Hubungi kami di

Dunia

53 WNI Disekap di Kamboja Usai Tertipu Perusahaan Investasi Palsu

Terbit

|

Ilustrasi: Penyekapan. F. Dok. Tribunnews.com

SEBANYAK 53 Warga Negara Indonesia (WNI) tengah mengalami penyekapan di Kamboja usai tertipu perusahaan investasi palsu. Peristiwa penyekapan ini bukan kali pertama setelah peristiwa serupa menimpa 119 WNI pada tahun lalu.

Para korban tersebut tergiur dengan mendaftar lowongan pekerjaan perusahaan investasi palsu di Sihanoukville, Kamboja.

Penyekapan 53 WNI tersebut dibenarkan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI. “KBRI sudah menerima laporannya dari ke-53 WNI-nya langsung,” ujar Sekretaris Pertama Fungsi Perlindungan WNI KBRI Phnom Penh, Teguh Adhi Primasanto, kepada CNNIndonesia.com, Kamis (28/7/2022).

BACA JUGA :  Arab Saudi Eksekusi Mati Dua WNI Terpidana Pembunuh Sesama Warga Indonesia

Teguh juga memastikan bahwa KBRI sudah melayangkan aduan resmi ke pihak kepolisian Kamboja untuk bantuan pembebasan.

“Polisi Kamboja sudah pernah menghubungi langsung perwakilan para WNI dan semoga segera dilakukan pembebasan,” tutur Teguh.

Ia mengungkap bahwa KBRI pertama kali menerima laporan penyekapan ini pada 18 Juli lalu. Menurut Teguh, puluhan WNI itu berada di Sihanoukville.

Teguh mengatakan bahwa para WNI itu merupakan korban penipuan dengan modus penempatan kerja. Perekrut menyebarkan tawaran kerja itu melalui media sosial, khususnya Facebook.

BACA JUGA :  Batam Jadi Entry Point Pemulangan WNI Dari Wuhan Tiongkok?

“Mereka dikirim ke Kamboja oleh para perekrut yang juga masih warga Indonesia untuk dipekerjakan di sebuah perusahaan milik warga Cina Daratan di Kamboja sebagai cyber scammer,” tutur Teguh.

Lebih jauh, Teguh mengungkap bahwa kasus penipuan semacam ini sudah sering terjadi. Ia pun berharap KBRI dapat mengorek informasi lebih jauh setelah 53 WNI ini dibebaskan.

“Khususnya terkait pihak-pihak yang merekrut mereka dapat ditindaklanjuti oleh kepolisian di Indonesia agar para perekrut dapat dijerat,” katanya.

(*)

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid