Hubungi kami di

Ide

3 Tips Jitu Hindari Antrian Saat Urus Paspor

Mike Wibisono

Terbit

|

MASA kini, Paspor sudah semakin vital dibutuhkan orang. Apalagi bagi kamu yang hobi travelling ke luar negeri.

Berperan sebagai pengganti Kartu Tanda Penduduk (KTP), paspor memegang kendali krusial ketika kamu memilih untuk sejenak meninggalkan Indonesia. Tapi, terdapat tantangan tersendiri dalam membuat paspor di dalam negeri. Kamu mungkin juga sudah sering mendengar rentetan drama yang meski dihadapi agar buku berwarna hijau itu bisa dibawa pulang.

Di antara beberapa, satu hal yang cukup mengganggu saat hendak membuat paspor adalah panjangnya antrean. Kamu mesti datang pagi-pagi, mengantre untuk masuk sambil mengisi beberapa form, setelah itu masih harus menunggu lagi untuk dilayani.

Tapi, tenang saja. Dikutip dari Skyscanner, Sabtu (26/8/2017), inilah cara-cara jitu menghindari antrean panjang saat bikin paspor.

Via WhatsApp. Secara bertahap mulai Juni 2017, beberapa kantor imigrasi dengan antrian padat pemohon paspor membuka jalur antrean lewat aplikasi chat WhatsApp. Nomor layanan dan isi pesan yang harus dikirim oleh pemohon berbeda di tiap kantor imigrasi. Berikut beberapa gambarannya.

Setelah mendapatkan nomor antrean, kamu setidaknya harus datang 30 menit sebelum jadwal yang telah ditentukan. Jika terlewat, maka kamu harus mendaftar ulang dengan prosedur yang sama. Perlu juga dipahami kalau layanan ini masih terbatas pada pembuatan paspor baru atau perpanjangan dan tak berlaku untuk pengurusan maupun penggantian paspor rusak, juga hilang.

Via Aplikasi. Sekarang, kamu juga sudah bisa mengurus pembuatan paspor ataupun perpanjangan melalui aplikasi resmi Antrian Paspor yang dirilis Direktorat Sistem & Teknologi Informasi Keimigrasian pada awal bulan Agustus 2017.

Keuntungan utama dari hadirnya aplikasi ini adalah sudah bisa memfasilitasi permohonan yang diajukan ke cukup banyak kantor imigrasi, yakni Surabaya, Bandung, Makassar, Semarang, Yogyakarta, Polonia, Palembang, Malang, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Tanjung Priok, Karawang, Depok, Jakarta Barat, Bandara Soekarno Hatta, dan Tanjung Perak. Sayangnya, aplikasi ini baru bisa diunduh oleh pengguna Android.

Soal penggunaan, aplikasi ini bisa dikatakan cukup mudah. Setelah mengunduh, kamu harus membuat akun, memilih kantor imigrasi terdekat yang sudah didukung aplikasi ini, mengisi formulir permohonan dan jadwal yang tersedia, lalu datang ke kantor Imigrasi sesuai jadwal sambil menunjukkan kode booking yang sudah didapat dari aplikasi tersebut.

Via Website. Buat kamu yang tinggal atau hendak mengajukan pembuatan maupun perpanjangan paspor di kantor imigrasi Bekasi, permohonannya bisa melalui website. Bahkan, pihak Imigrasi Bekasi nantinya hanya akan menerima pendaftaran melalui situs bekasi.imigrasi.go.id.

Sebagian besar kantor Imigrasi sebenarnya sudah menerapkan sistem permohonan via website. Namun, sejuah ini, baru kantor Imigrasi Bekasi saja yang berencana hanya membuka permohonan layanan soal paspor melalui situsnya. (*)

 

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook