KAMPUNG Sembulang, Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) telah tiga tahun menjadi kampung bebas sampah plastik. Dalam kurun waktu tersebut, kesadaran masyarakat akan pengurangan penggunaan plastik dalam aktivitas sehari-harinya, mulai terasa dari jarangnya terlihat sampah plastik di kampung ini.
Jaka Alamsyah, warga Sembulang yang ditemui pada Senin (10/2) menuturkan, aktivitas mereka yang tidak bisa sepenuhnya terbebas dari plastik, diimbangi dengan kegiatan mengumpulkan sampah-sampah plastik di tempat sampah khusus, sebelum nantinya sampah plastik ini dibawa dan diproses.
“Kita bersama-sama menjaga kampung kita, jadi kalau ada sampah plastik kita buang di tempat khusus. Nanti ada petugas yang bawa,” kata Jaka.
Dalam waktu-waktu tertentu, lanjut Jaka, sampah plastik kadang masih terlihat banyak bertebaran di kampungnya ini. Hal ini biasanya bertepatan dengan agenda-agenda yang melibatkan masyarakat banyak yang terpusat di sini.
Kalau sudah begitu kata Jaka, warga kampungnya tidak bisa berbuat banyak.
Karena memang masyarakat di kampung-kampung lain belum begitu memahami tentang program kampung bebas sampah plastik di kampungnya itu.
“Kalau pas ada acara di sini, pasti banyak sampah plastik. Biasanya orang-orang luar yang belum tahu,” kata dia.
Ia berharap, program yang telah berjalan bertahun-tahun di kampungnya ini, bisa berkembang dan dijalankan di kampung-kampung lain di Kecamatan Galang. Sehingga pemahaman masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dari sampah, utamanya sampah plastik ini bisa terus berkembang.
Sejauh ini, baru Kampung Sembulang dan Pulau Abang di Kecamatan Galang yang menjalankan program kampung bebas sampah plastik ini.
Jika nantinya bisa berkembang di kampung-kampung lainnya, maka lingkungan di Kecamatan Galang akan semakin baik dan akan menjadi percontohan diwilayah lainya.
*(bob/GoWestId)


