TAHUKAH anda, melipat kain untuk dijadikan penutup kepala adat Melayu itu tidak boleh sembarangan? Kainnya tidak boleh menyentuh telapak kaki dan si pembuat bahkan harus dalam keadaan berwudu!
Seperti juga Tanjak, aksesori tradisional berupa kain songket panjang yang dililit rapi di atas ikat kepala. Motif rumit songketnya, sarat filosofi kehidupan dan alam, melambangkan status bangsawan dan identitas budaya kuat dari Sumatra hingga Semenanjung Melayu. Kini, Tanjak merambah panggung seni pertunjukan dan fesyen modern Indonesia, menyatukan warisan leluhur dengan gaya kontemporer.
Di video kali ini, kita akan membongkar rahasia, makna mendalam, dan ratusan jenis Tanjak langsung bersama Perkumpulan Seni Perkasa Alam.
(ham)


