Putri
    2 hari lalu
    Asian Games 2026, Ganda Putra Bulutangkis Sumbangkan Emas Ketiga Untuk Indonesia
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
    3 hari lalu
    Pelawan Merah: Pohon Eksotis yang Menjaga Hutan Kepulauan Riau
    4 hari lalu
    Nazief Soesiladharma (Walikota Batam Ketiga)
    4 hari lalu
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    2 minggu lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    4 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    8 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Pilihan gowest.id

Telat Menikah Lebih Bahagia?

Editor Admin 8 tahun lalu 1.8k disimak

PERNIKAHAN bisa membuat hati kita lebih bahagia dalam jangka panjang. Namun, sebuah penelitian terbaru mengatakan bahwa kebahagiaan tersebut tergantung kapan kamu menikah.

Penelitian dari University of Alberta menyimpulkan sebuah temuan menarik yang cukup menggelitik. Namun, cukup bermanfaat terutama untuk kamu yang belum juga menemukan jodoh hingga sekarang, meski telah memasuki usia yang terbilang cukup matang.

Peneliti melakukan survei terhadap lebih dari 1.000 siswa di kota Edmonton, Kanada pada tahun 1985 ketika para peserta masih berusia 18 tahun.

Lebih dari 30 tahun kemudian, tim peneliti kembali menghubungi kembali para peserta tersebut. Sebanyak 405 peserta berhasil dikontak peneliti untuk kebutuhan studi.

Peneliti pun mempelajari kehidupan para peserta pada masa sekarang demi mengetahui apakah waktu pernikahan mereka terkait dengan kebahagiaan, gejala depresi, dan kualitas harga diri pada usia paruh baya.

Temuan ini menunjukkan bahwa beberapa peserta yang menikah di usia awal 20-an, mereka melaporkan tidak bahagia. Sementara peserta yang menunggu atau baru menikah pada usia matang dilaporkan lebih bahagia.

Matt Johnson, peneliti ekologi keluarga dari University of Alberta, menjelaskan bahwa alasan utama kelompok responden yang tidak bahagia adalah belum siap dengan perkawinan sehingga membuat mereka merasa tertekan.

“Orang-orang yang menikah dini cenderung tidak mendapatkan pendidikan tinggi dan luas, sibuk mengurus anak sehingga terjebak dalam karier yang tidak mereka inginkan,” jelas Johnnson dalam sebuah pernyataan.

Dia menambahkan, orang-orang yang menikah lebih awal cenderung mengalami penurunan harga diri dan tidak percaya diri.

Mereka yang menikah pada akhir 20-an atau lebih tua justru melaporkan kesejahteraan yang lebih baik kemudian hari.

Hasil penelitian yang diterbitkan pada Journal of Family of Psychlogy ini mengukur kualitas kebahagiaan setelah pernikahan menggunakan waktu ideal untuk konjugasi yang kira-kira sama dengan teman sebaya responden lainnya.

“Orang-orang yang melakukan hal-hal tepat waktu mendapatkan persetujuan sosial – keluarga menyetujui, teman menyetujui – sehingga membuat transisi tampak lebih normal dan lebih mudah,” katanya.

“Kami tidak menemukan bahwa menikah terlambat adalah negatif dalam hal kesejahteraan subjektif masa depan. Bahkan, menikah terlambat lebih baik dibandingkan menikah dini.”

Selain itu, penelitian juga menyebutkan, orang-orang yang dianggap telat menikah memperlihatkan hidup yang minim tekanan dan risiko menderita depresi lebih rendah.

Johnson mengungkapkan, menikah pada usia lebih tua tak berarti tidak ada risiko, terutama bagi perempuan.

Menurut penjelasan yang ditinjau oleh dr. Kevin Adrian, hamil saat usia mencapai di atas 35 tahun memang cenderung berisiko mengalami beberapa gangguan, seperti diabetes gestasional dan preeklamsia.

Memutuskan memiliki anak pertama maupun anak selanjutnya pada usia 30 atau 35 tahun ke atas bisa jadi keputusan yang penuh dengan pertimbangan kesehatan.

Namun, lewat persiapan yang matang, ibu hamil dengan usia lebih dari 35 tahun tetap bisa melahirkan bayi yang sehat dan normal.

Terakhir, Johnson menyebutkan, menikah pada usia matang bisa jadi penyeimbang untuk Anda menemukan seseorang yang benar-benar cocok dan terbaik.

Namun, secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa menikah, terlepas kapan kamu melakukannya, membuat diri lebih bahagia ketimbang mereka yang sama sekali tidak menikah.

Sumber : Beritagar

Kaitan bahagia, menikah, top
Admin 8 Maret 2019 8 Maret 2019
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Suku Laut di Selat Desa
Artikel Selanjutnya Tingkatkan Investasi dan Expor di Batam, BP Batam Gandeng Ditjen Bea dan Cukai

APA YANG BARU?

Kapolri Baru Lakukan Mutasi Besar-besaran, Kapolda Kepri Diangkat Jadi Kabareskrim
Artikel 1 jam lalu 109 disimak
Polda Kepri Sita 3 Mesin Pesawat Ilegal Rp30 Miliar dari Singapura, 4 Orang Jadi Tersangka
Artikel 19 jam lalu 80 disimak
Banjir di Bengkong Swadebi Jadi Atensi Pemko Batam dan BP Batam
Artikel 20 jam lalu 156 disimak
Gagalkan Penyelundupan 506 Ribu Batang Rokok Ilegal, Bea Cukai Batam Amankan Dua Speedboat
Artikel 22 jam lalu 235 disimak
Rehabilitasi Asrama Haji Tanjungpinang Rp4 Miliar Ditargetkan Rampung Akhir 2026
Artikel 22 jam lalu 293 disimak

POPULER PEKAN INI

Terkait Judul “Tambang Rexvin”, PT. Rexvin Group Beri Klarifikasi: Kami Bukan Perusahaan Tambang
Artikel 3 hari lalu 697 disimak
Penyelundupan 11,31 Kg Emas ke Singapura Gagal
Artikel 5 hari lalu 570 disimak
Uji Ketahanan Infrastruktur di Balik Lonjakan Investasi Rp500 Triliun Pusat Data Batam
In Depth 3 hari lalu 526 disimak
Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
Rupa 3 hari lalu 515 disimak
Nasib 1.025 Buruh PT Ghim Li Indonesia Masih Menggantung
Artikel 5 hari lalu 501 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?