SERANGAN Israel terhadap Kota Gaza sejak 7 Oktober lalu, telah menewaskan sedikitnya 1.661 anak. Demikian dilaporkan Pelindungan untuk Anak Internasional-Palestina (DCIP) pada Sabtu waktu setempat.
Dalam laporan Kantor Berita WAFA seperti dilansir pada Minggu (22/10/2023) disebutkan bahwa pada periode yang sama, 27 anak tewas di tangan pasukan Israel di Tepi Barat.
Dengan demikian, jika digabung dengan Gaza sekitar 120 anak terbunuh setiap hari akibat ulah Israel, kata badan Palestina itu.
DCIP mengungkapkan jumlah korban tewas di Gaza terus bertambah mengingat masih ada sekitar 1.400 orang hilang di bawah reruntuhan bangunan hancur akibat serangan Israel.
“Itu artinya, jumlah korban tewas sesungguhnya jauh lebih tinggi.” tulis WAFA.
DCIP menjelaskan anak-anak Palestina yang selamat dari gempuran tanpa henti Israel di Gaza mengalami krisis kemanusiaan yang akut, sehingga memperparah trauma psikologi dan emosional sejak 16 tahun terakhir akibat blokade dan serangan militer Israel.
(ade)


