Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Krisis Air Bersih, Pemkab Bintan Salurkan 33 Ribu Liter di Teluk Sebong
    3 jam lalu
    Kepala BP Apresiasi Kinerja Koperasi Karyawan (Kopkar) BP Batam
    8 jam lalu
    Jaga Daya Beli Masyarakat Jelang Ramadhan, Pemkab Karimun Gelar Bazar Pangan Murah
    8 jam lalu
    Penganiayaan di Pelabuhan Punggur: Supir Truk Melapor ke Polisi
    9 jam lalu
    Pengemudi Ojek Online Ditemukan Meninggal di Batam
    11 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Aksi Tanam Pohon di Kebun Raya, Dukung Program Gema Batam Asri
    20 jam lalu
    Jam Belajar Siswa di Batam Selama Ramadan 1447 Hijriah
    4 hari lalu
    Edukasi Hukum untuk Pelajar di Batam; Jaksa Masuk Sekolah
    4 hari lalu
    Kebakaran Hutan Taman Lestari, Bukit Hijau Berubah Jadi Hitam
    7 hari lalu
    Desa Wisata Pengudang Bintan, Bangkit Dengan Program Mangrove Nursery
    7 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 minggu lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    3 minggu lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    1 bulan lalu
    Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Batam 2025
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    1 minggu lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 minggu lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    1 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    7 bulan lalu
    #ComingSoon Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    7 bulan lalu
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Pemilu Singapura ; “Menang Dengan Hasil Paling Buruk”

Editor Admin 6 tahun lalu 1.1k disimak

PARTAI Aksi Rakyat (PAP) sebagai partai penguasa di Singapura kembali memenangkan Pemilu di negeri itu yang digelar beberapa hari kemarin. Namun, kali ini mereka menang dengan hasil yang paling buruk sejak sejarah mereka.

Berdasarkan laporan Reuters, dalam pemungutan suara yang diselenggarakan Jumat (10/7/2020) lalu, PAP memperoleh 83 dari 93 kursi parlemen Singapura, sementara sisa 10 kursi menjadi jatah partai oposisi.

Dalam standar internasional, hasil ini disebut sebagai “kemenangan  besar dan mutlak”. Namun, berbeda dengan yang disampaikan PAP, karena 10 kursi yang dimenangkan partai oposisi belum pernah terjadi sebelumnya.

Meskipun memenangkan kursi mayoritas di parlemen, 83 dari 93 kursi yang dimenangkan pada tahun ini justru turun dibanding tahun 2015 lalu.

Persentase turun dari 70 persen menjadi 61 persen pada tahun ini, yang menurut PM Lee Hsien Loong  hal itu menunjukkan “keinginan jelas akan keragaman suara.”

“Warga Singapura ingin PAP membentuk pemerintah, tetapi mereka, terutama para pemilih yang lebih muda, juga ingin melihat lebih banyak kehadiran oposisi di parlemen,” kata Lee, dalam konferensi pers, Sabtu (11/7/2020) lalu.

Hasil pemilihan memberikan gambaran tentang rencana Lee untuk mencari mandat bagi generasi pemimpin berikutnya saat ia bersiap untuk turun. Para analis mengatakan, Partai Buruh yang kuat bisa membuat pergantian kekuasaan dari Lee menjadi lebih progresif.

Dikutip dari Antara, penggantinya yang ditunjuk, Wakil PM Heng Swee Keat, meraih 53 persen suara di daerah pemilihannya, dalam pemungutan suara yang menjadi “ujian nyata pertama popularitasnya.”

“Ini bukan dukungan kuat dari para pemimpin baru,” kata Bridget Welsh, rekan riset kehormatan di University of Nottingham Asia Research Institute Malaysia.

Menurut Welsh, Heng dianggap “tidak memiliki daya tarik nasional dalam kampanye,” seperti halnya banyak pemimpin generasi berikutnya. Perdana menteri yang bertaruh dengan menyerukan Pemilu di tengah pandemi Covid-19 mengatakan, dia sekarang akan “melihat krisis ini selesai”.

Pernyataan tersebut oleh para analis politik diartikan sebagai kemungkinan bahwa Lee akan menunda suksesi kepemimpinan dengan menangguhkan rencana pensiunnya. Meski putra pendiri Singapura Lee Kuan Yew, yang merupakan perdana menteri ketiga sejak kemerdekaan Singapura itu mengatakan, dia sedang bersiap untuk “menyerahkan kendali kepada generasi pemimpin baru di tahun-tahun mendatang.”

Dengan kursi mayoritas di parlemen yang begitu besar, PAP tak perlu memperhatikan opini publik tentang kebijakan atau rencana pemerintah yang akan diambil.

Bahkan, Heng sendiri telah dipilih oleh rekan-rekannya sebagai pemimpin masa depan dalam proses yang tertutup.

Stabilitas dan prediksi begitu menentukan arah politik Singapura, yang sejak kemerdekaan 1965 didominasi oleh PAP. Hal itu terbukti sangat penting dalam mengembangkan negara itu menjadi pusat keuangan global dan pusat perdagangan regional.

Namun, para analis mengatakan, “kemunduran yang tak terduga” bagi partai Lee memungkinkan aturan yang lebih ketat tentang tenaga kerja asing dan perubahan lain pada kebijakan sosial untuk meredakan kekhawatiran, yang sejak dalam debat begitu digaungkan oleh partai-partai oposisi.

“Pembuat kebijakan akan memiliki batasan yang lebih ketat tenaga kerja asing di dan untuk menggandakan upaya kesejahteraan ekonomi kelompok berpenghasilan rendah,” kata Song Seng Wun, seorang ekonom CIMB Private Banking.

Pada 2011, ketika PAP mencatat rekor terendah 60 persen dalam pemungutan suara, partai itu memperketat aturan perekrutan internasional untuk mengatasi sensitivitas pemilih, demikian seperti dilaporkan Straits Times.

Hal serupa terjadi pula pada tahun ini. Yang menarik, apakah Singapura, dengan PAP yang berkuasa akan memperketat aturan serupa, melihat para pemilih tahun ini juga menyatakan keprihatinan tentang prospek pekerjaan mereka dan apakah Singapura yang kecil dan kaya membutuhkan begitu banyak orang asing dengan bayaran tinggi.

(*/yum)

Sumber : Reuters / Straits Times / Antara / Tirto

Kaitan Pap, Pemilu singapura, top
Admin 14 Juli 2020 14 Juli 2020
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Warga Batam Mulai Ramaikan Lagi Tempat Wisata Lokal
Artikel Selanjutnya Menunggu Gaji ke-13 PNS Dicairkan

APA YANG BARU?

Krisis Air Bersih, Pemkab Bintan Salurkan 33 Ribu Liter di Teluk Sebong
Artikel 3 jam lalu 68 disimak
Kepala BP Apresiasi Kinerja Koperasi Karyawan (Kopkar) BP Batam
Artikel 8 jam lalu 75 disimak
Jaga Daya Beli Masyarakat Jelang Ramadhan, Pemkab Karimun Gelar Bazar Pangan Murah
Artikel 8 jam lalu 66 disimak
Penganiayaan di Pelabuhan Punggur: Supir Truk Melapor ke Polisi
Artikel 9 jam lalu 85 disimak
Pengemudi Ojek Online Ditemukan Meninggal di Batam
Artikel 11 jam lalu 73 disimak

POPULER PEKAN INI

Harga Emas Batangan UBS Melonjak, Emas Antam Turun di Batam
Artikel 4 hari lalu 197 disimak
Kebakaran Hutan Taman Lestari, Bukit Hijau Berubah Jadi Hitam
Lingkungan 7 hari lalu 193 disimak
Dinas Penanaman Modal Kab. Bintan Raih Prestasi Wilayah Bebas Korupsi
Artikel 4 hari lalu 191 disimak
10 Pejabat Eselon II Kabupaten Karimun Dilantik Bupati Iskandarsyah
Artikel 4 hari lalu 182 disimak
Korupsi Rekayasa Ekspor CPO, Negara Rugi Capai Rp14 Triliun
Artikel 4 hari lalu 181 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?